Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sebagai Orang Madura, Saya Sebenarnya Agak Segan Belanja di Warung Madura

Siti Halwah oleh Siti Halwah
29 Juli 2025
A A
Sebagai Orang Madura, Saya Sebenarnya Agak Segan Belanja di Warung Madura

Sebagai Orang Madura, Saya Sebenarnya Agak Segan Belanja di Warung Madura (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di luar Pulau Madura, usaha warung Madura sedang ngetren dan mulai menjamur. Keberadaan warung tersebut merajalela dan tak jarang sering kali menjadi andalan bagi banyak orang. Warung yang dikenal dengan tagline “buka 25 jam, kecuali kiamat” ini tentu mampu menjadi penyelamat bagi orang-orang yang membutuhkan banyak hal di jam-jam rawan tengah malam.

Harga barang yang jauh lebih murah ketimbang minimarket modern seperti Indomaret dan Alfamart juga membuat warung ini menjadi tujuan belanja orang-orang pinggiran. Terpenting, warung ini juga menyediakan layanan pembayaran modern seperti QRIS. Sungguh sebuah inovasi yang memudahkan khalayak.

Akan tetapi sebagai orang Madura yang tinggal di pulau ini, saya sering kali hanya mendengar tentang warung Madura dari media sosial. Keberadaannya di sini hampir nihil hingga awal tahun lalu ia benar-benar muncul di sekitar tempat tinggal saya.

Kesan awal saya tentu kagum meski lebih banyak kagetnya. Ternyata meski berada di Pulau Madura, orang-orang tetap menyebut warung ini dengan nama spesifik “warung Madura”. Padahal saya kira nama itu hanya akan dipakai ketika usaha ini berada di luar Pulau Madura, lho. Ternyata saya keliru.

Meski warung Madura kini mulai merajalela di lingkungan sekitar saya, sebenarnya saya masih agak segan kalau harus berbelanja di sini. Alasannya akan saya sebutkan berikut ini.

#1 Penjualnya bukan orang lokal

Alasan paling utama saya segan berbelanja di warung Madura karena rata-rata penjualnya bukan orang lokal sini. Di daerah tempat saya tinggal, penjualnya adalah pendatang. Bahkan seringnya perantau dan penyewa sebuah ruko.

Mereka bukanlah pemilik tempat tersebut dan tentunya nggak kenal dengan banyak orang dari daerah sini. Hampir sama dengan sistem warung Madura di luar yang juga merupakan orang-orang pendatang.

Nah, karena bukan orang lokal atau tetangga sebelah rumah inilah yang bikin saya dan beberapa teman agak segan berbelanja di sana. Pasalnya, bagi kami proses berbelanja itu bukan sekadar transaksi jual-beli, namun sekaligus bertegur sapa, basa-basi, hingga bertanya kabar dan keadaan saat ini dengan para tetangga.

Baca Juga:

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

Tentunya karena mereka pendatang, saya nggak bisa basa-basi menyapa, dong. Apalagi rata-rata warung Madura di daerah saya sering kali bergonta-ganti penjaga karena sistem tokonya memang bukan kepemilikan. Makanya agak susah kalau mau mengakrabkan diri.

Baca halaman selanjutnya: Semua produk jualan tertata rapi…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2025 oleh

Tags: orang madurawarung madura
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Warung Madura Pahlawan bagi Pekerja Keras di Kota Solo (Ishaq Robin-Unsplash)

Pengalaman Menyenangkan Belanja di Warung Madura yang Tidak Akan Kamu Temui di Indomaret atau Alfamart. Bagi Pekerja Keras di Kota Solo, Warung Madura Adalah Pahlawan!

4 Juni 2025
Warung Madura Kesayangan Rakyat, tapi Anak Tiri Pemerintah (Onyengradar via Shutterstock.com)

Warung Madura, Kesayangan Rakyat tapi Jadi Anak Tiri Pemerintah karena Dianggap Merugikan Karena Buka 24 Jam

3 Mei 2024
5 Barang yang Bikin Indomaret Lebih Unggul daripada Warung Madura yang Buka 24 Jam

5 Barang yang Bikin Indomaret Lebih Unggul daripada Warung Madura yang Buka 24 Jam

18 Juni 2025
Dalam Bahasa Madura Hijau Memang Disebut Biruh dan Tak Perlu Diganti terminal mojok.co

Dalam Bahasa Madura, Hijau Memang Disebut ‘Biruh’ dan Tak Perlu Diganti

9 Februari 2021
6 Barang yang Saya Harap Warung Madura Menjualnya Mojok.co

6 Barang yang Seharusnya Dijual Warung Madura

24 Mei 2025
5 Barang Paling Banyak Dibeli Pelanggan Menurut Penjaga Warung Madura

5 Barang Paling Banyak Dibeli Pelanggan Menurut Penjaga Warung Madura

25 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026
Orang Salatiga vs Kabupaten Semarang Siapa yang Suka Bohong (Unsplash)

Salatiga Memang Dicap Numpang wisata Daerah Kabupaten Semarang, tapi Warga Kabupaten Semarang Lebih Parah karena Ngaku-ngaku dari Salatiga

31 Mei 2026
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026
Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B Terminal

Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B

27 Mei 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.