Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Resolusi 2023 Kalian Gagal? Nggak Apa-apa, Resolusi 2024 Juga Bakal Gagal kok, Tenang Saja

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 Desember 2023
A A
Resolusi 2023 Kalian Gagal? Nggak Apa-apa, Resolusi 2024 Juga Bakal Gagal kok, Tenang Saja (Pixabay.com)

Resolusi 2023 Kalian Gagal? Nggak Apa-apa, Resolusi 2024 Juga Bakal Gagal kok, Tenang Saja (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Rencana awalnya, saya mau menulis artikel ini di penghujung tahun. Biar bisa jadi bahan refleksi bersama, atau ya karena memang momennya pas dengan saat-saat orang bikin resolusi tahun baru saja. Tapi saya pikir-pikir lagi, pada 10 hari terakhir Desember, orang tak peduli tentang refleksi. Mereka lebih peduli mengisi stok anggur merah untuk menemani akhir tahun yang menyedihkan sembari menyetel “December” dari Neck Deep.

Saya yakin, kalian beberapa hari ini mulai melihat-lihat lagi resolusi yang kalian buat pada Desember tahun lalu. Kalian mulai menghapus mana yang gagal, atau malah akhirnya menyobek daftar tersebut dari memo kehidupan karena semuanya gagal. Memang begitulah resolusi tahun baru, kebanyakan akan berakhir sebagai omong kosong yang kalian dengan sadar percayai sepenuh hati.

Lucunya, kalian mungkin juga akan buat resolusi tahun baru lagi. 2024 nanti, kalian akan begini. Tahun depan, akan rajin nge-gym. Berhenti mengingat mantan. Tak lagi menyentuh judi bola. Bahkan ada yang berjanji untuk tidak lagi minum alkohol sembari meneguk anggur merah.

Dan ya, bisa ditebak. Resolusi tersebut pasti gagal. Pasti. 2024 nanti akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Bikin daftar, janji, diingkari, lalu bikin janji baru. Semua orang begitu, bukan? Tak usah mengelak, lah.

Tapi, apakah artinya resolusi tahun baru itu buruk, atau, malah tak berguna? Belum tentu.

Alasan menatap hari

Saya memang terkesan nyinyir, tapi sebenarnya saya justru suka dengan orang yang bikin resolusi tahun baru. Well, beberapa tahun belakang sih baru suka. Dulu ya saya nyinyir. Anggap saja saya telah mengalami character development ala anime.

Orang yang bikin resolusi, bagi saya, punya optimisme yang baiknya memang ditiru. Jelas gagal, tapi optimis bahwa dirinya akan melakukan sesuatu yang besar. Keinginan-keinginan besar ini, bisa membuat manusia bergerak ke arah yang lebih terang. Gagal tak apa-apa, yang penting usaha. Justru orang yang mau mengusahakan hal-hal baik meski kegagalan menggelayut ini adalah manusia yang pantas kita beri doa.

Mungkin tahun depan mungkin kita masih jadi medioker, lalu di mana masalahnya? Toh sudah berusaha dan percaya bahwa diri bisa jadi lebih berarti. Apa yang buruk dari harapan-harapan baik?

Baca Juga:

3 Pesan dari Ibu-ibu Tangguh yang Gagal Lolos Beasiswa LPDP

Selamat Ulang Tahun Kota Malang, Jangan Jadi Kota yang Problematik

Resolusi tahun baru hanya konten, lalu masalahnya di mana?

Menurut saya, tak apa jika resolusi diniatkan hanya jadi konten. Apa masalahnya jika si X, yang bikin story Instagram berjanji akan mengurangi gula, tapi malah menenggak es teh segalon? Toh ia nanti bisa mengubah hidupnya di tengah tahun. Konten-konten medsos, saya rasa tak boleh lagi dimaknai hanya sekadar update tak penting. Bagi beberapa manusia, konten adalah memento. Ia bisa jadi pengingat masa-masa yang telah berlalu.

Toh malah bagus rasanya ada postingan yang berisi harapan baik di masa-masa menyedihkan ini. Cari kerja sulit, kerja pun sulit, negara yang konyol, dan kalian malah memilih untuk mengutuk si X yang bikin resolusi dia mau move on dari mantan?

Tolonglah, pergi ke jasa cuci mobil. Minta mas-masnya untuk menyemprotmu, karena hatimu begitu kotor.

Rawatlah harapan-harapan baikmu

Bagi kalian yang sudah menyusun daftar resolusi, saya ucapkan selamat. Resolusimu mungkin akan gagal pada minggu kedua Januari, tapi kau masih percaya pada dirimu bahwa kau bisa menjadi seseorang yang penuh arti. Saya kira, itu jauh lebih indah ketimbang mengusahakan bukti-bukti untuk menutup mulut berbau tai.

Di masa menyedihkan ini, saya harap, kita masih bisa merawat harapan-harapan baik. Kita tak perlu ikut tenggelam dalam perdebatan tak penting, tak perlu tunduk pada anggapan-anggapan keji. Rawatlah optimisme yang belum pudar. Sebab (saya akan mengutip judul buku terindah yang ada di dunia ini), hidup begitu indah dan hanya itu yang kita punya.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nggak Usah Bikin Resolusi Tahun Baru Kalau Isinya Masih Sama dengan Tahun Lalu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2023 oleh

Tags: Harapankegagalanpenerimaan diriresolusi tahun baru
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Memahami SKP, Dokumen Resolusi Tahunan Ala PNS Terminal Mojok

Memahami SKP, Dokumen Resolusi Tahunan Ala PNS

31 Desember 2022
3 Resolusi Tahun Baru yang Nggak Seharusnya Ada Terminal Mojok

3 Resolusi Tahun Baru yang Nggak Seharusnya Ada

1 Januari 2021
4 Hal yang Patut Anda Cantumkan dalam Resolusi Tahunan

4 Hal yang Patut Anda Cantumkan dalam Resolusi Tahunan

29 Desember 2019
Shin Tae-yong vs Indra Sjafri: Perdebatan yang Bikin PSSI Bahagia

Minta Shin Tae-yong Out? Kok Lucu Sampean

11 Januari 2023
ranking 1 terminalmojok

Untuk Orang yang Suka Nanya ‘yang Ranking 1 Pas SD Sekarang Gimana Kabarnya?’, Sini, Si Ranking 1 Menjawab

4 Agustus 2021
Kota Malang

Selamat Ulang Tahun Kota Malang, Jangan Jadi Kota yang Problematik

1 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ruwet Urusan sama Pesilat: Tak Nyapa Duluan dan Beda Perguruan Pencak Silat Langsung Dihajar, Diajak Refleksi Malah Merasa Paling Benar
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Dipaksa Kuliah Jurusan Paling Dicari di PTN karena Ambisi PNS, Setelah Lulus Malah bikin Ortu Kecewa karena “Kerjaan Remeh”
  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.