Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Sisi Gelap Office Boy (OB) yang Diperlakukan Seperti Budak

Riad oleh Riad
26 Januari 2023
A A
Sisi Gelap Office Boy (OB)- Disepelekan dan Diperlakukan Seperti Budak (Unsplash)

Sisi Gelap Office Boy (OB)- Disepelekan dan Diperlakukan Seperti Budak (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Terkadang, office boy diperlakukan seperti budak. Mereka tidak dianggap dan disepelekan. Padahal, semua OB itu punya hak yang sama.

Memutuskan untuk resign dari suatu pekerjaan yang sudah lama digeluti tentu bukan perkara mudah. Terlebih lagi bagi generasi fresh graduate seperti saya. Selain karena alasan gaji minim, dua hal yang membuat beberapa orang beralih ke pekerjaan yang lain adalah karena demi kenyamanan dan pengalaman yang lebih baru.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu teman saya. Setelah satu tahun lebih menjadi karyawan di toko parfum, dia merasa sudah waktunya untuk update pengalaman kerjanya. Setelah cukup lama mencari pekerjaan, akhirnya dia pun berhasil menemukannya. 

Sebelumnya, aktivitasnya lebih banyak berkutat di dalam ruangan saja. Kali ini, selain harus aktif di dalam ruangan, mau tidak mau, dia juga harus menghabiskan energi dan waktunya di alam terbuka.

Office boy (OB) adalah pekerjaan baru teman saya tersebut. Tempat dia bekerja adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang marketing. Sebenarnya, teman saya tertarik untuk melamar di pekerjaan ini karena yang dia pikir jadi OB itu kerjanya santai, cuma bersih-bersih doang, tidak terlalu menguras energi. 

Dia juga sering melihat peran OB di sebuah sinetron TV. Aktivitasnya ringan saja seperti menyapu, ngepel, dan membersihkan kaca jendela. Terlebih lagi gaji yang akan dia terima lebih gede.

Namun sayang, bayangan teman ternyata tidak seindah kenyataannya. Jadi office boy ternyata tidak sesantai dan senyaman yang dia kira. Dia kemudian membeberkan pengalaman kurang menyenangkan apa saja yang dia alami selama bekerja sebagai OB.

OB yang disepelekan 

Bagi banyak orang, kasta office boy dalam dunia kerja itu berada di bagian kelas bawah. Kalau dalam lingkungan sosial, dia setara dengan wong cilik. Persepsi ini muncul karena hanya menilai kerja OB itu cuma bersih-bersih doang. Tidak jauh berbeda dengan pembantu rumah tangga. Tidak memiliki kontribusi berarti terhadap perkembangan perusahaan. 

Baca Juga:

Cerita Kawan Saya Seorang OB Selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

Padahal, anggapan yang seperti ini jelas keliru. Office boy juga memiliki peran penting terutama dalam hal kelancaran operasional kantor. Tanpa office boy, bisa dipastikan banyak urusan kantor yang akan terkendala.

Barangkali, lantaran posisinya yang dipandang sebelah mata itulah yang membuat mereka kerap mendapat perlakuan kurang menyenangkan. Inilah yang dirasakan teman. 

Misalnya, saat ada karyawan lainnya di kantornya mengadakan pernikahan, hanya dia dan temannya yang juga office boy tidak mendapatkan undangan. Begitu juga ketika kantor mengadakan rapat bersama setiap awal bulan. meski ikut, tapi kesempatan bagi OB untuk menyalurkan pendapat tidak pernah mereka rasakan. Keberadaan mereka seperti tidak ada artinya.

Harus selalu siap

Pekerjaan office boy bisa berbeda-beda, tergantung perusahaan di mana dia bekerja. Namun, secara umum, tugas dan tanggung jawabnya tidak jauh-jauh dari dua hal ini, yakni kebersihan dan membantu meringankan urusan administrasi kantor. 

Selain itu, OB juga ditugaskan untuk memenuhi permintaan karyawan seperti membelikan makanan, mengambilkan air minum, sampai membuatkan kopi. Hal inilah yang membedakan office boy dengan cleaning service yang tugasnya hanya membersihkan kantor.

Nah, lantaran beban kerjanya lumayan banyak, office boy harus selalu siap sedia untuk disuruh. Bahkan tidak jarang saat istirahat siang OB harus mau disuruh memenuhi kebutuhan kantor atau karyawan. Teman saya sering banget mengalami hal ini. Lagi enak-enaknya istirahat siang, tiba-tiba saja ada staf atau manajer minta dibelikan makanan.

