Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Tokoh Sang Zhi “Hidden Love” Ngasih Tahu Betapa Nggak Enaknya Jadi Anak Bungsu Perempuan

Siti Halwah oleh Siti Halwah
16 Juli 2023
A A
Tokoh Sang Zhi Hidden Love Ngasih Tahu Betapa Nggak Enaknya Jadi Anak Bungsu Perempuan

Tokoh Sang Zhi "Hidden Love" Ngasih Tahu Betapa Nggak Enaknya Jadi Anak Bungsu Perempuan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang bilang, jadi anak bungsu itu enak. Katanya sih selalu dapat perhatian penuh dari orang tua dan sekitarnya. Kebutuhan anak bungsu juga akan selalu terpenuhi dan jarang banget dapat masalah dengan keluarga—karena seringnya nggak pernah diikutkan dalam diskusi internal keluarga. Padahal realitasnya nggak seenak itu. Lihat saja tokoh Sang Zhi di drama Cina Hidden Love yang baru-baru ini lagi ramai diperbincangkan.

Setelah menamatkan drama Hidden Love dan menonton perjuangan Sang Zhi, saya jadi merasa sangat bersimpati padanya. Mungkin karena kami memiliki beberapa persamaan seperti terlahir sebagai anak bungsu perempuan, punya kakak dan orang tua yang strict, dan agak dimanja sejak kecil.

Beberapa stereotipe mengenai anak bungsu melekat banget sama Sang Zhi dan itu menjadi perjuangannya di masa depan. Saya merinci apa saja kesulitan yang Sang Zhi hadapi dan mungkin saja dialami sama semua anak bungsu perempuan di dunia ini.

Berapa pun usianya, anak bungsu bakalan dianggap sebagai anak kecil

Namanya saja anak bungsu, anak paling terakhir dan nggak ada saudara lain di bawahnya. Karena terlahir sebagai paling akhir, otomatis pandangan orang-orang sekitar pada Sang Zhi Hidden Love akan selalu berasosiasi pada “si kecil”.

Dalam drama Cina satu ini, Sang Zhi bahkan selalu dipanggil dengan sebutan “Xiao Meimei” yang artinya adik perempuan kecil. Apalagi ditambah postur tubuhnya yang kecil. Makin susah deh keluar dari stereotipe ini.

Hal itu tentu bikin Sang Zhi kesulitan. Beberapa kali dia berteriak pada kakak dan orang-orang di sekitarnya untuk berhenti menganggapnya sebagai anak kecil karena dia sudah dewasa, bahkan sudah kuliah. Sang Zhi ingin orang-orang berhenti memperlakukannya seolah dia anak kecil yang nggak tahu dan nggak bisa apa-apa.

Sejujurnya, saya cukup relate dengan situasi Sang Zhi dalam drama Hidden Love itu. Meskipun usia saya sudah lewat 25 tahun, orang-orang di sekitar saya masih sering menganggap bahwa saya adalah anak kecil yang suara dan pendapatnya hampir nggak pernah terdengar dalam diskusi internal keluarga.

Bahkan momen paling aneh yang saya alami adalah di usia segini adalah saya masih sering mendapat salam tempel Lebaran dari para kerabat yang datang ke rumah. Iya, saya yang sudah kerja ini masih sering dapat THR dari sanak keluarga lain. Padahal sebenarnya saya udah bisa ngasih salam tempel juga ke keponakan-keponakan lain.

Baca Juga:

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Kemauan Sang Zhi “Hidden Love” sering kali disalahartikan sebagai pemberontakan

Sang Zhi dalam Hidden Love beberapa kali memiliki keinginan yang sayangnya malah disalahartikan sebagai pemberontakan. Mungkin saking kesalnya sering dianggap sebagai anak kecil yang nggak bisa bikin keputusan apa-apa, beberapa kali Sang Zhi memutuskan untuk melakukan sesuatu tanpa berdiskusi dengan orang tua dan kakaknya.

