Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein

Rahadian oleh Rahadian
27 Mei 2022
A A
Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein

Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein (DifferR via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu, saya menuju ke suatu tempat dengan menggunakan mobil. Di tengah perjalanan, motor di hadapan saya menyalakan lampu sein belok kanan. Namun, motor itu malah nggak belok-belok. Saya sebenarnya ingin menyalip motor itu tapi khawatir motor ini akan tiba-tiba berbelok ke arah kanan. Kalo saya menyalipnya dari kanan dan motor ini belok ke kanan, pastinya akan terjadi tabrakan. Nah, setelah sekitar tiga kilometer, sein motor itu baru mati. Saya tahu pasti pengendara motor itu lupa mematikan lampu sein.

Tak jarang pengendara lupa mematikan sein. Maklum, manusia kan ada luputnya. Saat saya mengendarai motor dahulu, saya pun terkadang seperti itu. Tapi, masalahnya, hal itu bikin repot pengendara lain. Seperti yang sempat saya singgung di beberapa artikel sebelumnya, kalau berkendara itu nggak sekadar mengoperasikan kendaraan, tapi juga memperhatikan sekitarnya. Nah, pengendara yang lupa mematikan sein itu bikin sekitarnya kerepotan. Yang bikin orang nggak bisa menyalip lah, bikin orang yang di belakangnya terpaksa menunda gas lah.

Saya pikir, pabrikan motor bisa mengintervensi ini. Saya punya tiga usulan yang bisa dipakai oleh pabrikan agar menghindari orang lupa matiin sein motor. 

#1 Beri alarm

Nah, saat mengendarai motor, terkadang fokus pengendara motor itu lebih mengamati jalan. Jadi, karena fokus ini, pengendara motor nggak fokus kalau mereka lupa lampu sein masih menyala. Hal ini bisa diantisipasi dengan memberi alarm.

Alarm ini bisa diaktifkan jika lampu sein menyala lebih dari satu menit atau setelah melewati jarak tertentu. Alarm kan suaranya menyita perhatian banget kan ya, makanya sebaiknya diberi alarm agar orang tak lupa mematikan sein.

Kasih alarm biar cakep (Shutterstock.com)

#2 Mati otomatis

Kalau tadi saran saya adalah alarm menyala setelah sein menyala dalam kurun waktu atau jarak tertentu, nah, kali ini saran saya adalah sein mati setelah menyala dalam waktu atau jarak tertentu. Menurut saya ini bisa diaplikasikan oleh pabrikan, kayak idling assist yang ada di motor matic kekinian. Ini jauh lebih praktis dan canggih.

Bisa kan ya? Bisalah. Wong udah pada bisa bikin kendaraan yang autopilot kok, masa sein mati otomatis aja nggak bisa.

Lampu sein motor (Shutterstock.com)

#3 Perbesar tanda indikator lampu sein dan gunakan warna merah

Pada motor, ada tanda indikator lampu sein yaitu tanda panah. Tanda ini berwarna hijau kalo lampu sein menyala. Nah, tanda indikator panah ini sebaiknya diperbesar. Lalu, gunakan warna merah bukan warna hijau.

Baca Juga:

3 Mobil yang Diam-diam Lebih Masuk Akal untuk Dibeli daripada Beli Motor Baru

Bertanya dengan Nada Lembut pada Pengendara Motor yang Belok Dulu Baru Nyalain Lampu Sein, Kalian Ini Mikir Nggak Sih?

Dengan tanda indikator yang lebih besar, memudahkan pengendara untuk melihatnya saat mengendarai motor. Lalu, mengapa menggunakan warna merah? Warna merah itu kesannya penting. Makanya, lampu lalu lintas berhenti itu berwarna merah. Jadi, kalo lampu indikator berwarna merah, membuat pengendara motor lebih fokus kalo lampu sein sedang menyala.

Namun, usul ini nggak berguna untuk orang yang prek alias nggak peduli sama motor. Indikator oli menyala merah aja pada nggak peduli, apalagi sein kan ya.

Itulah itu saran dari saya yang ditujukan kepada pabrikan motor agar pengendara motor tak lupa mematikan lampu sein. Semoga sih ada pabrikan motor yang mau menerima ketiga saran yang sudah saya utarakan ini, lalu saya mendapatkan hadiah karena memberikan usulan yang bagus. Hehehehe.

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Warga Jogja Jangan Mimpi Kaya kalau Separuh Gajinya untuk Ongkos Transpor

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2022 oleh

Tags: lampu seinMotorpabrikan
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Busi

Pentingnya Mengetahui Jenis Busi Motor dan Cara Membersihkannya

9 Desember 2021
Parkir Sembarangan di Kampus Bisa Masuk Akun Medsos Khusus, Menghibur dan Bikin Kapok Mojok.co

Parkir Sembarangan di Kampus Saya Bisa Masuk Akun Medsos Khusus, Menghibur dan Bikin Kapok

23 November 2023
Niat Baik di Balik Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki

Niat Baik di Balik Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki

7 Mei 2022
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Sungguh Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan

16 Oktober 2025
Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

31 Maret 2023
5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

12 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Bagong, Bus Ekonomi Murah Rasa Jet Tempur

Bus Bagong Surabaya-Jember, Penyelamat Penumpang dari Ancaman Bus Bumel yang Suka Getok Tarif

7 Januari 2026
Omong Kosong Rumah di Desa dengan Halaman Luas Pasti Enak (Unsplash)

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

8 Januari 2026
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

5 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.