Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
25 Juni 2024
A A
Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah tak terhitung berapa kali saya melakukan eksperimen gonta-ganti merek sandal, baik produksi lokal maupun luar. Tujuannya sederhana, ingin tahu merek sandal apa yang bisa membuat saya jatuh cinta. Dari berbagai merek sandal yang pernah dicoba, akhirnya hati saya terpincut pada sandal Pakalolo. Sudah tiga tahun lebih saya menjadi pengguna sandal Pakalolo, baik yang kulit maupun karet. 

Kalau ditanya, kenapa saya jatuh hati pada Pakalolo? Sebagai orang yang berjiwa nasionalis, jawaban pertama saya karena Pakalolo merupakan produk lokal. Jadi sewaktu menggunakan sandalnya, kadar rasa percaya diri saya meningkat seperti berjalan di karpet merah karena merasa mencintai dan menghargai produk buatan tangan bangsa. 

Kualitas sandal kulit Pakalolo patut diacungi jempol

Kalau hanya produk lokal, sebenarnya banyak banget produsen sandal yang bertebaran. Yang membedakan sandal Pakalolo dengan produk lokal lainnya ada pada kualitasnya. Kekuatan sandal ini bisa dibilang tidak kaleng-kaleng. Meski sering terkena air, lapisan sandalnya tidak mudah terkelupas.

FYI aja, saya adalah orang yang suka membasuh sandal ketika selesai pipis di toilet umum. Saya merasa waswas kalau tidak membasuhnya, takut ada sisa najis. Sebagai orang yang suka membasuh sandal, saya merasa heran dengan sandal Pakalolo. Biasanya, kalau pakai sandal merek lainnya, empat atau lima bulan sudah terkelupas lapisannya. Namun, itu tidak terjadi dengan sandal ini. 

Sandal Pakalolo yang saya gunakan, masih bisa mulus, tanpa terkelupas sedikitpun meski sudah bertahun-tahun. Ini sungguh aneh. Dengan keanehan yang ada, sukses membuat saya kepo. Saya coba melakukan riset tentang bahan yang digunakan sandal ini.

Setelah saya telusuri, sandal Pakalolo katanya menggunakan kulit berkualitas. Waktu mengetahuinya, saya coba pegang sandal saya. Saya amati lamat-lamat. Sepertinya informasi yang saya baca memang benar adanya. Kulitnya tebal dan jahitannya detail.

Sandal karetnya tak mudah bau meski terkena air

Kekaguman saya tidak berhenti pada sandal kulitnya. Saya juga kagum pada sandal karetnya. Kualitas sandal karet Pakalolo juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Kali ini bukan tentang mudah terkelupas atau tidak jika terkena air. Karena sandal karet memang kuat air, sehingga tidak mudah terkelupas. 

Itu sudah saya buktikan dengan menggunakan sandal karet merek lainnya. Tapi yang unik dari sandal karet Pakalolo adalah tidak mudah bau meski terkena air. 

Baca Juga:

4 Rekomendasi Tumbler Lokal Harga Murah Kualitas Juara, Nggak Kalah dari Tumbler Jutaan

Kanky, Sepatu Lokal Rasa Internasional. Terbaik!

Kalian harus tahu, salah satu kelemahan sandal karet adalah mudah bau kalau terkena air karena mudah lembab. Jika sandalnya bau, bisa membuat aroma kaki menjadi tak sedap. Tapi entah kenapa, jika menggunakan sandal Pakalolo, tidak timbul aroma yang tak sedap. Meski pernah saya gunakan ketika tergenang banjir, tetap saja tak meninggalkan bau. 

Kata teman, sandal karet Pakalolo yang saya gunakan tipis. Jadi, sirkulasi udaranya mudah. Awalnya saya percaya jawaban dari teman. Tapi kepercayaan saya tidak bertahan lama. Soalnya ayah saya juga punya sandal Pakalolo karet. Bahannya lebih tebal dan pernah saya gunakan menyiram bunga. Meski terkena air, sandal ayah saya juga tidak meninggalkan bau.

