Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Stasiun Gondangdia Damai, Beda dengan Stasiun KRL Jabodetabek Lain yang seperti Neraka

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
20 Mei 2025
A A
Stasiun Gondangdia Damai, Beda dengan Stasiun KRL Jabodetabek Lain yang seperti Neraka Mojok.co

Stasiun Gondangdia Damai, Beda dengan Stasiun KRL Jabodetabek Lain yang seperti Neraka (wikiepdia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Suasana Stasiun Gondangdia mending daripada stasiun KRL Jabodetabek lain.

Sudah jadi rahasisa umum kalau suasana stasiun KRL Jabodetabek itu bikin muak. Orang lalu-lalang dan berdesakan jadi pemandangan yang biasa. Apalagi di jam-jam sibuk seperti berangkat atau pulang kerja dan akhir pekan. Bisa dipastikan suasana stasiun KRL begitu ruwet hingga tidak sedikit yang menjulukinya “neraka mini” saking tidak menyenangkan.  

Nyaris di semua stasiun KRL di area Jabodetabek punya hiruk-pikuk yang mirip. Namun, Stasiun Gondangdia agak berbeda. Stasiun yang terletak di Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat ini menawarkan suasana yang relatif lebih damai. 

Stasiun Gondangdia cenderung lebih kalem

Saya merasa Stasiun Gondangdia lebih nyaman, tenang, dan damai dibanding stasiun KRL lain. Bukan berarti di sana tidak ada orang sama sekali ya. Penumpang KRL tetap ada, bahkan kadang padat, tapi entah mengapa suasananya tetap saja kalem. 

Saya mencoba memikirkan berbagai faktornya. Alasan paling kuat terletak pada desain stasiun yang unik. Asal tahu saja, rel dan peron Stasiun Gondangdia berada di lantai atas atau setara dengan lantai 2 gedung-gedung sekitarnya. Itu mengapa, pemandangan dari Stasiun Gondangdia cocok sekali untuk melamun atau healing sejenak. Dari sana kalian bisa melihat pusat Kota Jakarta. Pemandangannya akan jauh lebih indah ketika sore hari. Suasana itu didukung dengan peron di Stasiun Gondangdia yang cukup luas, sehingga sirkulasi udara lebih baik dan kepadatan bisa lebih terurai. 

Selain pemandangannya yang indah, saya merasa suasana stasiun ini lebih tenang dibanding stasiun lain. Tidak hanya di area peron, antrean gerbang untuk tap in atau tap out tidak begitu padat. Mungkin karena jaraknya yang tidak jauh dari Stasiun Jayakarta dan Stasiun Jakarta Kota ya, penumpang yang menuju Manggarai, Depok, sampai Bogor belum ramai. Sebaliknya, penumpang yang naik KRL tujuan Jakarta Kota, sudah banyak yang turun di tiga stasiun sebelumnya. Entah di Cikini, Manggarai, atau Tebet, yang memang dikenal strategis dan jadi check point untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi tujuan berikutnya.

Suasana sekitar stasiun tidak ruwet

Itulah kenapa, saat sedang mumet karena pekerjaan, sewaktu pulang ke Bogor, peron Stasiun Gondangdia selalu bisa diandalkan menjadi pelarian sementara bagi saya, sebagai tempat untuk melamun. Sambil melihat orang yang berlalu-lalang dan kereta yang bergantian singgah untuk melanjutkan perjalanan. Jadi, lebih betah untuk berlama-lama aja gitu.

Selain punya peron yang vibes-nya damai dan tenang, Stasiun Gondangdia punya titik jemput ojek online beragam, nyaman, dan nggak bikin kalian bingung atau khawatir. Karena ada beberapa titik dan patokan jelas yang sudah diketahui oleh driver ojek online.

Baca Juga:

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

Hal menyenangkan lainnya dari Stasiun Gondangdia, banyak pilihan kuliner di sekitar stasiun yang bisa dibeli sekaligus dinikmati di peron sambil menunggu KRL tujuan tiba. Momen tersebut syahdu betul. 

Saya pikir, Stasiun Gondangdia sangat layak diapresiasi eksistensinya oleh banyak pengguna KRL. Mereka perlu mengetahui, bahwa ada stasiun yang seperti unsung hero. Namanya tidak sering digaungkan atau di-mention, tapi, punya peranan yang sangat penting: menyenangkan banyak penumpang KRL dengan suasana peron yang damai dan nyaman.

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Aura Miskin Stasiun Pasar Senen Jakarta Sudah Lenyap dan Nggak Kalah dari Stasiun Gambir

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Mei 2025 oleh

Tags: GondangdiajabodetabekJakartaKRLKRL JabodetabekStasiun GondangdiaStasiun KRL Jabodetabek
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah Mojok.co

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah

14 Mei 2025
ibu hamil mitos seputar kehamilan di masyarakat jawa mojok.co

Perjuangan Ibu Hamil Di KRL

16 Juli 2019
Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

5 Oktober 2023
Membandingkan Perjalanan Solo-Jogja, Mending Naik Bus Suharno Atau KRL?

Membandingkan Perjalanan Solo-Jogja, Mending Naik Bus Suharno Atau KRL?

3 Oktober 2023
Glodok Plaza Kehilangan Denyut Lagi setelah Kebakaran Berulang

Glodok Plaza, Mall Lawas yang Kehilangan Denyut Lagi setelah Kebakaran Berulang

21 Januari 2025
Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

18 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.