#AugustWish: Perayaan Harapan Para Netizen di Awal Bulan

Setiap kali memasuki tanggal 1 di awal bulan, netizen beramai-ramai menyambut bulan baru dengan menyampaikan harapan melalui postingan di media sosial.

Artikel

Atanasius Rony Fernandez

Setiap kali memasuki tanggal 1 di awal bulan, netizen bakal beramai-ramai menyambut bulan baru dengan menyampaikan harapan melalui postingan di media sosial. Ini jadi semacam ritual merayakan awal bulan yang dilakukan secara serentak oleh para netizen. Prosesi semacam ini menjadi menarik untuk kita rayakan, kesannya seperti doa bersama para netizen.

Seperti pada tanggal 1 Agustus 2019 siang lalu, saya membuka Twitter dan saya melihat tagar #AugustWish menduduki peringkat pertama trending topic di Indonesia. Saya coba melihat cuitan di tagar itu, kebanyakan memang menyampaikan harapan positif bagi mereka selama satu bulan ke depan di bulan Agustus ini.

Ketika saya membuka Facebook, ada beberapa teman Facebook—yang saya juga kenal secara pribadi—membuat status bertuliskan harapan positif, seperti akun Lina Aminin yang menulis status Dear August, I know u gonna be a great month. Please bring me best luck and be good to me. Atau akun Arum Agustiningrum yang menyapa bulan kelahirannya dengan menulis Hello August! (yang diakhiri dengan emoticon senyum). Ada juga yang menyampaikan harapan dengan sedikit “kode” seperti akun Twitter teman saya, @MissNathea yang menulis Gak muluk-muluk, semoga bulan ini ada kejelasan aja. Udah itu ajak. #AugustWish

Gerakan menyampaikan harapan positif setiap awal bulan sering kali kita jumpai. Beberapa tahun belakangan ini saya sering menemukan hampir bersamaan orang menuliskan harapan baik mereka di pembukaan bulan—tidak hanya pada bulan tertentu, tapi di semua awal bulan. Tagar di Twitter seperti #AugustWish dapat kita jumpai di bulan lain seperti #JuneWish atau #JulyWish atau bulan lainnya yang diikuti dengan pernyataan harapan atau resolusi satu bulan ke depan. Harapan-harapan di awal bulan itu bisa ditemui di beragam medsos, secara tidak langsung menjadi gerakan bersama dan tidak terpaku pada tagar tertentu, intinya menyampaikan keinginan di bulan baru.

Baca Juga:  Mengenang Serial TV Ramadan: Lorong Waktu

Ada juga yang sengaja membuat postingan harapan di awal bulan karena mereka akan merayakan ulang tahun di bulan tersebut. Bulan kelahiran memang sering kali membuat kita bahagia dan ingin pada bulan itu merasakan kebahagian dari harapan-harapan kita yang tercapai.

Gerakan menyampaikan harapan di awal bulan hampir mirip ketika kita memasuki tahun yang baru. Setiap tahun baru pastilah kita akan menyampaikan harapan-harapan atau resolusi positif untuk tahun berjalan nanti. Awal bulan bisa diartikan sebagai sesuatu awalan yang baru, orang-orang yang sudah bekerja biasanya menerima gaji di awal bulan. Akhir bulan yang identik dengan kesan menderita karena gaji menipis dan kesulitan untuk berbelanja atau berpergian, mulai berangsung cerah seiring dengan cairnya gaji. Atau bagi yang pada bulan sebelumnya mengalami nasib kurang baik, berharap di bulan berikutnya bisa mendapatkan pengalaman yang lebih baik lagi.

Tren seperti itu menarik untuk kita simak. Secara tidak langsung netizen yang menyampaikan harapannya itu sekaligus berdoa. Harapan dan keinginan mereka yang ditancapkan di awal bulan, diibaratkan seperti garis start dalam perlombaan, bisa memacu seseorang untuk berupaya meraih harapannya itu. Maka sepanjang hari-hari yang dilalui di bulan itu, kita akan berusaha untuk meraih sesuatu yang kita inginkan.

Selain itu, di tengah media sosial yang penuh dengan beragam informasi yang dibumbui pro dan kontra, serta nyinyiran dari banyak netizen, kita bisa menemukan semacam oase. Postingan-postingan penuh optimisme dan harapan positif setiap pembuka bulan jadi penanda bahwa hidup harus dimulai dengan suatu harapan yang lebih baik. Kita juga akan tergelitik dan bertanya-tanya apa sih yang ingin dicapai teman medsos kita pada bulan ini.

Baca Juga:  Perdebatan Tagar #EsKrimDimakan atau #EsKrimDiminum yang Nggak Penting-Penting Amat

Hampir sama seperti tiap kali tahun baru yang dipenuhi kegembiraan dan sukacita, postingan rutin harapan awal bulan bagi netizen itu juga seperti bunyi kembang api yang menawarkan suara ledakan sekaligus kegembiraan. Ada nada optimis dan rasa penasaran terasa dalam setiap harapan itu, seperti kembang api yang menimbulkan bunyi di awal, kemudian meledak dan memancarkan percikan cahaya, kita bakal menimbang-nimbang apa yang akan terjadi selama satu bulan ke depan setelah kita mengharapkan sesuatu.

Lebih spesial lagi karena ini merupakan awal Agustus, bulan Kemerdekaan Indonesia. Kita memperingati hari kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus. Setiap awal  Agustus, aura kebahagiaan dan heroisme senantiasa melingkupi kita. Tim pengibar bendera mulai berlatih, orang-orang yang menjual bendera mulai menjamur di sepanjang jalan, tema-tema kepahlawanan mulai banyak di mana-mana. Harapan-harapan yang baik tentu didambakan bagi bangsa ini.

Pada intinya, langkah-langkah berikutnya dalam kehidupan diawali dengan langkah pertama, awal bulan menjadi langkah pertama kita menghadapi hari-hari penuh tantangan. Doa dan harapan yang baik menjadi penyemangat di awal perjalanan. Membaca postingan netizen di awal bulan bisa sekaligus mengingatkan kita bahwa harus ada perencanaan yang matang di awal untuk memandu langkah kita mewujudkan harapan di akhir nanti.

---
270 kali dilihat

2

Komentar

Comments are closed.