Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Review Bus PO Narendra Rute Ponorogo-Semarang: Berasa Melaju di atas Awan

Rezha Rizqy Novitasary oleh Rezha Rizqy Novitasary
26 Februari 2023
A A
Review Bus PO Narendra Rute Ponorogo-Semarang: Berasa Melaju di atas Awan

Review Bus PO Narendra Rute Ponorogo-Semarang: Berasa Melaju di atas Awan (Akun Instagram PO Narendra)

Share on FacebookShare on Twitter

Tempat duduk bus Narendra yang nyaman

Tempat duduk dalam bus Narendra ini cukup lebar. Tampaknya buat orang yang gemuk, masih muat tanpa menyenggol bahu penumpang sebelahnya. Oh, ya kita juga bisa pesan tempat duduk ya saat beli tiket. Jadi nggak perlu berebut kursi dengan penumpang lain.

Hawa segar dari pendingin AC segera membuat saya nyaman. Bahkan saking dinginnya, saya perlu menutup lubang AC yang ada di atas kepala. Kursi yang empuk dan sandarannya bisa digeser sekitar 45 derajat ke belakang langsung membuat saya siap tertidur. Selain itu juga ada fasilitas bantal dan selimut.

ADVERTISEMENT

Di atas awan

Begitu bus berjalan, rasanya benar-benar terbang di atas awan. Pasalnya nggak terasa sama sekali goncangannya. Dengan fasilitas tempat duduk yang senyaman ini, rasa-rasanya saya sudah siap tertidur pulas hingga sampai di tempat tujuan.

Di bagian bawah, ada pijakan kaki yang bisa dinaikkan dan dipakai buat menyandarkan kaki. Nah, ini penting sekali. Soalnya kalau kaki agak menggantung di bus biasanya gampang bengkak. Sehingga jadi sakit saat turun dari bus dan dipakai buat berjalan.

Di bagian depan, ada sebuah layar yang menampilkan video musik. Itu merupakan salah satu fasilitas bus. Namun, kalau menurut saya baiknya dimatikan saja, ya. Apalagi saat lampu bus sudah dimatikan. Pasalnya cahayanya yang terang cukup mengganggu kalau bagi saya yang suka tidur dalam keadaan gelap. Tapi, masih bisa saya atasi dengan memakai penutup mata.

Selain itu penumpang juga dapat fasilitas snack yang isinya kue basah, makanan ringan, air mineral, dan susu. Lumayan, lah, buat mengganjal perut yang belum makan malam. Penumpang juga diperbolehkan mengambil air mineral yang ada di bagian belakang, dekat dengan pintu.

Waktu istirahat yang lumayan

Sesampainya di Sragen, bus mampir ke salah satu rest area. Rupanya kita dapat fasilitas makan dengan menu yang lumayan. Waktu mampirnya pun cukup. Saya sempat makan dengan tenang, menikmati buah, dan ke toilet dua kali. Pun juga tidak terlalu lama sehingga memakan waktu yang panjang.

Begitu perut kenyang, saya kembali tertidur. Selama perjalanan, kecepatan bus stabil sehingga tubuh saya tidak berguncang ke sana kemari. Tahu-tahu bus Narendra sudah memasuki wilayah Kota Semarang. Saya dan kawan dibangunkan. Ditanya mau turun di sebelah mana. Begitu mendekati tempat yang dimaksud, bus keluar dari tol. Bus menepi demi menurunkan kami berdua.

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

Secara umum, perjalanannya menyenangkan. Turun dari bus, nggak ada ceritanya badan pegal-pegal karena kecapekan duduk atau kaki menggantung. Kapan-kapan kalau mau bepergian ke arah Semarang saya mau naik bus Narendra ini lagi. Tentunya setelah memastikan adanya toilet di dalam busnya, ya.

Sumber gambar: Akun Instagram PO Narendra

Penulis: Rezha Rizqy Novitasary
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Review Bus Bumel Jogja-Solo Sebagai Solusi Jika Kehabisan Tiket Prameks

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2023 oleh

Tags: BusPO NarendraponorogoReviewSemarang
Rezha Rizqy Novitasary

Rezha Rizqy Novitasary

Seorang perempuan, pengajar SMA, dan penikmat waktu pagi.

ArtikelTerkait

4 Hal Sederhana yang Bikin Orang Semarang Kesal, Jangan Lakukan di Depan Mereka

4 Hal Sederhana yang Bikin Orang Semarang Kesal, Jangan Lakukan di Depan Mereka!

14 Juli 2025
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Habis Rosalia Indah, Terbitlah Gunung Harta: Bus dengan Fasilitas Elite, tapi Atasi Masalah Sulit

Habis Rosalia Indah, Terbitlah Gunung Harta: Bus dengan Fasilitas Elite, tapi Atasi Masalah Sulit

13 Agustus 2025
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Pengalaman Naik Bus Sampri Rute Humbahas-Tapanuli: Rasanya Seperti Naik Sumber Selamat, tapi Lebih Ugal-ugalan

Pengalaman Naik Bus Sampri Rute Humbahas-Tapanuli: Rasanya Seperti Naik Sumber Selamat, tapi Lebih Ugal-ugalan

22 September 2025
Ubah Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo Jadi Mirip Jalan Malioboro Adalah Gagasan yang Maksa terminal mojok.co

Ubah Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo Jadi Mirip Jalan Malioboro Adalah Gagasan yang Maksa

16 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang  Mojok.co

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

19 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026
Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.