Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Setiap Manusia Berhak ‘Pamit’ Pada Waktunya, Termasuk Raffi Ahmad

Lulu Erzed oleh Lulu Erzed
22 Oktober 2019
A A
raffi ahmad

raffi ahmad

Share on FacebookShare on Twitter

Jagad Indonesia Raya sedang diramaikan dengan rumor ‘Pamit’. Hari-hari terakhir Kabinet Jokowi periode I, para menteri berbondong mengadakan farewell party dan atau berpamitan dengan cara mereka masing-masing.

Seperti yang dilakukan oleh Menag, Lukman Hakim Saifuddin pamit melalui grup WhatsApp jajarannya dengan pesan-pesan terakhirnya.  Mendikbud, Muhadjir Effendy pamit pada saat konferensi pers, Menteri Ekonomi melakukan upacara minum teh bersama di kantor. Menkes, Nila Moeloek menggelar perpisahan dengan wartawan kesehatan di kediamannya, dan mungkin beberapa menteri lain menjelang purna juga pamitan dengan caranya masing-masing.

ADVERTISEMENT

Setiap ritual ‘pamit’ punya alasan tersendiri. Purnanya jabatan para menteri pun bisa karena beberapa karena faktor, seperti faktor  usia, kinerja buruk, kasus korupsi, dan alasan-alasan lainnya. Alasan pamit sudah pasti ada. Baik alasan yang datang dari kehendak sendiri, maupun alasan dari kehendak pihak lain.

Jadi kayaknya juga nggak ada, orang kok pergi tanpa alasan. Pergi dan pamit sudah tentu punya alasan. Ada yang baik-baik pergi dengan cara pamit, ada juga yang pergi gitu aja tanpa aba-aba pamitan dulu. Tapi sekali lagi, setiap orang pergi atau pamit pasti punya alasan.

Coba sini yang bilang, “Kasihku pergi tanpa alasan”. Apaan, mana ada! Adanya dia pergi, pasti ada alasannya kok. Dia cuma nggak mau tau aja kamu tau alasannya. Paling-paling alasan purnanya juga dia bosen sama kamu Hehe

Lanjut.

Siapa sih yang nggak kenal seorang Raffi Ahmad, artis Indonesia yang jobnya di dunia entertainment selama 20 tahun selalu laris manis itu loh. Tapi di sini penulis nggak akan bahas yang lambhorgininya kebakaran itu sih ya.

Setelah kemarin ramai Mbak Ria Ricis yang nggak jadi pamit (Eh ya jadi-jadi aja sih, tapi cuma tiga hari) lalu ada parodi-parodi video pamit lainnya, kini dunia hiburan tanah air juga diramaikan oleh Bukan Pamit-nya Raffi Ahmad. Pada tulisan yang diunggah di akun Instagram @raffinagita1717, terbaca “Bukan pamit, tapi istirahat sejenak”.

Baca Juga:

Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung. Gede Lagi!

Menghitung Kekayaan Raffi Ahmad per Tahun 2024 yang Konon Sudah Menembus Angka 4,6 Triliun! Fantastis!

https://www.instagram.com/p/B33qCPNBYpE/

Iya iya Bang Raffi Ahmad, tau dah yang nggak mau dibilang ‘pamit’, pasti takut dihujat netijen kalau bilang pamit lalu balik lagi, gitu kan~

Eh tapi, pada konferensi pers disampaikan Raffi Ahmad secara lisan mengatakan, “Hari ini, di kesempatan ini, aku mau bilang beberapa hal. Aku mau pamit untuk sejenak istirahat. Belum tahu sampai kapan, beberapa bulan, mungkin bisa tiga bulan, enam bulan, setahun.”

Nah kan enakan gini ngomongnya, pamit untuk sejenak istirahat. Ya, memang terkadang bahasa lisan lebih enak dipahami, daripada bahasa tulisan sih.

