Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Starbucks, Jangan Manfaatkan Loyalitas Penggemar Kpop, Kami Tidak Selemah Itu!

Arsyanisa Zelina oleh Arsyanisa Zelina
26 Desember 2023
A A
Starbucks, Jangan Manfaatkan Loyalitas Penggemar Kpop, Kami Tidak Selemah Itu!

Starbucks, Jangan Manfaatkan Loyalitas Penggemar Kpop, Kami Tidak Selemah Itu! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Isu boikot tampaknya masih terus jadi yang paling gencar dilakukan saat ini di Indonesia sebagai upaya membela Palestina. Sempat mereda sedikit di sosial media, tapi isu ini kembali naik dan ramai kembali saat banyak idola Korea seolah beramai-ramai mempromosikan merek yang diduga mendukung pelaku genosida, yaitu Starbucks.

Agenda ini sepertinya muncul setelah terlihat bahwa boikot memang berhasil, dan terlihat efeknya ke banyak store mereka di dunia. Merek tersebut berusaha memanfaatkan popularitas idola Korea, melihat habit para penggemarnya yang loyal mendukung sang idol.

Hal ini tentu ramai di Indonesia, yang mayoritas penduduknya tentu pro Palestina. Tanpa mengenal background agama, hobi, dan kegemaran masyarakat bersatu menolak genosida dengan alasan kemanusiaan. Beberapa warganet mulai memperingatkan juga agar para fans tidak terkecoh dan diperdaya oleh idola mereka dan tetap melakukan boikot.

Kok tiba-tiba pada posting Starbucks kayak nggak pernah minum aja?

Memahami merek mereka mulai banyak ditentang di banyak negara, sepertinya tidak membuat merek ini menyerah begitu saja. Idola Kpop memang pengaruhnya amat besar, ditambah loyalitas fansnya yang dikenal luar biasa untuk mendukung sang idola.

Hal ini sepertinya dibaca oleh Starbucks untuk memanfaatkan fans Kpop seperti ini. Anehnya, saya melihat benar-bener dalam waktu yang bersamaan hampir semua idol Kpop yang punya nama besar mempromosikan merek ini. Melalui postingan-postingan mereka di sosial media, banyak sekali dari idol Kpop tumben-tumbenya pamer minum Starbucks seperti baru pertama membeli.

Saya sendiri turut kecewa melihatnya, karena mereka terlihat frontal pamer minum Starbucks. Lama-lama list idol itu semakin banyak, dan buat saya curiga seperti ada unsur kesengajaan di sini. Biasanya para idol saat siaran atau pamer di sosmed memilih untuk menyembunyikan merek atau mengelupas merek karena tidak ada ikatan kontrak. Sedangkan ini mereka terang-terangan menunjukkan seperti bangga untuk softselling. Entah mereka dibayar untuk menjadi buzzer atau apa pun itu tetap saja itu mengecewakan. Sosok idola yang selama ini dibanggakan ternyata turut mempromosikan merek yang mendukung genosida.

Di luar apakah mereka dipaksa atau bukan, saya rasa harusnya mereka punya pilihan untuk menolak.

Tidak semua Kpopers bisa dibodohi dengan loyalitas tanpa batas

Yang saya lihat sejak berita ini mencuat, banyak kpopers yang tentu merasa bingung saat melihat idola mereka dengan terang-terangan mempromosikan merek yang sedang diboikot oleh banyak negara. Kecewa bercampur sedih dirasa.

Baca Juga:

Kebingungan Orang Kampung Pertama Kali Jajan Starbucks, Kebanyakan Penawaran dan Istilah Aneh

7 Ide Usaha Paling Laris dan Unik Selama KPop Masih Digemari di Indonesia

Namun, saya cukup bangga karena masih banyak yang sadar untuk tidak mendukung kegiatan idola mereka. Beramai-ramai para penggemar melakukan protes dan mencoba menyampaikan rasa kecewa mereka melalu berbagai sosial media.

Ada yang tidak melakukan hype saat idol tersebut promosi Starbucks, ada yang langsung unfollow bahkan memberi komentar di sosial media sang idola bahwa yang mereka lakukan itu menyakiti banyak pihak. Ada yang langsung mengambil langkah tegas dengan tidak lagi mengidolakan idola yang bersangkutan.

Sampai di sini, di Indonesia sendiri masih tegas untuk menyerukan boikot kepada siapa pun yang mendukung genosida. Hal ini harusnya diperhatikan oleh para idola itu karena massa terbesar penggemar Kpop salah satunya ada di Indonesia. Bisa-bisa para idol ini yang diboikot nantinya. Nggak lucu kan kehilangan banyak fans gara-gara kopi?

Loyalitas bukan untuk dimanfaatkan

Saya sendiri di sini juga sebagai penyuka Kpop merasa sedih melihat ironi ini. Sudah berapa kali saya lihat loyalitas kpopers seperti dimanfaatkan oleh beebagai oknum untuk keuntungan mereka.

Penggemar kpop memang memiliki loyalitas luar biasa untuk idolanya, dan mendukung banyak kegiatan sang idola. Tapi, keterlaluan rasanya kalau sudah bermain di ranah kemanusiaan seperti ini.

Diharapkan untuk para penggemar sendiri tidak mudah terperdaya oleh agenda macam promo Starbucks ini. Mencintai berlebihan memang tidak akan baik. Kembali lagi pada bagaimana kita menyukai mereka hanya untuk bersenang-senang, bukan untuk dibawa perasaan terlalu dalam.

Penulis: Arsyanisa Zelina
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bisakah Coffee Shop Lokal Seperti Fore Menyaingi Bahkan Mengalahkan Starbucks dalam Segala Hal?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2023 oleh

Tags: boikotkpoppropagandaStarbucks
Arsyanisa Zelina

Arsyanisa Zelina

Penulis lepas dari Kediri. Kerjanya di toko kpop dan fans berat NCT. Cinta dengan nulis sejak SMA. Selain buat iseng nguneg, juga iseng berkarya sebagai penulis AU di X dan Karyakarsa.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Bakal Terjadi Andai Kasir Starbucks Dibagi 2 Jalur

5 Hal yang Bakal Terjadi Andai Kasir Starbucks Dibagi 2 Jalur

19 Desember 2022
Rasa Minuman Tomoro Coffee Sama dengan Starbucks? Ya Enakan Starbucks ke Mana-mana, lah, Situ Halu?

Rasa Minuman Tomoro Coffee Sama dengan Starbucks? Ya Enakan Starbucks ke Mana-mana, lah, Situ Halu?

9 Desember 2023
Cara-cara Starbucks Membuat Pembeli Mengeluarkan Uang Lebih Banyak

Harga Starbucks Membuktikan Upah di Indonesia Tidak Hanya Rendah, tapi Rata dengan Tanah

3 Mei 2023
10 Lagu K-Indie yang Wajib Didengarkan, Paling Tidak Sekali Seumur Hidup terminal mojok.co

10 Lagu K-Indie yang Wajib Didengarkan, Paling Tidak Sekali Seumur Hidup

5 Desember 2021
wajib militer mojok

Mau Bersaing dengan K-Pop? Dukung Industri Kreatif, Bukan Bikin Wajib Militer

23 Agustus 2020
Membandingkan ICE BSD, GBK, AIS, dan JIS: Venue Konser yang Berebut Hati KPopers

Membandingkan ICE BSD, GBK, AIS, dan JIS: Venue Konser yang Berebut Hati KPopers

17 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.