Sampai sekarang saya tak tahu jawabannya secara pasti, kenapa sandal karet Pakalolo tidak mudah bau meski terkena air. Saya hanya bisa membuat hipotesis, barangkali ada desain khusus di sandal karetnya yang bisa memperlancar sirkulasi udara. 

Terasa ringan saat digunakan dan juga nyaman dipakai jalan

Entah hipotesis saya benar atau salah, yang pasti kelebihan lain dari sandal Pakalolo ada pada kenyamanannya saat berjalan. Meski terbuat dari bahan yang solid, tapi tak membuat penggunanya merasa berat waktu berjalan. Justru sebaliknya, saat digunakan terasa ringan seperti tak ada beban berat di kaki saya. 

Ketika berbelanja di mall, saya lebih suka menggunakan sandal Pakalolo. Karena ringan saat dipakai, jadinya kalau dibawa jalan memutari mall, membuat kaki tidak mudah lelah. Berbeda jika sandal yang saya gunakan terasa berat. Biasanya baru berjalan 30 menit saja kaki saya sudah terasa pegal. 

Dengan kenyamanan yang dirasakan, saya punya suatu keinginan. Jika kelak butuh membeli sandal lagi, sandal Pakalolo akan menjadi prioritas untuk saya beli. Selain berkualitas, harganya juga masih bersahabat di dompet.

Di sisi lain, saya suka warna sandal Pakalolo. Warnanya simpel, tapi tidak terlihat murahan. Selain itu ornamen kecil pada sandal membuatnya terlihat elegan. 

Kendati demikian, keinginan saya rasanya tak mudah. Sebab, saya merasa pemasaran sandal Pakalolo masih belum masif. Jarang toko yang menjual sandal ini. Setahu saya, di Lumajang dan Sumenep hanya ada satu toko yang menjualnya. Itu pun pilihannya terbatas. Di beberapa mall Surabaya, saya juga jarang melihat gerai Pakalolo atau toko yang menjual sandal ini. 

Jadi, teruntuk pihak Pakalolo coba dipikirkan ulang konsep pemasarannya. Jangan sampai masyarakat tidak tahu ada produk sebagus ini. Sayang banget, kan? 

Penulis: Akbar Mawlana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Sandal Swallow Hasil Kolaborasi yang Keren biar Nggak Lagi Tertukar.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2024 oleh

Tags: local prideproduk lokalsandalsandal pakalolo
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

4 Toko Baju Andalan para Mahasiswi Unsoed Purwokerto Terminal Mojok

4 Toko Baju Andalan para Mahasiswi Unsoed Purwokerto

22 November 2022
sandal kanan kiri sein kanan kiri ibu-ibu perempuan new normal mojok.co

Kanan atau Kiri? Ah, Sama Saja!

1 Juni 2020
Merek Cap Lang, Produk Asal Jerman yang Dikira Brand Lokal

Merek Cap Lang, Produk Asal Jerman yang Dikira Brand Lokal

6 Juli 2023
Ironi Brand Ambassador Produk Kecantikan Lokal yang Nggak Lokal Sama Sekali terminal mojok

Ironi Brand Ambassador Produk Kecantikan Lokal yang Nggak Lokal Sama Sekali

24 September 2021
4 Rekomendasi Tumbler Lokal Harga Murah Kualitas Juara, Nggak Kalah dari Tumbler Jutaan

4 Rekomendasi Tumbler Lokal Harga Murah Kualitas Juara, Nggak Kalah dari Tumbler Jutaan

24 November 2025
Perancang Sandal Gunung Jepit Layak Masuk Surga karena Karyanya Sangat Berguna Terminal Mojok

Perancang Sandal Gunung Jepit Layak Masuk Surga karena Karyanya Sangat Berguna

9 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.