Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal

Laksmi Pradipta Amaranggana oleh Laksmi Pradipta Amaranggana
20 Januari 2026
A A
Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal

Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal (Bermix Studio via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin malam saat saya sedang scroll media sosial, tiba-tiba sahabat saya mengirimkan pesan singkat. “Bupatimu kena OTT KPK,” tulisnya. Bagi saya, warga Pati, pesan itu tidak cukup mengagetkan dan justru sedikit melegakan.

Namun, pesan selanjutnya justru membuat saya cukup kaget sekaligus malu. “Bupatimu kena skandal terus, ya,” lanjutnya. Dengan menghela napas, saya membalasnya “iya, sudah tiga bupati Pati yang kena skandal.”

Sebagai warga Pati, saya sudah bosan karena selama puluhan tahun ini Pati dipimpin orang-orang yang terjerat skandal, menerapkan kebijakan nyeleneh, dan tidak memihak rakyat. Kalau Jemaah Mojok bukan orang Pati atau lupa apa saja skandal bupati sebelumnya, mari saya ingatkan kembali.

Sudewo yang kontroversial dan terjerat OTT KPK

Selama ini, Sudewo dikenal karena kebijakan PBB 250% dan menantang warganya sendiri. Padahal, pria kelahiran 1958 tersebut juga diliputi sejumlah kontroversi, mulai dari kebijakan penggabungan sekolah, PHK honorer, hingga pernah mengundang Trio Serigala di pendopo kabupaten.

Ditambah, ketika berita soal demo di Pati ramai, Bupati Pati Sudewo sempat diperiksa KPK sebagai saksi kasus suap proyek jalur kereta api. Sayangnya, kasus ini menguap begitu saja tanpa kejelasan hukum soal keterlibatan politikus Gerindra ini.

Sekarang, namanya diperbincangkan lagi karena terjaring OTT KPK. Meskipun pernah diperiksa soal kasus suap proyek jalur kereta, tapi untuk OTT kali ini KPK belum mengonfirmasi Sudewo terjerat kasus yang sama atau berbeda.

BACA JUGA: Demonstrasi Pati Berkobar karena Kebodohan Pemerintah Pusat dan Daerah yang Jadikan Rakyat Sebagai Tumbal, seperti Api Korek Bertemu Bensin Segalon

Kasus video asusila dan dugaan jual beli jabatan oleh Haryanto

Tak kalah miris dengan Sudewo, mantan Bupati Pati periode sebelumnya pernah tersandung beberapa kasus. Mendekati Pilkada 2024, muncul video bermuatan asusilanya dengan seorang wanita.

Baca Juga:

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

Rekaman yang sempat ramai di media sosial itu akhirnya membuat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menggelar sidang khusus. Meskipun Haryanto tidak mengakuinya secara terbuka, tapi Haryanto tetap dijatuhi sanksi teguran tertulis.

Selain itu, ia pernah didemo calon perangkat desa yang protes karena adanya dugaan jual beli jabatan. Tidak tanggung-tanggung, mereka menulis, untuk mendapatkan posisi sekretaris desa harus menyiapkan uang sekitar Rp1 miliar sebagai uang “setor” kepada bupati.

Namun, kasus ini pun tidak jelas muaranya hingga masa Haryanto sebagai bupati berakhir. Padahal, DPRD Pati saat itu sudah membentuk panitia khusus untuk mengusut persoalan ini.

BACA JUGA: Pati Ora Sepele: Gelombang Kemarahan Rakyat Tidak Lagi Bisa Dibendung, Demo Besar Berjalan untuk Melawan Arogansi Sang Bupati

Tasiman, Eks Bupati Pati yang dipenjara karena korupsi APBD

Jika kasus yang menjerat Sudewo dan Haryanto belum terbukti secara hukum, lain halnya dengan Tasiman. Dia dan wakilnya terjerat perkara korupsi APBD Pati 2003 sebesar Rp1,9 miliar setelah turun jabatan.

Dalam kasus ini, Tasiman membagi-bagi uang yang seharusnya diberikan ke lembaga masyarakat senilai ratusan juta. Dia mengakui perbuatannya dan harus mendekam di penjara selama 1,5 tahun plus denda Rp50 juta subsider dua bulan.

Berkaca dari tiga bupati Pati, sudah 24 tahun lamanya kabupaten di pesisir utara ini dinakhodai pemimpin yang inkompeten. Bayangkan saja, 24 tahun lho, kalau ditambah satu periode saja, jangka waktunya mirip dengan masa Orde Baru!

Karena selama itu, nggak heran kalau banyak warga yang mengeluh jika ekonomi, sosial, maupun kebudayaannya cenderung jalan di tempat. Apalagi, kalau dibandingkan dengan kabupaten tetangga seperti Kudus dan Jepara, Pati cenderung “tertinggal” di berbagai sektor.

Sebagai warga Pati, saya rindu sosok pemimpin yang amanah dan tulus membangun Bumi Mina Tani. Di Pilkada selanjutnya, masyarakat sebaiknya harus lebih berhati-hati dan melihat rekam jejak lebih teliti kalau mau memilih bupati.

Jangan sampai, jargon Pati Ora Sepele atau Revolusi Dimulai dari Pati cuma jadi agenda satu kali saja. Berkaca dari berbagai skandal yang menjerat tiga bupati Pati, saya harap, pemerintah daerah dan kepalanya harus benar-benar berbenah seutuhnya!

Penulis: Laksmi Pradipta Amaranggana
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bupati Pati Bikin Warga Sakit Hati, Ini Jadi Pelajaran bagi Pejabat yang Nggak Punya Hati

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2026 oleh

Tags: bupati patibupati pati sudewokabupaten patikorupsi bupati patipatisudewo
Laksmi Pradipta Amaranggana

Laksmi Pradipta Amaranggana

Penulis asal Pati yang menyukai isu-isu kedaerahan

ArtikelTerkait

nasi gandul bukan oseng pepaya mojok

Miskonsepsi Warga Banyumasan tentang Nasi Gandul: Dikira Sayur Daun Pepaya, padahal Bukan

25 Juni 2021
Surat Cinta Untuk Pejabat Bupati Pati: Tolong Perbaiki Jalan WR Supratman dan Jalan Komodo di Juwana yang Rusak Parah Mojok.co

Surat Cinta Untuk Pejabat Bupati Pati: Tolong Perbaiki Jalan WR Supratman dan Jalan Komodo Juwana yang Rusak Parah

31 Maret 2024
Jaken Pati Tempat Slow Living Terbaik Se-Jawa Tengah, bahkan Lebih Baik daripada Salatiga Mojok.co

Jaken Pati Tempat Slow Living Terbaik Se-Jawa Tengah, bahkan Lebih Baik daripada Salatiga

3 April 2024
Bandeng Presto Asalnya dari Pati, Terkenal Jadi Oleh-oleh Semarang Terminal Mojok

Bandeng Presto: Asalnya dari Pati, Terkenal Jadi Oleh-oleh Semarang

10 Januari 2022
Culture Shock Orang Pati yang Minum Es Gempol Pleret di Solo

Culture Shock Orang Pati yang Minum Es Gempol Pleret di Solo

27 Mei 2023
Pati Bukan Sarang Penjahat dan Plat K Bukan Berarti Kriminal, Ada Sisi Baik yang Bisa Diapresiasi di Sini

Pati Bukan Sarang Penjahat dan Plat K Bukan Berarti Kriminal, Ada Hal Baik yang Bisa Diapresiasi di Sini

31 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.