Bekerja di luar dari jobdesk

Setiap karyawan memiliki jobdesk masing-masing, tak terkecuali office boy. Di luar daripada itu, karyawan punya hak untuk menolak.

Oleh sebab itu, seharusnya tidak ada lagi kejadian atasan yang memerintah bawahannya untuk bekerja di luar dari jobdesk. Namun sayang, hal yang sebenarnya urgent ini sering disepelekan, termasuk di perusahaan tempat teman saya bekerja.

Dia kerap kali melakukan tugas di luar jobdesk OB. Misalnya, diminta untuk mengantarkan pulang karyawan. Suatu kali dia pernah disuruh beli makanan di luar jam kerja. 

Kalau cuma sesekali, sih, masih bisa maklum. Namun, hal ini sering terjadi. Ini sudah melanggar aturan dan pihak perusahaan seharusnya memberikan sanksi terhadap mereka yang memperlakukan OB seenaknya. Seolah-olah OB itu bebas untuk disuruh-suruh.

Diperlakukan seperti budak

Menjadi office boy itu berat. Butuh kesabaran tinggi dan mental baja. Banyak karyawan di tempat dia bekerja menganggap OB seperti pembantu yang haknya tidak dianggap oleh karyawan lain.

Salah satu hal yang juga paling bikin teman saya kesal adalah ketika dia harus terpaksa mencucikan piring atau gelas bekas orang lain. Padahal sudah jelas bahwa mencucikan piring bekas orang lain tidak termasuk dalam tugas dan tanggung jawab office boy. 

Pernah suatu kali teman saya menegur salah satu staf yang tidak mencuci piringnya. Eh teman saya ini justru dibilangin kalau yang mencuci piring kotor itu tugasnya OB, bukan staf. Tugasnya OB itu harus nurut untuk bersih-bersih. Karena tidak bisa berbuat apa-apa, dengan terpaksa, teman saya lagi-lagi harus melakukan pekerjaan yang bukan tanggung jawabnya. Ini jatuhnya malah kayak budak.

Kendati demikian, diwarnai segala kepahitan, teman saya tetap bersyukur akan pekerjaan barunya ini. Toh, untuk bisa bekerja di negeri yang katanya kaya akan sumber daya alam tapi tetap saja nggak maju-maju ini adalah sebuah kemewahan yang tidak banyak orang miliki. Kalau tidak percaya, silakan cari sendiri di Google berapa jumlah angka pengangguran yang ada di Indonesia.

Penulis: Riad

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2023 oleh

Tags: budakgooglelowongan pekerjaanOBOffice Boypembantu
Riad

Riad

Perantau asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Menulis yang ringan-ringan saja. Suka makan kacang saat tengah malam.

ArtikelTerkait

Boga Group Rekrut Lansia Bekerja, Tampar Perusahaan yang Hanya Mau Rekrut Karyawan dengan Kriteria di Bawah Usia 30 tahun

Boga Group Rekrut Lansia Bekerja, Tampar Perusahaan yang Hanya Mau Rekrut Karyawan dengan Kriteria di Bawah Usia 30 tahun

1 Agustus 2024
Lupakan Google, Mencari Rekomendasi Tempat Liburan dan Kulineran Memang Lebih Enak di TikTok  

Lupakan Google, Mencari Rekomendasi Tempat Liburan dan Kulineran Memang Lebih Enak di TikTok  

30 Juni 2024
Jangan Ajak Orang Ngawi Merantau karena di Ngawi Banyak Lowongan Pekerjaan

Jangan Ajak Orang Ngawi Merantau karena di Ngawi Banyak Lowongan Pekerjaan

6 September 2025
Panduan Mendampingi Pacar Joobseeker terminal mojok.co

Panduan Mendampingi Pacar Jobseeker

3 Maret 2021
info loker marketing sales lowongan kerja php penipuan telemarketing

3 Panduan Membaca Info Loker agar Kalian Nggak Tertipu

18 Februari 2021
5 Pilihan Pekerjaan di Pekalongan yang Bakal Sering Kamu Temukan Terminal Mojok

5 Pilihan Pekerjaan di Pekalongan yang Bakal Sering Kamu Temukan

10 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.