Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Saudara Saya OKB yang Norak dan Saya Memakluminya

Nar Dewi oleh Nar Dewi
28 Januari 2023
A A
Saudara Saya OKB yang Norak dan Saya Memakluminya

Saudara Saya OKB yang Norak dan Saya Memakluminya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Entah kenapa, tapi bukan sekali-dua kali saya membaca olokan kepada OKB alias Orang Kaya Baru yang katanya norak. Biasanya nih para OKB dibanding-bandingkan dengan old money atau mereka yang sudah sejak dulu kaya raya.

Oke, oke, saya paham banget kalau banyak tingkah OKB yang pantas dianggap norak. Misalnya memakai perhiasan mentereng tidak pada tempatnya sampai pamer membeli barang branded yang bagi old money biasa aja.

Cuma gini lho, saya rasa kenorakan OKB itu masih bisa dimaklumi. Saya bilang begini juga tidak sekadar sok bijak kok. Sebab saya punya saudara yang bisa dibilang OKB juga.

Saudara saya itu, sebut saja namanya Mbak Mawar, adalah sepupu saya yang dilahirkan dari keluarga serba terbatas. Saya masih inget banget waktu Mbak Mawar ini naik sepeda onthel sendiri sementara yang lainnya naik motor. Saya juga inget banget waktu Mbak Mawar tak bisa ikut les privat sementara saudaranya yang lain ikut les.

Di keluarga besar, nasib saya dan Mbak Mawar sebelas dua belas. Jadi saya cukup paham apa yang dia rasakan. Iya, kami sering iri dengan saudara-saudara lain yang lebih beruntung. Untungnya sih kami sekadar iri dalam hati saja dan tidak sampai benci. Saya kira perasaan tersebut manusiawi sekali.

Bertahun-tahun berlalu, saya dan Mbak Mawar jarang berjumpa. Lebaran tahun lalu adalah pertama kali saya bertemu dengannya setelah berbulan-bulan hampir lost contact. Yang mengejutkan tentunya adalah perubahan kondisi Mbak Mawar yang menurut saya makin segar dan kinclong.

Cerita punya cerita, ternyata kakak sepupu saya itu sekarang punya usaha yang cukup baik. Dia mendirikan UKM baju balita. Awalnya hanya diperdagangkan via IG ke teman-temannya. Namun saat ini, ia sudah punya market yang besar.

Atas usahanya itu, status ekonomi Mbak Mawar bisa dibilang naik drastis. Dari yang dulunya suka ngeluh rumah kontrakannya bocor, sekarang malah sudah beli rumah. Dari yang dulu tak punya TV, eh sekarang TV-nya besar sekali.

Baca Juga:

Netizen Indonesia Memang Paling Nggak Sopan, di Tengah Kabar Duka Masih Ada yang Bacot Ngeributin Agama Kiki Fatmala

Punya Tetangga Nyinyir Adalah Sebuah Keuntungan

Oke, Mbak Mawar memang bukan OKB yang benar-benar kaya. Tapi menurut saya, dia sudah sangat berhasil mengubah nasibnya. Sayangnya, kondisi Mbak Mawar itu tak lepas dari sindiran beberapa keluarga saya yang lain. Ada yang bilang Mbak Mawar suka pamer di IG soal usahanya yang laris. Dan ada pula yang komplen katanya Mbak Mawar sekarang sok sibuk waktu diajakin ketemuan.

Yah, sebagai orang yang tidak memiliki IG, saya sendiri merasa agak lucu waktu pertama kali melihat postingan Mbak Mawar yang terlalu banyak membahas usahanya. Tapi, di sisi lain saya juga paham banget bahwa Mbak Mawar membutuhkan validasi.

Iya, validasi, Gaes. Menurut saya, hal inilah yang jarang dipahami orang-orang yang sudah kaya sejak lahir. Buat old money, punya usaha sukses itu biasa aja. Wong bapak emak dan buyut mereka sukses semua. Mereka juga tidak merasa membutuhkan pengakuan orang lain. Toh, selama ini mereka sudah diakui sebagai orkay.

Hal ini berbeda dengan OKB. Banyak sekali OKB yang berangkat dari situasi minim privilege. Selama hidup, mereka harus memendam rasa iri ketika orang lainnya bisa menikmati ini dan itu.

OKB tidak mendapatkan kekayaan dengan mudah dan cuma-cuma. Makanya, saya bodo amat sama kenorakan OKB dan tetap temenan sama Mbak Mawar meski orang-orang bilang dia sekarang nyebelin.

Buat saya, asal si OKB tidak toksik seperti membully orang miskin yang gagal sukses, saya sih akan biasa dengannya. Dia tetap akan jadi teman sekaligus saudara saya. Kalau cuma masalah norak, nanti juga lama-lama hilang setelah mendapatkan validasi yang cukup. Jadi udahlah yah, ndak perlu berlebihan dengan OKB-shaming sambil mendewa-dewakan kesederhanaan old money.

Penulis: Nar Dewi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rodrygo, The Starboy

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2023 oleh

Tags: kekayaannyinyirOKB
Nar Dewi

Nar Dewi

IRT suka nulis

ArtikelTerkait

orang kaya toko emas jual beli emas perhitungan harga ongkos biaya cara menetapkan harga cerita pemilik toko emas emas tua emas muda emas murni produsen emas di indonesia mojok

Mardiyah, Orang Kaya Tegal yang Jadi Bukti Kaya Belum Tentu Bikin Bahagia

8 Mei 2020
Harvest Moon Mengajarkan bahwa Kesuksesan Berawal dari Warisan

Harvest Moon Mengajarkan bahwa Kesuksesan Berawal dari Warisan

9 Januari 2023
Kekayaan Luffy

Menghitung Kekayaan Monkey D. Luffy, Kapten Bajak Laut Topi Jerami

2 April 2020
Belajar Mengelola Keuangan dari Paman Gober

Belajar Mengelola Keuangan dari Paman Gober

9 Mei 2020
Tol Jogja mengorbankan lahan pertanian

Membongkar Nasib Warga Terdampak Proyek Tol Jogja

7 November 2021
asn

Aparatur Sipil Negara (ASN) Bukan Profesi yang Cocok Untuk Orang Nyinyir

15 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

6 Januari 2026
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Ramainya Jogja Sudah Nggak Masuk Akal, bahkan bagi Orang Luar Kota Sekalipun kota jogja

Hal Unik yang Lumrah Terjadi di Perkampungan Padat Penduduk Kota Jogja, dari yang Biasa Saja sampai yang Menyebalkan

8 Januari 2026
Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet Mojok.co

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.