Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang

Revi AM oleh Revi AM
5 April 2023
A A
Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang

Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang (Sabjan Badio via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuah terlalu encer

Kuah sate dibuat dari kaldu rebusan daging yang dicampur dengan berbagai jenis rempah yang dihaluskan dengan cabai. Kemudian secara bertahap tepung beras ditambahkan sambil diaduk hingga tercapai tingkat kekentalan yang tepat.

Sayangnya, ketika disajikan, kuah sate Padang kadang-kadang terlalu encer. Hal tersebut bisa terjadi karena tepung beras yang digunakan terlalu sedikit, menggumpal, atau tidak tercampur dengan baik karena kurang diaduk.

Selain itu kekentalan kuah juga dipengaruhi oleh suhu. Biasanya panci kuah ditempatkan dekat dengan tungku pemanggang. Jika kurang panas, kuah akan mencair, yaitu kaldu dan tepung beras tidak menyatu. Kira-kira bisa dianalogikan sebagai “pecah santan” pada masakan gulai.

Lontong atau ketupat lembek dan berair

Sebagaimana halnya nasi, lontong atau ketupat dalam sepiring sate Padang berfungsi sebagai material pengisi yang memberikan sensasi kenyang pada lambung. Tak jarang jika ada pembeli yang merasa belum cukup kenyang, mereka akan menambah satu ketupat tambahan.

Jika beras yang digunakan terlalu sedikit, ketupat akan menjadi lembek. Umumnya, lontong dan ketupat dapat bertahan di suhu ruangan hingga dua hari. Namun jika penanganannya tidak tepat—misalnya tidak diangin-anginkan—ketupat akan berair dan lengket. Jika sudah begini bisa mempengaruhi kenikmatan sate Padang.

Tidak ada pelengkap sate Padang

Meskipun tidak wajib, bagi beberapa pelanggan, keberadaan pelengkap menjadi nilai tambah tersendiri. Misalnya, taburan bawang goreng yang dapat menambah gurihnya seporsi sate Padang. Atau, tambahan jangek dan keripik singkong balado yang dijual terpisah dan mampu menambah kemeriahan acara makan.

Oh ya, sudah pernah coba makan kerupuk kulit dengan kuah sate, kan? Kalau belum, cobain, deh. Lamak bana!

Kehabisan sate Padang

Bayangkan, kita mengidamkan sepiring sate Padang untuk berbuka puasa. Sepulang kerja, kita bergegas menembus macet dan hujan untuk singgah di lapak langganan. Saat sampai di parkiran 10 menit sebelum waktu berbuka puasa, terlihat sedikit pembeli yang mengantre. Stok kelihatannya masih aman.

Baca Juga:

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Akan tetapi sayangnya, ketika tiba di kedai, si uda bilang, “Maaf, Mas, sudah habis.”

“Itu bukannya masih banyak ya, Da?”

“Pesanan kakak ini, baru aja. 25 bungkus.”

“Buset.” Untung kakaknya manis. Eh…

Saya tidak melayani debat bahwa kehabisan incaran merupakan bentuk kekecewaan terbesar bagi seorang penikmat sate Padang. Sebenarnya ini juga berlaku untuk semua pencinta kuliner, sih.

Sengaja ditaruh terakhir, biar relate. Hehehe…

Gimana? Apakah sudah cukup terwakili? Atau kalian punya pengalaman lainnya ketika menyantap sate Padang? Mudah-mudahan tidak membuat kalian kapok dan bisa terus menikmati anugerah kekayaan kuliner Nusantara, ya.

Penulis: Revi AM
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membedah Komponen-komponan dalam Keanekaragaman Sate Padang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 April 2023 oleh

Tags: masakan padangminangorang minangpilihan redaksisate padang
Revi AM

Revi AM

Penikmat kuliner.

ArtikelTerkait

Tanggapan Keturunan Gusti Ahmad: Kami Tidak Ingin Rebut Takhta Kraton terminal mojok.co

Tanggapan Keturunan Gusti Ahmad: Kami Tidak Ingin Rebut Takhta Kraton

14 November 2021
Curhatan Mahasiswa Angkatan Pertama Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang Mojok.co

Curhatan Mahasiswa Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang 

18 Mei 2024
7 Band Indonesia yang Semakin Tenar setelah Ganti Vokalis Terminal Mojok

7 Band Indonesia yang Semakin Tenar setelah Ganti Vokalis

6 Desember 2022
5 Jembatan Ikonik di Jogja yang Menyimpan Kisah Unik hingga Mistik Terminal Mojok

5 Jembatan Ikonik di Jogja yang Menyimpan Kisah Unik hingga Mistik

16 Juli 2022
Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

22 November 2023
KPop Itu Cuma Hiburan, Plis Sesama Fans Nggak Usah Banyak Tuntutan! terminal mojok.co

KPop Itu Cuma Hiburan, Plis Sesama Fans Nggak Usah Banyak Tuntutan!

29 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.