Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bagi Saya, Rujak Bakso Adalah Perpaduan Makanan yang Gagal dan Nggak Menggugah Selera

Siti Halwah oleh Siti Halwah
13 Mei 2025
A A
Bagi Saya, Rujak Bakso Adalah Perpaduan Makanan yang Gagal dan Nggak Menggugah Selera

Bagi Saya, Rujak Bakso Adalah Perpaduan Makanan yang Gagal dan Nggak Menggugah Selera (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika harus menyebutkan satu perpaduan makanan yang menurut saya nggak cocok blas, saya akan dengan lantang menyebut rujak bakso. Bagi saya, perpaduan antara rujak dan bakso itu adalah sesuatu yang lahir dari paksaan, sama sekali nggak menggugah selera makan.

Rujak bakso bikin kuah bakso nggak lagi terlihat segar

Ada berbagai alasan mengapa saya bisa berpendapat seperti itu, salah satu yang paling utama adalah karena cita rasa rujak menghilangkan kesegaran rasa kuah bakso. Bakso yang biasanya disajikan dengan kuah bening segar nan menggoda, justru berakhir keruh karena campuran bumbu rujak.

Membayangkannya saja saya sudah nggak berselera. Rasanya seperti kehilangan teman lama yang disayang sepenuh kasih. Bakso yang saya kenal seperti bukan lagi seperti bakso biasanya. Ia sudah ternodai dengan bumbu-bumbu rujak.

Sayuran rebus nggak cocok dipadukan dengan kuah bakso

Sayuran yang cocok disandingkan dengan bakso biasanya adalah sayur-sayuran mentah seperti sawi, kubis/kol, dan taoge. Sayur-sayur tersebut menambah cita rasa bakso dengan bunyi krenyes saat dimakan. Kalau harus dicampur dengan rujak, tentu saja hal ini bertolak belakang!

Rujak rata-rata menggunakan sayuran rebus yang sudah matang sempurna dan terkadang malah sudah lembek, seperti kangkung, taoge, dan kacang panjang. Jika dicampur dengan kuah bakso, maka rasa baksonya nggak akan lagi nikmat. Nggak ada lagi sensasi bunyi krenyes-krenyes dari sayur-sayuran mentah tadi. Bakso sudah seperti kehilangan jati dirinya.

Makanya saya berani menyatakan kalau kedua makanan ini punya visi-misi yang berlawanan. Nggak seharusnya disandingkan bersama dalam satu mangkuk. Rasanya amburadul, bertolak belakang satu sama lain.

Bumbu petis dan kacang dari rujak menghilangkan segala rasa bakso

Menyambung poin pertama, rujak itu adalah makanan dengan bumbu dasarnya yaitu kacang dan petis. Kacang dan petis jika bersatu akan menghasilkan rasa yang nikmat dan kuat, juga sangat lekat di lidah.

Bayangkan saja, makanan dengan cita rasa sekuat itu harus dicampur dengan kuah bakso yang bening. Ya jelas lah, kuah baksonya bakalan kalah bersaing. Bahkan bisa dibilang, sama sekali nggak ada sisa rasa bakso dalam makanan bernama rujak bakso itu. Baksonya sudah dihilangkan paksa oleh segerombolan petis dan kacang tadi.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Baksonya nggak bisa ditambah saus dan kecap

Sebagai orang yang menganut sekte makan bakso dengan kuah keruh hasil campuran sambal, saus, dan kecap. Maka makanan berjenis rujak bakso nggak bisa saya toleransi. Tentu saja hal ini karena rujak bakso nggak cocok buat ditambah dengan berbagai printilan pelengkap yang saya sebutkan tadi.

Rasa rujak bakso yang dominan kacang dan petis itu mungkin masih cocok kalau ditambahkan sambal karena ia hanya menambah rasa pedas saja. Tapi, kalau rujak bakso diteteskan saus dan kecap? Jelas nggak akan bisa.

Pertama, nggak pernah ada rujak yang dikasih kecap dan saus karena itu menyalahi kodrat rujak yang sebenarnya. Kedua, rasa petis hitam yang merupakan bumbu dasar rujak sudah manis, tentunya nggak akan cocok kalau harus bertemu dengan kecap.

Ketiga, saus bakso yang merah merona itu tetap bukanlah lawan sebanding kacang dan petis. Ia pasti akan kalah. Kalaupun nekat untuk dicampur bersamaan, rasanya bakalan enek dan nggak karuan di lidah.

Sebenarnya, saya nggak anti kok dengan perpaduan dua makanan enak yang salah satunya adalah rujak. Contohnya rujak lontong mi. Menurut saya, lontong mi yang punya sambal dari petis hitam itu memang sangat cocok dipadukan dengan rujak karena keduanya punya korelasi bumbu yang sama, yaitu petis hitam.

Namun untuk perpaduan rujak bakso, mohon maaf saja ya. Bagi saya, keduanya nggak cocok blas!

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Makanan Khas Jawa Timur yang Sebaiknya Nggak Buru-buru Ditawarkan pada Teman Bulemu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2025 oleh

Tags: rujak bakso
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto” Mojok.co

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto”

25 Januari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.