Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Si Doel Anak Sekolahan Episode 1, Musim 2: Selamat Datang di New Normal, Tukang Insinyur!

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
4 Juni 2020
A A
si doel anak sekolahan musim 5 si doel anak sekolahan episode 2 musim 2 review sinetron sinopsis jalan cerita mojok.co

si doel anak sekolahan musim 5 si doel anak sekolahan episode 2 musim 2 review sinetron sinopsis jalan cerita mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selamat datang di musim kedua! Si Doel Anak Sekolahan episode 1 musim 2 ini kita akan langsung bertemu dengan Doel, Mak Nyak, Babe Sabeni, Atun, dan Mandra sedang dipotret oleh Sarah di halaman rumah mereka. Sarah beralasan karena saat momen wisuda Doel kemarin dia tidak bisa ikut memotret, maka sekarang dia ingin membantu Doel membuat kenang-kenangan dengan fotonya memakai toga wisuda.

Mas Karyo (yang akan semakin sering kita temui) mengomentari sesi foto-foto ini.
“Haduh, Be. Kalo potretnya kepengen bagus lagi gimana kalo pake batik saya? Terus gitu ngeksyen. Lhooo, ngeksyeen begini,” katanya sambil menirukan gaya foto Babe.

“Kagak! Ntar lu impasin ama duit kontrakan lagi!” tolak Babe. Merasa gagal merayu Babe, Mas Karyo berlalu bersama burung peliharaannya.

Sarah menanyakan rencana Doel selanjutnya. Seperti biasa, jawaban Doel selalu bilang “Belum tahu” atau “Nggak tahu”. Sarah protes dan bilang seharusnya Doel sudah punya planning untuk hidupnya sendiri. Babe dan Mak Nyak yang ternyata menguping pembicaraan Doel dan Sarah dari balik pintu bingung dengan “planning” artinya apa.

“Planning apaan sih?” tanya Babe ke Mak Nyak.
“Mane aye tau, pening kali Bang,” jawab Mak Nyak.
“Wooo, pening kan puyeng. Planning… peneng sepeda kali,” Babe mulai sotoy.
“Huuu, ngaco aja!”
“Wuuu, nggak sekolah sih lu!”
“Yee, kayak Abang sekolah aje!”
“Kalo gue sekolah, gue udah dapet (bini) bintang pelem!” kata Babe kesal.

Hahaha.

Tak lama, Mandra datang mengajak Munaroh. Cieee, perdana nih kita lihat Munaroh. Mandra dengan bangganya memperkenalkan Munaroh kepada keluarga Babe Sabeni sebagai “demenan aye”. Cuwiwit!

Setelah dikenalkan dengan Sarah dan Doel, Munaroh juga dikenalkan pada Babe Sabeni. Di bagian ini balas-balasan antara Babe dan Mandra sudah seperti lenong saja.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan”

Mandra, Sebenar-benarnya Sadboy dalam Si Doel Anak Sekolahan

“Heh, Mandra!” hardik Babe.
“Ya, Bang?”
“Lu kagak narik lu?”
“Ya, ampun, Abang dah, ah. Sekali-kali pere napa sih?”
“Pere, lagu lu kayak anak sekolahan. Lu kan sekolah di bawah pu’un bambu!”
“Emangnya rebung!”
“Ini siape nih?” tanya Babe nunjuk Munaroh.
“Munaroh, Bang,” jawab Mandra.
“Mo naroh ape lu?”
“Yaaah, mo naroh ape! Munaroh anaknye Bang Daim!”
“Ooohhh, Munaroh anaknye Daim. Udah gede lu?”
“Ya, orang dikasih makan! Kalo kagak mah ya kuntet!” jawab Mandra kesal.
“Nyaut aja lu! Atun mane?”
“Tadi ketemu saya di rumah Zaenab. Mau ngajak kemari bareng apa.”

Wah, Babe mulai merasa nggak enak nih.

“Ngapain die (Zaenab) kemari?”
“Lah maunye Zaenab begitu. Masak saya kagak kasih?” jawab Mandra.
“Doh, rusak dah!” kata Babe.

Dari sini sudah terlihat ya bahwa Babe benar-benar tidak suka dengan kehadiran Zaenab. Sejak di musim pertama sikap Babe udah kayak gini sih sebenernya. Bahkan saat Sarah dan Hans pulang lalu Zaenab datang bersama Atun, Babe tak mau menyambut. Dia langsung goleran di halaman belakang dan ngomel ke Atun kenapa bawa-bawa Zaenab.

