Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Seandainya Lionel Messi Karyawan Kantoran yang Kontraknya Nggak Diperpanjang

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
7 Agustus 2021
A A
Seandainya Lionel Messi Karyawan Kantoran yang Kontraknya Nggak Diperpanjang terminal mojok.co

Seandainya Lionel Messi Karyawan Kantoran yang Kontraknya Nggak Diperpanjang terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kisah kasih antara Barcelona dan Lionel Messi dikabarkan akan segera berakhir. Melalui cuitan Fabrizio Romano, Jurnalis asal Italia yang bukan kaleng-kaleng itu, PSG menjadi klub terdepan yang menginginkan pusat tata surya Barcelona tersebut. Warbyasa, warbyasa. Jika sudah kesampaian, nggak terbayangkan PSG akan semengerikan apa ketika berlaga di liga domestik, maupun kompetisi Eropa.

Sebelum jauh berdiskusi tentang betapa digdayanya PSG jika kedatangan Lionel Messi betul-betul terwujud, perlu diingat bahwa saat ini, nasib Messi masih terombang-ambing alias tanpa klub. Untung saja blio adalah pesepakbola kesohor dan dikenal khalayak karena kemampuannya mengolah si kulit bundar. Jadi, banyak klub yang masih berminat selama mencapai kesepakatan soal benefit yang diterima. Coba saja kalau dia adalah seorang karyawan kantoran medioker yang mengetahui bahwa kontraknya tidak diperpanjang dan belum tahu akan bekerja di perusahaan mana lagi.

ADVERTISEMENT

Hal pertama yang dilakukan Lionel Messi, sudah pasti akan update profil LinkedIn. Mulai dari foto profil yang casual, tapi tetap menawan. Update kolom bio, daftar riwayat pengalaman pekerjaan, pendidikan terakhir, sampai dengan kemampuan apa saja yang disukai. Setelah itu, ia akan coba mencari peruntungan mengetik di kolom pencarian dengan tagar #InfoLowonganKerja2021. Ya, barangkali ada banyak variasi lowongan pekerjaan yang cocok dan bisa dilamar olehnya, gitu.

Untuk menambah relasi sekaligus info tentang lowongan pekerjaan, Messi juga menambah beberapa teman di LinkedIn—khususnya dari kalangan HRD—agar bisa dapat info lowongan kerja paling update, langsung dari HRD perusahaan. Selain itu, benefit yang didapat dari hal tersebut adalah, bisa langsung chattingan dengan HRD. Kenalan tipis-tipis sekaligus konfirmasi bahwa sudah kirim CV sesuai ketentuan via email, “Halo, Kak. Saya sudah kirim CV saya ke email yang terlampir. Mohon kiranya dicek. Semoga masuk dalam kualifikasi yang dibutuhkan.” Begitu kira-kira. Barangkali, peluang untuk diundang dalam wawancara kerja jadi lebih besar, ya, kan?

Memang dasarnya Messi adalah sosok yang rajin. Dia tidak terlalu pilih-pilih soal pekerjaan apa yang akan dilakoni di waktu mendatang. Sebab, yang paling penting adalah, bisa menafkahi diri sendiri, hidup mandiri, dan berdikari. Sambil menunggu panggilan kerja dari berbagai perusahaan, Messi berjualan online tipis-tipis agar tetap produktif dan punya tabungan.

Di sela-sela waktu luang, Messi juga melakukan penelusuran di internet dan baca-baca tips mengerjakan psikotes beserta kunci jawabannya agar hasilnya bisa memuaskan. Namun, semakin banyak membaca tips psikotes, Messi semakin tersadar bahwa hal tersebut sia-sia belaka dan nggak ada gunanya.

Lha, gimana. Fungsi diadakannya psikotes kan untuk mengetahui gambaran tentang diri sendiri secara aktual. Kalau ia—juga para pelamar kerja lain—menuliskan jawaban template dan sama persis dengan yang dituliskan di buku, sama saja ia sedang berpura-pura menjadi orang lain. Bahkan, cenderung memanipulasi jawaban dan/atau faking good. Tentu saja ini bukan hal yang baik.

Meski sudah mengirim banyak lamaran pekerjaan ke banyak perusahaan, nyatanya tidak serta merta membikin Messi mendapatkan pekerjaan yang diharapkan. Akhirnya, dia coba update status di beberapa akun media sosialnya untuk memperbesar peluang.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

LinkedIn Bukan Aplikasi Toksik, Justru Kamu yang Harusnya Sadar Diri!

“Butuh pekerjaan banget, nih. Info lokernya, please. Apa aja, Gan. Siap kerja ASAP.” Ini update yang ia buat di akun Twitter, Instagram, Facebook, termasuk status WhatsApp. Tentu saja akan berbeda dengan apa yang ia posting di LinkedIn, “Selamat siang, Bapak/Ibu HRD. Saya Lionel Messi. Saat ini saya sedang mencari pekerjaan baru. Saya siap bekerja di posisi apa pun. Saya adalah pekerja yang rajin, ulet, dan mau belajar hal baru. Apa pun posisi yang ditawarkan, saya akan siap bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Berikut CV dan data diri saya.”

Ya, jaga image dikit, lah. Mau bagaimanapun, di LinkedIn harus tetap sopan, formal, dan terlihat profesional. Biar dapat first impression yang baik, meski hanya melalui kata-kata saja. Kendati demikian, Messi cukup cerdik. Ia tidak melampirkan lampiran berupa KTP dan kartu identitas lainnya, termasuk nomor hape atau email secara serampangan agar data dirinya tidak disalahgunakan. Di postingan yang sudah dibuat di LinkedIn, ia menambahkan, “Jika Bapak/Ibu tertarik dengan CV saya, kiranya berkenan untuk menghubungi saya via chat/direct message. Terima kasih.”

Sumber Gambar: YouTube JavierNathaniel

BACA JUGA Cara Menyiasati Syarat ‘Berasal dari Universitas Ternama’ pada Info Lowongan Pekerjaan dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: cvInfo Loker TerminalKontrak HabisLinkedInLionel Messi
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Tips Menggunakan Linkedin Biar Keliatan Profesional dan Dihire Orang

Tips Menggunakan Linkedin Biar Keliatan Profesional dan Dihire Orang

31 Oktober 2019
Info Loker Jakarta 2022 yang Pas Buat Fresh Graduate Terminal Mojok

Loker Jakarta Juli 2022: Info Loker Buat Fresh Graduate

17 Juli 2022
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal

30 Maret 2025
lionel messi dan barcelona mirip marc marquez dan repsol honda mojok.co

Marc Marquez Kayaknya Lagi Disindir waktu Honda Unggah Meme Messi Berseragam Balap

2 September 2020
lionel messi dan argentina

Lionel Messi dan Argentina: Hubungan yang Dipaksakan

5 Juli 2019
Bukan TikTok Atau X, Platform Media Sosial Paling Toxic Adalah LinkedIn

Bukan TikTok Atau X, Platform Media Sosial Paling Toxic Adalah LinkedIn

7 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
Sisi Gelap Budak Elite di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta (Unsplash)

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

20 Juni 2026
Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.