Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Siapa Bilang Jadi Apoteker Itu Gampang dan Tugasnya Cuma Ngasih Obat? Gampang dari Hongkong!

Nabial Chiekal Gibran oleh Nabial Chiekal Gibran
2 Februari 2024
A A
Apoteker: Dituntut Sat-Set dan Multitalenta, tapi Minim Apresiasi jurusan farmasi

Apoteker: Dituntut Sat-Set dan Multitalenta, tapi Minim Apresiasi (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah 6 tahun menjadi apoteker, saya belajar banyak hal. Salah satunya adalah, terkadang, memang ada hal yang tak berubah. Salah satunya adalah, kesalahpahaman pada profesi ini serta jurusan farmasi, jurusan profesi ini digodok.

Banyak orang punya asumsi (lucu) tentang jurusan farmasi. Ada yang bilang mudah, yang bikin masyarakat berasumsi kalau apoteker tak lebih dari tukang ngasih obat. ada yang bilang jurusan ini adalah jurusan yang bergengsi, karena banyak pendaftarnya adalah orang-orang yang ditolak dari kedokteran. Anjay.

Untuk yang pertama, jelas saya menolak keras. Mana ada jurusan farmasi mudah, mudah your head!

Tapi untuk asumsi kedua, saya mau nggak mau harus setuju, tapi perkara pendaftar jurusannya banyak dari orang yang gagal masuk kedokteran. Perkara gengsinya sih, itu tergantung.

Akibat banyak asumsi tak jelas tersebut, jadilah profesi saya kena getahnya. Dan mau tak mau, saya harus menjelaskan sejelas-jelasnya.

Lulus dan jadi apoteker itu pelik

Setelah selesai menyelesaikan pendidikan profesi, ada tahapan yang perlu saya jalani agar bisa menjalani sumpah profesi apoteker, yaitu UKAI (Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia), dan OSCE.

Tanya setiap apoteker di luar sana, dua ujian ini adalah mimpi buruk bagi mereka.

Saya akan bedah secara ringkas, dan sesederhana mungkin. UKAI adalah upaya standardisasi kompetensi tenaga kesehatan, khususnya standardisasi kompetensi apoteker sebagai tenaga kefarmasian. UKAI dilakukan untuk menguji penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku calon lulusan pendidikan profesi apoteker untuk memperoleh Sertifikat Kompetensi (SERKOM) dari Ikatan Apoteker Indonesia sebagai dasar untuk melakukan praktik kefarmasian di Indonesia. 

Baca Juga:

Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi 

Minyak Gosok sampai Obat Kuat, Ini 5 Obat Cina yang Wajib Ada di Rumah Saya

Sedangkan OSCE ini dilakukan oleh pihak kampus untuk menguji kepantasan dan kelayakan dari calon apoteker. Terdiri dari banyak sesi seperti simulasi pelayanan informasi obat, peracikan obat, dll.

Intine, mumet. Wis, ngono wae.

Untuk menjadi apoteker diharuskan lulus keduanya (ya iyalah). Mumet kan? Masih bilang jurusan farmasi dan apoteker itu mudah? Mudah your head (again)!

Dilema dengan banyak pilihan 

Kalian pikir setelah selesai disumpah menjadi apoteker, kebingungan akan menguap begitu saja? Oh, tentu saja tidak.

Kebingungan ini sebenarnya positif sih. Saya bingung harus memilih untuk bekerja di mana. Mau di rumah sakit, apa jadi PNS, apa memilih untuk bekerja di puskesmas, klinik, apotek, dan banyak banget pilihannya. Mungkin pusing kayak ginilah yang menyenangkan.

Tapi, tentu saja, pusing menyenangkannya cuman dikit. Yang bikin stres, ya buanyak.

Takdir apoteker adalah belajar seumur hidup

Sebenarnya, semua profesi itu memaksa kita untuk belajar seumur hidup. Masalahnya, untuk apoteker, ini nggak cuman paksaan, tapi udah takdir.

