Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah

Firdaus Al Faqi oleh Firdaus Al Faqi
9 April 2023
A A
Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah merek rokok ilegal

Rokok Luffman: Rokok Ilegal yang Katanya Mirip Marlboro Merah, Aslinya Bikin Muntah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Katanya, rokok Luffman ini mirip Marlboro merah dari segi rasa. Padahal aslinya mah kayak sampah!

Mengeluh adalah salah satu aktivitas yang sejak dulu, tak pernah hilang dari hidup para perokok. Naiknya harga barang yang menghasilkan asap kenikmatan itu menjadi salah satu alasan mengapa para perokok mengeluh.

Yap, saya juga melakukan hal yang sama. Saya sudah merokok sejak SMA. Dari harga Surya 12 masih Rp12.000 sampai saat ini dengan harga Rp24.000. Sudah naik dua kali lipat dan tentu saja, mengeluh adalah hal yang wajar.

Bukan hanya Surya 12 saja yang harganya naik, tapi kenaikan harga juga berlaku untuk rokok lainnya. Alih-alih berhenti, saya mencoba beberapa jenis rokok baru. Mulai dari yang legal dengan bea cukai sampai dengan yang ilegal.

Dan yang ingin saya bicarakan adalah rokok ilegal, utamanya Luffman. Saya punya harapan yang tinggi pada rokok ini.

Beberapa review mengatakan bahwa rasa dari rokok itu mirip dengan Marlboro Merah. Tentunya, perokok manapun jadi tertarik untuk mencobanya. Beberapa kawan yang saya miliki juga menyarankan untuk mencoba Luffman ini karena mereka bilang cukup enak untuk ukuran rokok ilegal.

Luffman murah meriah

Ada dua hal yang diunggulkan. Selain katanya mirip Marlboro, harga dari rokok ini juga sangat murah meskipun hanya bisa dibeli lewat marketplace. Harganya hanya sekitar Rp 60.000. Mahal? Bentar dulu.

Dengan harga segitu, saya bisa dapet satu slop atau sepuluh bungkus rokok. Yap, jadi harganya sekitar Rp6.000-an saja. Ditambah ongkir jadinya sekitar Rp100 ribuan. Masih worth lah saya pikir.

Baca Juga:

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

Tangsel Dikepung Sampah, Aromanya Mencekik Warga, Pejabatnya ke Mana?

Dengan perasaan penuh harap, saya pun menunggu kedatangan dari rokok murah yang rasanya mirip Marlboro Merah ini. Setelah beberapa hari, rokok pesanan saya datang dan kebahagiaan hanya satu-satunya kondisi yang bisa saya rasakan. Paketnya datang sore hari, artinya saya harus menunggu sampai waktu berbuka tiba.

Saya pun udah nggak beli lagi rokok yang biasanya diisap, karena mikirnya rokok Luffman ini sudah bisa menggantikannya.

“Udah murah, dan katanya, rasanya enak pula,” pikir saya.

Penantian yang sia-sia

Rokok Luffman ini kan ilegal, ya. Lalu saya juga pernah baca kalau ada banyak rokok Luffman yang disita dan ketahuan petugas bea cukai dan pihak berwajib. Akhirnya ada cukup banyak rokok Luffman dengan nilai milyaran yang dipotong jadi dua, dihancurkan, dan dibuang. Ini juga memperkuat harapan saya dengan rokok ini. Saya mikir kalau rokok ini sampai ketemu dan dihancurkan, mungkin rasanya seenak itu. Tapi ternyata nggak juga.

Harapan sering hanya jadi harapan, dan kenyataan adalah pil pahit yang paling dirasakan. Berlaku juga ketika saya mencoba rokok Luffman ini. Pahit, pahit banget malah. Di sini saya mungkin disadarkan, bahwa nggak semua review dari entah itu komunitas rokok atau mungkin mulut teman bisa dipercaya. Nggak semua rekomendasi itu bisa diikuti, dan nggak semua saran bisa diterapkan. Terbukti dari ketika saya mencoba rokok Luffman ini.

Luffman nggak mirip Marlboro Merah, tapi mirip sampah

Mungkin sub judul ini udah bisa jelasin. Yap, rasanya benar-benar nggak seperti yang saya bayangkan yakni rasa Marlboro Merah. Tapi lebih mirip ke rasa sampah.

