Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

5 Sisi Gelap Kumon, Tempat Les yang Katanya Banyak Membantu Kemampuan Matematika Anak

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
2 Mei 2024
A A
5 Sisi Gelap Kumon, Tempat Les yang Katanya Banyak Membantu Kemampuan Matematika Anak Mojok.co

5 Sisi Gelap Kumon, Tempat Les yang Katanya Banyak Membantu Kemampuan Matematika Anak (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Waktu anak tersita

Pertemuan tatap muka dengan pengajar memang hanya dilakukan sebanyak dua kali dalam sepekan. Akan tetapi, tidak lantas para siswa Kumon bebas dari tugas. Pasalnya, paketan soal sudah dipersiapkan oleh masing-masing pengajar untuk dikerjakan setiap siswa di rumah mereka berikut catatan waktu lama pengerjaan. Dengan demikian, peningkatan waktu berhitung siswa akan terpantau.

Tidak peduli hujan badai atau tanggal merah, anak wajib menyelesaikan pekerjaan rumah mereka saban harinya. Tugas tersebut tidak boleh dikerjakan dalam satu waktu sekaligus melainkan sesuai porsi harian siswa. Maksudnya tentu baik yakni untuk menciptakan kebiasaan dan meminimalisir siswa melupakan ilmu yang sudah dipelajari. Sayangnya, kebijakan tugas harian ini terkadang cukup menyita waktu anak sehingga mereka kesulitan dalam mengembangkan diri di bidang lainnya.

#4 Kumon bisa jadi mimpi buruk bagi beberapa anak

Tidak semua anak cocok dengan metode belajar Kumon. Bahkan, tak jarang anak-anak mengutarakannya sebagai mimpi buruk masa kecil. Hal ini mungkin disebabkan oleh sistem khas yang diimplementasikan di Kumon yakni larangan menggunakan jari dalam menghitung serta praktik belajar mandiri oleh setiap siswa.

Anak-anak yang belum beranjak dewasa lazimnya terbiasa belajar menghitung menggunakan jemari mereka. Ketika ada larangan tidak boleh memakai jari, tak jarang mereka merasa seperti sedang dipaksa melakukan sesuatu yang sulit dan tak disukai. Setali tiga uang, sistem belajar individualis yang minim interaksi juga berpotensi membuat anak menjadi tak lagi termotivasi.

#5 Kurangnya logika deduktif

Berbicara tentang belajar matematika di Kumon, ada opini yang menyatakan bahwa keterampilan yang diasah di tempat tersebut sejatinya adalah aritmetika. Tidak ada yang meragukan jika lulusan Kumon hampir selalu dapat menghitung cepat dan tepat mengalahkan kalkulator. Maka wajar saja apabila ada yang berargumen bahwa sisi pendidikan matematika di Kumon cenderung bersifat mekanistik.

Sementara, matematika sebenarnya tidak terbatas pada ilmu hitung cepat seperti aritmatika. Lebih jauh, disiplin ilmu matematika mengedepankan pemecahan permasalahan yang harus dipecahkan melalui proses berpikir deduktif. Oleh sebab itu, bukan sesuatu yang mencengangkan bila lulusan Kumon tidak selalu cakap dalam mengurai soal-soal cerita yang membutuhkan asumsi dan premis.

Setiap pilihan pasti mengandung risiko. Begitu pula dengan keputusan memasukkan anak ke sebuah lembaga pendidikan yang memiliki program tersendiri. Kumon yang berfokus pada frekuensi latihan yang padat tidak selalu sesuai diaplikasikan pada setiap anak. Itu mengapa, sebelum memasukan anak ke Kumon atau tempat les lain, hendaknya orang tua benar-benar mempertimbangkan metode tempat les dengan cara belajar dan karakter anak. 

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

Baca Juga:

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

BACA JUGA 3 Kesalahpahaman tentang Kumon yang Harus Diluruskan. Les di Kumon Itu Nggak Menyeramkan, apalagi Traumatis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2024 oleh

Tags: highlightkumonMatematikatempat les
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Aplikasi Belajar Matematika, Bikin Belajar Jadi Menyenangkan

5 Rekomendasi Aplikasi Belajar Matematika, Bikin Belajar Jadi Menyenangkan

19 Maret 2023
Jarang Kelihatan Susah, Ternyata dari Sini Sumber Pendapatan Keluarga Upin dan Ipin

Jarang Kelihatan Susah, Ternyata dari Sini Sumber Pendapatan Keluarga Upin dan Ipin

14 April 2024
Mobil Toyota Alphard Bikin Repot dan Kebohongan Soal Privilege (Unsplash)

Mobil Toyota Alphard: Mobil yang Merepotkan dan Kebohongan Soal Privilege kalau Punya Mobil Ini

29 September 2023
podcast deddy corbuzier, Yang Keliru Deddy Corbuzier Soal Matematika dan Pengetahuan Dasar

Yang Keliru dari Deddy Corbuzier Soal Matematika dan Pengetahuan Dasar

22 November 2019
Sisi Gelap Bakpia Jogja yang Bikin Orang Mikir Dua Kali Sebelum Beli

Sisi Gelap Bakpia Jogja yang Bikin Orang Mikir Dua Kali Sebelum Beli

14 Juni 2024
Enaknya Jadi Alumni UNY: Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan, Nggak Ada Beban

Enaknya Jadi Alumni UNY: Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan, Nggak Ada Beban

1 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.