Kalian pikir ilmu kuliah dan tes atau ujian apa sudah cukup? Nggak! Dunia medis itu selalu berkembang. Selalu ada case baru tiap harinya yang bikin semua pekerja medis harus siap menganalisis dan mencari jalan keluarnya. Tidak terkecuali apoteker, mau nggak mau ya kita harus belajar setiap saat. Memang banyak yang bisa terjadi dalam pelayanan kefarmasian. Pasien-pasien dengan keluhan dan komplikasi penyakit itu banyaknya luar biasa. 

Alasan lainnya yakni untuk memperpanjang masa izin berpraktik sebagai apoteker tiap 5 tahun sekali. Kami apoteker diwajibkan untuk mengumpulkan SKP pembelajaran. Ya mau tidak mau keilmuan kami wajib diperbarui.

Mumet? Yo nggenah mumet.

Dipaksa multitalenta

Jangan berpikir bahwa apoteker hanya tahu obat saja. Kami dituntut banyak hal dari manajemen keuangan, komunikasi efektif, perpajakan, dan banyak hal lagi lainnya. 

Berbeda dengan rekan sejawat seperti dokter, seorang apoteker belum ada spesialisasinya. Kami dituntut untuk belajar semua bidang. Mungkin yang ada hanya ada peminatan saja di perkuliahan dulu, yakni minat farmasi klinik komunitas yang diarahkan ke pelayanan kefarmasian pada pasien.

Nah, untuk peminatan ini kami akan diberikan materi yang diperuntukkan untuk bekerja di apotek, klinik, rumah sakit. Kemudian peminatan yang kedua ada farmasi industri materi yang ada di peminatan ini akan mengulas lebih dalam tentang dunia industri farmasi. Dari pemilihan bahan baku, perencanaan, produksi, pengawasan produksi, uji kualitas obat hingga bisa diedarkan secara aman ke masyarakat.

Ya itulah ragam kehidupan dari seorang apoteker. Jadi jika kalian masih enteng ngomong jurusan farmasi gampang, apoteker cuman tukang ngasih obat, kalian harusnya malu. Profesi ini mumetnya minta ampun, plus vital pake banget.

Saya sih heran, kok ada yang bilang kalau jurusan farmasi itu gampang. Kok iso yo, kok tegel yo.

Penulis: Nabial Chiekal Gibran
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Apoteker: Dituntut Sat-Set dan Multitalenta, tapi Minim Apresiasi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2024 oleh

Tags: apotekerjurusan farmasikompetensiObatosceUKAI
Nabial Chiekal Gibran

Nabial Chiekal Gibran

Penjual obat yang legal| Penikmat film semua genre kecuali horor| Hanya menyediakan jasa tanya-tanya obat-obatan. Terkadang juga sering mengajar dan menulis.

ArtikelTerkait

Ranitidin

Ranitidin: Obat Asam Lambung yang Ditarik dari Pasaran Karena Diduga Memicu Kanker

14 Oktober 2019
osce pasien praktik dokter tenaga medis mojok

Pengalaman Saya Menjadi Pasien Standar OSCE

11 November 2020
Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi Mojok.co

Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi 

2 Oktober 2025
5 Sisi Gelap Penjual Jamu: Bukannya Bikin Sehat, Malah Bikin Pembeli Resah Mojok.co

5 Sisi Gelap Penjual Jamu: Bukannya Bikin Sehat, tapi Malah Meresahkan Pembeli

17 Agustus 2025
7 Kesalahan Saat Minum Obat yang Nggak Disadari Banyak Orang

7 Kesalahan Saat Minum Obat yang Nggak Disadari Banyak Orang

29 Maret 2024
Dari Minyak Gosok sampai Obat Kuat, Ini 5 Obat Cina yang Wajib Ada di Rumah Saya Mojok.co

Minyak Gosok sampai Obat Kuat, Ini 5 Obat Cina yang Wajib Ada di Rumah Saya

25 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.