Saya pernah mencoba beberapa rokok ilegal dengan brand yang cukup bikin ketawa. Ada rokok merk Dalil, Gudang Gudang, bahkan yang paling lucu adalah rokok dengan merek Gran Max yang rasanya memang seperti asap knalpot.

Tapi serius, kalau rokok Luffman ini lebih mirip rasa sampah. Pas kecil saya sering penasaran dengan rokok. Akhirnya saya nyoba bikin rokok sendiri mulai dari pakai klobot atau kulit jagung, kertas buku tulis yang digulung, sampai dengan sampah dari daun kering yang bisa ditemukan di depan rumah.

Nah, rokok Luffman ini mirip yang terakhir. Cuma ditambahin filter dan lebih halus saja. Rasa Marlboro Merah yang begitu candu, sebaiknya tidak dibandingkan dengan rasa rokok Luffman ini karena bukan 11-12, tapi 11-10.000. Jauh banget rasanya. Nggak percaya? Monggo dicobain sendiri.

Eh jangan, rokok ilegal. Baiknya jangan dibeli. Biar saya saja yang kebagian dosa.

Harapan, kenyataan, dan doa

Yap, saya menyesal telah membelinya. Saya hanya mencoba satu batang saja. Lebih parah dari itu, dua tiga isapan saja. Setelah itu batangan rokok Luffman langsung saya buang karena sama sekali nggak ada mirip-miripnya dengan Marlboro Merah.

Manusia hidup bukan hanya untuk harapan-harapan. Tapi juga menahan kekecewaan dari kenyataan. Begitu juga ketika harapan saya pupus dan kenyataan rokok Luffman yang demikian. Pedih, pak.

Reviewnya bagus, kenyataannya nggak enak mampusss. Saya pun akhirnya mengambil keputusan untuk tetap merokok merk yang biasa saya gunakan. Yang enak, legal, dan juga cukup mahal bagi saya. Memang perkara rokok, wajib legal. Memang cukainya mencekik dan akan dibuat mencekik (dengan alasan apa pun, yang penting mahal). Tapi setidaknya sih terjamin rasanya.

Setelah mencobanya, setiap hari akhirnya berdoa agar rezeki bisa tercukupi untuk menikmati anugerah tembakau yang telah Tuhan tumbuhkan di dunia ini. Semoga bisa beli rokok-rokok enak, yang legal, meskipun sedikit mahal.

Penulis: Firdaus Al Faqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jauhi Rokok Ilegal, Dekati Tingwe

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2023 oleh

Tags: luffmanmarlboro merahrokok ilegalSampah
Firdaus Al Faqi

Firdaus Al Faqi

Sejak lahir belum pernah pacaran~

ArtikelTerkait

3 Alasan Kenapa Alun-alun Situbondo Nggak Ramah Buat Pengunjung, dari Masalah Sampah hingga Keamanan yang Dipertanyakan!

3 Alasan Alun-alun Situbondo Nggak Ramah Buat Pengunjung, dari Masalah Sampah hingga Keamanan yang Dipertanyakan!

23 Maret 2025
Tidak Ada Satu pun Pantai di Karawang yang Bisa Dibanggakan, Semuanya Kotor Tertimbun Sampah!

Tidak Ada Satu pun Pantai di Karawang yang Bisa Dibanggakan, Semuanya Kotor Tertimbun Sampah!

14 Februari 2024
Pemerintah Tangerang Raya Sibuk Bangun Dinasti hingga Nggak Peduli Soal Sampah dan Polusi

Pemerintah Tangerang Raya Sibuk Bangun Dinasti hingga Nggak Peduli Soal Sampah dan Polusi

1 Juni 2024
Apakah Anjuran Membuang Sampah pada Tempatnya Masih Relevan?

Kenapa Sulit Sekali Rasanya Menumbuhkan Kepedulian Orang Indonesia terhadap Sampah?

5 Oktober 2022
Bukannya Senang, Warga Malah Resah ketika Mojokerto Berkembang Pesat Mojok.co

Bukannya Senang, Warga Malah Resah ketika Mojokerto Berkembang Pesat

22 Juni 2024
Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas Mojok.co

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

10 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.