Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Sambal Tumpang, Kuliner Salatiga yang Terbuat dari Tempe Busuk. Semakin Busuk, Semakin Nikmat!

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
22 Februari 2024
A A
Sambal Tumpang, Kuliner Salatiga yang Terbuat dari Tempe Busuk. Semakin Busuk, Semakin Nikmat! Mojok.co

Sambal Tumpang, Kuliner Salatiga yang Terbuat dari Tempe Busuk. Semakin Busuk, Semakin Nikmat! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Salatiga kaya akan kuliner lezat. Salah satu sajian banyak digemari adalah Sambal Tumpang Salatiga. Kuliner Salatiga ini begitu ikonik karena menggunakan tempe busuk sebagai bahan utama. Terdengar aneh dan menjijikkan memang, tapi percayalah sambal tumpang sangat nikmat. 

Kalau kalian mampir ke Salatiga, sambal tumpang sangat mudah ditemui, biasanya dijajakan pinggir-pinggir jalan. Sepertinya hampir setiap ruas jalan di Kota Gastronomi ini ada penjual sambal tumpang. Iya, sepopuler sambal tumpang di Salatiga.

Salah satu yang menjadi favorit warga adalah sambal tumpang koyor.  Panganan ini adalah perpaduan dari sambal tumpang, tahu, koyor, dan santan. Lucunya kadang ada yang menyebut sajian ini dengan nama kolak tahu. 

Terbuat dari tempe busuk, tapi enak

Sambal tumpang terbuat dari tempe berusia tua yang lebih sering disebut warga sebagai tempe busuk. Tempe yang dimaksud adalah tempe yang sudah bertekstur lembek, warna kecokelatan, dan beraroma khusus. Terdengar menjijikan memang, tapi kalau sudah diolah menjadi sambal, dijamin kalian akan lupa kalau sambal ini terbuat dari tempe busuk. 

Tempe tua seperti itu biasanya dijual dengan harga yang sangat murah, sekitar Rp1.000 saja per tempe. Ada beberapa tingkat kebusukan tempe yang dijual, mulai dari busuk sedang hingga busuk banget yang sering disebut dengan busuk nemen. Kebanyakan orang lebih menyukai tempe busuk nemen. Katanya, kalau diolah jadi sambal tumpang, tempe busuk nemen akan mengeluarkan rasa yang lebih gurih, kuah lebih kental, pokoknya enak!

Saat pertama kali menjajal sambal tumpang ini, kesan awal yang muncul adalah rasa yang medok. Ya bagaimana nggak medok, ada berbagai macam bumbu dalam pengolahannya. Bumbu-bumbu itu ada bawang-bawangan, cabai, kencur, santan, dan jelas tempe busuk sebagai kuncinya.  

Sekilas, sambal tumpang memang terlihat kotor. Banyaknya bahan yang tercampur membuat tampilanya seperti campuran asal-asalan saja. Tapi, setelah mencicipi rasanya, saya yakin kesan kotor itu langsung sirna. Apalagi ditambah bubur, rasanya semakin nikmat. Nggak heran kalau makanan ini memang menjadi comfort food di Salatiga. Hampir seluruh warga mulai dari anak-anak hingga orang tua menyukainya. 

Koyor kental yang menyeimbangkan rasa sambal tumpang

Bagi pecinta jeroan dan daging-dagingan, bagian koyor sapi pasti sudah tidak asing lagi. Tekstur koyor yang kenyal memang disukai orang, sehingga banyak sekali kuliner yang menggunakan koyor dalam olahannya. Tidak terkecuali sambal tumpang.

Baca Juga:

4 Hal yang Membuat Orang Salatiga seperti Saya Kaget ketika Hidup di Solo

Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik

Paduan kenyalnya koyor dan sambal tumpang sangatlah pas. Apalagi kalau koyor dimasak dengan baik dan bersih, sangat menggugah selera. Nggak heran kalau banyak pelancong khusus ke Salatiga untuk mencari panganan ini. 

Tidak sulit menemukan sambal tumpang koyor di Salatiga. Menu ini ada di mana-mana, hampir seluruh warung makan menjualnya. Kuliner ini juga bisa dinikmati kapan saja, pagi hari maupun malam hari. Kalau di pagi hari, sambal tumpang koyor biasanya disajikan dengan bubur gurih, namanya bubur sambel godog. Paduan bubur hangat gurih dimakan bersama tahu yang bumbunya medok, memang sangat pas.

Itulah sambal tumpang koyor Salatiga, sajian dengan tempe busuk yang melegenda. Sesekali kalian wajib mencoba ini untuk merasakannya. Ayo segera ke Salatiga!

Penulis:Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kupat Tahu Magelang Nggak Cocok di Lidah Orang Jombang, Rasanya Terlalu Manis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Februari 2024 oleh

Tags: kuliner khas salatigaSalatigasambal tumpangsambal tumpang koyorsambal tumpang salatiga
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Atlantic Dreamland Salatiga, Primadona yang Kini Terbengkalai Mojok.co

Atlantic Dreamland Salatiga, Primadona yang Kini Terbengkalai

30 November 2024
Salatiga, Destinasi Wisata Menarik tapi Nggak Semua Orang Bakal Nyaman Liburan ke Sini

Salatiga, Destinasi Wisata Menarik tapi Nggak Semua Orang Bakal Nyaman Liburan ke Sini

28 Mei 2025
4 Hal Sepele yang Bisa Bikin Orang Salatiga Marah

4 Hal Sepele yang Bisa Bikin Orang Salatiga Marah

13 Juli 2025
UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan (Unsplash)

UIN Salatiga Membingungkan dan Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan Banyak Orang

22 Januari 2024
Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

28 Desember 2023
UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan (Unsplash)

UIN Salatiga: Kampus Sunyi, Tak Terkenal, dan Hanya Bisa Iri dengan Kampus Lain

28 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026
TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.