Sialnya, bukannya bikin orang tua dan kakaknya sadar akan keinginan Sang Zhi, mereka justru menganggapnya lagi dalam fase pemberontakan. Bahkan meskipun Sang Zhi sudah kuliah, dia masih harus berdebat dengan kakaknya untuk mewujudkan keinginan-keinginannya. Misalnya ketika dia memutuskan buat magang dan menetap di Yihe daripada kembali pulang ke Nanwu—yang dianggap kakaknya sebagai bentuk pemberontakan yang lain.

Untuk bagian ini, saya agak salut sama Sang Zhi mengingat saya belum pernah memiliki keberanian senekat itu. Biasanya sih kalau liburan semester akan saya habiskan di rumah saja bersama keluarga. Meskipun sering ada niatan seperti itu, tapi saya selalu urungkan buat mengeksekusinya.

Dianggap nggak pernah bisa mandiri

Kayaknya sih ya semua anak bungsu, khususnya perempuan, pasti bakalan kena sama stereotipe yang satu ini. Percayalah, mengubahnya tuh susat banget, lho. Di drama Hidden Love, Sang Zhi bahkan harus terbang jauh dan menempuh pendidikan di Yihe—yang notabene jauh dari rumahnya di Nanwu—buat membuktikan bahwa dia bisa mandiri.

Sudah kuliah jauh-jauh di Yihe, apakah anggapan keluarga dan orang-orang sekitarnya bakalan berubah? Sayangnya nggak, malah makin menjadi. Sang Zhi harus melakukan video call dengan ibunya setiap hari. Ditanyain lagi di mana, dengan siapa, sudah pulang ke asrama atau belum, sudah makan atau belum, makan apa saja selama seharian ini, dll.

Belum lagi Sang Zhi harus ketambahan sama telepon dari kakaknya, Sang Yan, yang juga sama strict-nya. Sang Yan bahkan meminta temannya, Jia Xu, untuk menjaga Sang Zhi (((dan akhirnya menjadi awal kedekatan mereka))).

Apesnya, setelah berpacaran dengan Jia Xu, stereotipe ini tetap saja nggak hilang. Bahkan hampir menjadi batu sandungan dalam kisah percintaan mereka.

Untungnya sih setelah perjuangan panjangnya, Jia Xu, Sang Yan, dan orang tua Sang Zhi bisa sedikit saja (iya, cuma sedikit, lho) percaya kalau Sang Zhi memang sudah bisa mandiri dan bertanggung jawab akan beberapa hal. Sedangkan di luaran sana, tentunya masih banyak anak bungsu perempuan lain yang masih berjuang di bagian ini.

Nah, buat para anak bungsu perempuan di mana pun kalian berada, tetap semangat, ya. Ayo buktikan kalau kita juga bisa mandiri dan bertanggung jawab kayak si Sang Zhi!

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Hidden Love, Drama Cina yang Bikin para Penggemar Drakor Berpaling.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2023 oleh

Tags: anak bungsudrama cinaHidden LoveSang Zhi
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Drama Cina Bergenre Romance

5 Rekomendasi Drama Cina Bergenre Romance

26 Maret 2023
5 Alasan Drama Cina Kalah Hype ketimbang Drama Korea

5 Alasan Drama Cina Kalah Hype ketimbang Drama Korea

21 Juni 2022
anak sulung

Anak Sulung yang Berkuasa di Rumah

20 Juli 2019
7 Rekomendasi Drama China yang Bisa Ditonton Tanpa Perlu Mikir (Pexels)

7 Rekomendasi Drama China yang Bisa Ditonton Tanpa Perlu Mikir  

9 Maret 2025
kunto aji

Menunggu Kunto Aji bikin Lagu tentang Anak Tengah

14 Juni 2020
anak bungsu tidak enak rentan stres dimaki kakak orang tua wfh disuruh-suruh mojok

Siapa yang Bilang Jadi Anak Bungsu Enak? Maju Sini

22 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

20 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.