Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Soto Golak dan Soto Pringapus, Kuliner Wonosobo yang Muncul di Tengah Masa Sulit

Yoga Aditya L oleh Yoga Aditya L
7 Agustus 2024
A A
Soto Golak dan Soto Pringapus, Kuliner Wonosobo yang Muncul di Tengah Masa Sulit Mojok.co

Soto Golak dan Soto Pringapus, Kuliner Wonosobo yang Muncul di Tengah Masa Sulit (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Membahas kuliner Wonosobo tidak akan pernah ada habisnya. Daerah dengan julukan Kota di Atas Awan itu punya berbagai macam kuliner yang menggoyang lidah. Sebut saja mie ongklok, nasi megono, sagon, tempe kemul, dan masih banyak lagi. Nggak ketinggalan variasi soto seperti soto golak dan soto pringapus. 

Setiap kuliner memiliki keunikan rasa dan tekstur. Tidak sedikit pula yang punya sejarah menarik. Soto golak dan soto pringapus misalnya, setelah ditarik ke belakang makanan ini muncul di tengah masa-masa sulit. Iya, kalian nggak salah dengar, dua makanan ini awalnya hanyalah alternatif kuliner yang kini digemari oleh berbagai kalangan. 

Soto golak muncul di tengah masa paceklik

Soto ini berasal dari daerah Kaliwiro, Wonosobo. Berbeda dengan soto pada umumnya di Wonosobo yang berisi bihun dan potongan daging sapi atau ayam, dan nasi. Soto holak menggunakan golak sebagai pengganti nasi. Golak merupakan sumber karbohidrat yang berasal dari singkong.

Penyajian soto dan golak biasanya terpisah. Wajar saja, golak sebenarnya seperti cemilan. pelanggan bisa dengan bebas mencampurkan berapa banyak golak dengan soto. Rasa kuliner ini dominan gurih. Rasa gurih yang kuat karena keberadaan daun bawang dan bawang goreng. 

Konon, alternatif panganan ini muncul di tengah paceklik atau gagal panen. Pada saat itu masyarakat sulit atau tidak mampu membeli beras. Mungkin kondisi ini sulit kalian percaya, mengingat sekarang Wonosobo merupakan salah satu daerah yang menghasilkan beras berkualitas unggul dan mahal. Namun, percayalah, masa-masa paceklik itu benar-benar bikin kerepotan warga Wonosobo hingga tercetus kuliner alternatif. 

Soto pringapus keinginan masyarakat kelas bawah mencicipi daging

Soto pringapus merupakan soto dengan isian kuah gajih sapi, tauge, ketupat, seledri. Biasanya dinikmati dengan sate gajih yang baru disiapkan ketika ada orang yang memesan, Aroma dan rasanya begitu kuat karena campuran dari berbagai rempah. 

Panganan ini  begitu digemari di wilayah Kertek Wonosobo. Warga biasanya mencicipi panganan ini setelah melakukan kegiatan jual beli di pasar. Mereka menyantapnya sembari mengobrol sesama penjual atau pedagang, membuat suasana makan akan terasa dekat dan hangat.

Selain di pasar, orang Wonosobo biasanya  mencicipi soto pringapus ketika lenggeran atau warokan, kegiatan kesenian, di desa-desa. Soto ini identik dengan lenggeran atau warokan karena penjualnya memang berkeliling sesuai dengan jadwal acara kesenian. Hingga pada akhirnya, ada beberapa orang yang memiliki inisiatif untuk membuka warung soto pringapus secara menetap.

Baca Juga:

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

Sajian soto dengan lemak daging yang begitu digemari ini muncul karena orang-orang yang tidak mampu memesan soto sapi. Mirip dengan kisah sate kere di Solo ya. Masyarakat yang terbatas secara ekonomi mencari alternatif panganan lain yang kini justru digemari oleh berbagai kalangan. 

Bagaimana kalian jadi tertarik mencicipi 2 soto di atas? Tenang saja variasi soto itu dapat dengan mudah ditemukan di Wonosobo kok. Jadi kalau mampir Kota di Atas Awan, jangan lupa mencicipinya ya. 

Penulis: Yoga Aditya L
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Wonosobo Memang Kota Preman, tapi Ada Sisi Positifnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: kuliner wonosobosotosoto golaksoto pringapussoto wonsobowonosobo
Yoga Aditya L

Yoga Aditya L

ArtikelTerkait

Kapan Temanggung Punya Festival Musik?

Kapan Temanggung Punya Festival Musik?

14 Oktober 2022
Soto Pak Sabar Montongsari Weleri: Rasa Sotonya Tawar, Rasa Tehnya Ambyar Mojok.co

Soto Pak Sabar Montongsari Weleri: Rasa Sotonya Tawar, Rasa Tehnya Ambyar

6 Mei 2024
Kecamatan Wadaslintang Beda Ia Anak Tiri Kabupaten Wonosobo (Unsplash)

Karena Berbeda 180 Derajat dengan Dieng dan Wonosobo Atas, Kecamatan Wadaslintang Seperti Menjadi Anak Tiri yang Tidak Dikenal

5 Juni 2025
Terminal Mendolo Wonosobo, Terminal yang Terasa Humble (Unsplash)

Terminal Mendolo Wonosobo, Terminal yang Terasa Humble

27 Mei 2023
Soto, Sroto, Coto, Sauto, Tauto: Apa Bedanya? terminal mojok.co

Soto, Sroto, Coto, Sauto, Tauto: Apa Bedanya?

15 Januari 2022
Wonosobo Butuh Sosok seperti Pidi Baiq atau Joko Pinurbo agar Romantisnya Abadi terminal mojok.co

Wonosobo Butuh Sosok kayak Joko Pinurbo atau Pidi Baiq agar Romantisnya Abadi

8 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok Mojok.co

Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok

27 Mei 2026
Ketika Jogja Menampar Orang Makassar yang Sedang Merantau (Unsplash)

Culture Shock Orang Makassar ketika Merantau ke Jogja: Ketika Sopan Santun Orang Jogja Lebih Misterius ketimbang Rumus Fisika Kuantum

27 Mei 2026
Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B Terminal

Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B

27 Mei 2026
Teman Saya Orang Surabaya Nggak Suka Makan Rawon, dan Alasannya Masuk Akal Mojok.co

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

26 Mei 2026
Kebiasaan Buruk Mahasiswa Saat Menghubungi Dosen, Tolong Jangan Dilakukan Mojok.co

Chat Aneh Mahasiswa ke Dosen Muda, Tolong Jangan Dibiasakan

30 Mei 2026
PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.