Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sebenarnya, Surabaya Maunya Jadi Apa?

Dliyaun Najihah oleh Dliyaun Najihah
5 Desember 2023
A A
Kata Siapa Surabaya Romantis kalau Malam Hari? Lebih Ngeri sih, Iya!

Kata Siapa Surabaya Romantis kalau Malam Hari? Lebih Ngeri sih, Iya! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kreatif tidak sama dengan sejahtera

Tapi ada yang agak miss dalam opini Charles Landry bahwa memiliki kelas kreatif (Creative Class) bisa mendukung SDM sebuah kota, apalagi ekonomi masyarakat itu sendiri. Benar bahwa creative city merupakan bagian dari kita yang bisa beradaptasi dan bertahan dengan perkembangan zaman. Namun, agaknya sedikit terlupakan bahwa menjadi kreatif sudah keluar dari konteks kesejahteraan.

Studi di Berlin ibukota Jerman contohnya, tidak menjamin bahwa menjadi kota kreatif akan menjadikan SDM-nya sejahtera. Pada 2012 lalu, Berlin memiliki tingkat pengangguran tertinggi di Jerman dengan rincian 30% ilmuwan sosial dan 40% seniman menganggur. Ada banyak dilematis dalam tubuh “Kota Kreatif” yang akhirnya memaksa Richard Florida mengklarifikasi dan meminta maaf terkait kalimatnya pada Manifesto Not in Our Name (NiON). Berawal dari tahun 2002 Richard Florida meluncurkan sebuah buku berjudul The Rise of Creative Class, gagasannya mengenai peran pekerja dan ekonomi kreatif. Menurutnya pertumbuhan kota kreatif bisa menjamin kehidupan para pekerja kreatif.

Namun yang jadi pertanyaan dalam Surabaya Creative City, apa yang bisa saya pikirkan dengan kota ini? Bangunan-bangunannya yang megah? Laju pertumbuhan pembangunan yang sangat cepat dan pesat? Bukan. Yang saya pikirkan Surabaya adalah kota yang menciptakan kenangan tentang lgu-lagu fenomenal jaman 90-an atau tentang warisan budaya seperti ludruk dan lontong balapnya yang tiada duanya. Creative City agaknya bisa dibangun dalam konsep seperti itu, namun agaknya para pegiat Creative City tidak tertarik untuk mengangkatnya sebagai identitas asli Surabaya. Sayang sekali. Padahal Surabaya sangat kaya akan budaya dan sejarah.

Surabaya itu mau jadi apa sebenarnya?

Yang familiar dengan Sparkling Surabaya pasti paham bagaimana perjalanan branding kota yang digunakan oleh Surabaya sejak tahun 2006 ini. Tujuannya untuk mengubah citra Surabaya sebagai kota industri menjadi kota wisata yang dinamis, semarak, dan berwawasan global. Dari sini saja sudah bisa ditangkap bahwa Surabaya bukan akan dicitrakan sebagai kota yang kaya warisan sejarah dan budaya. Padahal berangkat dari sejarah pun, kota ini tidak kehilangan jati dirinya yang macho dan elegan itu.

Terlihat bahwa masalah sebenarnya adalah inkonsistensi Surabaya dalam membangun branding kota. Satu sisi dia dikenal sebagai kota sejarah, satu sisi dia dikenal dengan wajah yang benar-benar berbeda.

Pertanyaannya adalah, sebenarnya Surabaya itu mau jadi apa?

Penulis: Dliyaun Najihah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bagi Orang Madura, Surabaya Adalah Surga Dunia

Baca Juga:

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Desember 2023 oleh

Tags: arah pembangunancreative cityinkonsistensiSurabaya
Dliyaun Najihah

Dliyaun Najihah

ASN muggle-born Kalimantan, mantan budak korporat. Menulis realitas dan hidup sehari-hari sambil menertawakan hal-hal yang tak bisa dikalahkan. Percaya bahwa tidak semua hal perlu dimenangkan. Sebagian cukup ditertawakan, lalu ditulis.

ArtikelTerkait

PRJ Surabaya, Sebuah Usaha Meniru PRJ di Jakarta yang Maksa Banget

PRJ Surabaya, Sebuah Usaha Meniru PRJ di Jakarta yang Maksa Banget

24 Oktober 2023
Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Terbesar yang Mencerminkan Karakter Orang Surabaya

Stasiun Gubeng, Stasiun Terbesar yang Mencerminkan Karakter Orang Surabaya

1 Juli 2023
Surabaya sidoarjo air mojok

Masalah Warga Sidoarjo dan Surabaya Itu Hanya Air

5 November 2020
Rindangnya Pepohonan Kawasan SIER Surabaya Memang Memanjakan Mata, tapi Bikin Hidung Tersiksa

Rindangnya Pepohonan Kawasan SIER Surabaya Memang Memanjakan Mata, tapi Bikin Hidung Tersiksa

7 Desember 2025
Pengalaman Naik DayTrans dari Surabaya ke Jogja yang Menuntut Kesabaran Terminal Mojok

Pengalaman Naik DayTrans dari Surabaya ke Jogja yang Menuntut Kesabaran

17 November 2022
Lalu Lintas Bali Ngawur, Bikin Saya Bersyukur Tinggal di Surabaya

Lalu Lintas Bali Ngawur, Bikin Saya Bersyukur Tinggal di Surabaya

21 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang Terminal

6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang

8 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.