Padahal nih ya, sah-sah saja kalau bilangnya ‘pamit’. Lha wong pamit itu bukan berarti ‘tidak akan kembali lagi’ kok. Kalau kamu lagi di kelas terus pamit ijin ke kamar mandi, apa iya mau nggak balik kelas lagi? Kalau kamu pamit sama orang tua, suami, atau istri kalian mau pergi ke luar rumah, apa iya juga nggak akan balik ke rumah lagi?

Kan ya nggak gitu juga ma luv~

Saking khawatirnya dihujat netijen, saking takutnya salah ngomong, orang-orang yang notabene-nya public figure seringkali sangat berhati-hati dalam bertindak. Mau nulis caption instagram aja dipikir seribu kali biar nggak ada persepsi salah tafsir. Kayak kalau mau ngechat dia gitu, ketik – hapus – ketik lagi – hapus lagi, sampai benar-benar menemukan kata yang tepat.

Fenomena artis memutus pamit dari dunia hiburan Indonesia Raya Merdeka sebenarnya sudah bukan sesuatu yang baru lagi. Sudah banyak artis-artis Ibu Kota memutuskan untuk rehat dari dunia hiburan, jauh sebelum ini. Ada yang karena ingin fokus dengan keluarga dan anak –memilih pekerjaan lain-, ada yang karena hijrah lalu fokus kajian, dan banyak alasan-alasan lain.

Jadi mbok ya nggak usah heran gitu, kalau ada artis mau pamit.

Omong-omong soal pamit lagi nih. Setiap manusia berhak pamit. Jadi manusia tu mbok ya jangan susah-susah amat gitu lho. Kamu itu berhak melakukan apa saja yang kamu kehendaki kok. Asal kehendakmu itu nggak dilarang dalam agama dan negaramu aja.

Setiap manusia berhak pamit pada waktunya. Bukan cuma berhak sebenarnya. Tapi memang semua manusia akan pamit pada waktunya, bukan? Setiap manusia pasti akan mengakhiri masa aktifnya di dunia. Itu artinya, baik pamit yang tersampaikan atau tidak, semua manusia akan pamit (yang tidak akan kembali) pada waktunya nanti.

Jadi gimana? Nggak usah bingung dan nggak usah ragu kali kalau mau bilang pamit. Balik atau nggak balik pasti dimaklumi kok.

Buat Bang Rapi, selamat beristirahat. Selamat menikmati liburan bersama Mbak Gigi dan Aa Rafathar. Semoga lekas sembuh dari sakitnya ya, Bang. (*)

BACA JUGA Heboh Nia Ramadhani yang Tak Bisa Mengupas Salak: Nobody is Perfect, Jadi Biasa Ajalah! atau tulisan Lulu Erzed lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2019 oleh

Tags: artis indonesiapamitraffi ahmadria ricisselebriti
Lulu Erzed

Lulu Erzed

ArtikelTerkait

pak yasonna

Andaikan Gaya YouTuber “Saya Pamit” dan “Saya Kembali” Dipakai Pak Yasonna

25 Oktober 2019
kesurupan, melihat hantu

Melihat Hantu sebagai Cara Jadi Selebritis di Desa

1 Juli 2019
ria ricis

Dear Ria Ricis: Jika Mau Pergi, Pergi Saja. Tak Usah Pamit Apalagi Balik Lagi, Please!

31 Juli 2019
Protes Sherina ke Raffi Ahmad Adalah Momen Paling Ditunggu, Melebihi Perannya di ‘Petualangan Sherina’ terminal mojok.co

Protes Sherina ke Raffi Ahmad Adalah Momen Paling Ditunggu, Melebihi Perannya di ‘Petualangan Sherina’

17 Januari 2021
Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana Mojok.co

Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana

27 Desember 2023
Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung (Unsplash)

Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung. Gede Lagi!

4 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips membeli mobil bekas dari saya yang pernah jadi korban (Unsplash)

WAJIB IKUTI tips membeli mobil bekas ini biar kamu nggak jadi mangsa empuk para penipu

28 Juli 2026
Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

28 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.