Profil Zaenab masih lugu sekali di sini, Gaes. Diam, nggak ngomong kalau nggak ditanya duluan, kalem, pakaiannya sederhana ala gadis kampung, berbanding jauh dengan Sarah. Padahal sih…. Teeeeeet, spoiler disensor!

Malamnya, Doel yang sedang melamun sendiri di teras dikira oleh Mak Nyak karena sedang bingung memilih antara Sarah atau Zaenab. Babe yang jelas tidak mendukung bilang bahwa kalau perlu nikahin aja dua-duanya. Ya Allah, Be! Tapi Doel bilang bahwa dia bukan pusing memikirkan jodoh, dia bingung cari kerja. Welcome to real world, mameeen!

Keesokan harinya, Sarah mengajak Doel dan keluarganya makan di luar. Babe dan Mak Nyak tidak ikut. Hanya Atun dan Mandra yang ikut makan di restoran Jepang yang sudah dipilih Sarah. Walaupun adegan ini diiringi dengan lagu-lagu romantis, tetap saja bisa bikin ngakak karena noraknya Bang Mandra yang mengira pesanan chicken teriyaki milik Hans adalah teri jengki.

Percakapan antara Doel dan Sarah di sini juga menurut saya cukup relate dengan beberapa isu feminisme yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan (dan pernah saya tulis juga di Terminal Mojok).

“Apa lagi rencana kamu setelah ini?” tanya Doel.
“Aku mau nerusin kuliah, Doel. Mau ambil program master.”
“Hebat….”
“Apanya yang hebat?”
“Rencananya.”
“Memangnya kenapa?”
“Sampai kapan kamu mau sekolah terus?”
“Sampai bosen.”
“Nggak ada rencana jadi wanita?”
“Maksudnya?”
“Apa nggak ingin jadi ibu rumah tangga?”
“Hehehe, Doel, Doel. Kamu ini konvensional banget, sih. Jangan-jangan kamu mau ya semua perempuan di dunia ini cuma jadi ibu rumah tangga aja? Apa kamu nggak rela ngelihat ada perempuan yang bisa jadi eksekutif? Kok diem?”
“Bukan begitu. Aku setuju lihat wanita maju dan berprestasi. Aku cuma iseng kok.”

Adegan Si Doel Anak Sekolahan episode 1 musim 2 ini untuk pertama kali menunjukkan jelas pandangan Doel yang masih terpengaruh budaya konvensional dan Sarah yang modern-Barat. Adegan ini sebenarnya uwu banget, sampai akhirnya bubar karena ulah Mandra dan Atun yang kebingungan saat makan tempura. Ih, tokoh-tokoh di sinetron ini memang bikin gemes. Sampai ketemu lagi deh di sinopsis Si Doel Anak Sekolahan episode 2 musim 2 besok.

BACA semua sinopsis sinetron Si Doel Anak Sekolahan musim 1 di sini. Klik ini untuk mengikuti sinopsis Si Doel Anak Sekolahan musim 2. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2022 oleh

Tags: review sinetronSi Doel Anak SekolahanSi Doel Anak Sekolahan Musim 2
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

Lirik Lagu Jamrud 'Kau dan Ibumu’ Nyuruh Kita Jangan Nangis, tapi Saya Malah Mewek mojok.co/terminal

Si Doel Anak Sekolahan Episode 25, Musim 3: Roy Mempermalukan Doel

1 Agustus 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 20, Musim 1: Semua Masalah Diselesaikan oleh Muslihat

11 Juni 2020
Sinetron Kolosal Punya Level Kreativitas di Luar Nalar terminal mojok.co

Sinetron Kolosal Punya Level Kreativitas di Luar Nalar

14 November 2020
si doel anak sekolahan episode 23 musim 3 sinopsis mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 24, Musim 3: Doel Tahu Apa yang Sudah Dilakukan Sarah

31 Juli 2020
Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan” Mojok.co

Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan”

12 Januari 2025
si doel anak sekolahan episode 41 musim 3 mandra ditinggal nunung patah hati lagi mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 41, Musim 3: Yah, Mandra Patah Hati Lagi

26 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.