Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Rekomendasi Tempat Makan Murah tur Enak buat Maba UIN Jogja

Nurul Fauziyah oleh Nurul Fauziyah
15 Juni 2021
A A
Rekomendasi Tempat Makan Murah tur Enak dan Wajib Dicobain Maba UIN Jogja terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Nggak terasa pendaftaran untuk calon mahasiswa baru sudah akan segera berakhir dan berujung pada proses orientasi mahasiswa. Nggak terasa juga para mahasiswa angkatan 2016 ke atas sudah menjalani masa perkuliahan online yang katanya nggak mudah dan sungguh sangat membosankan. Menurut Mendikbud Nadiem Makarim, sekolah tatap muka akan fix dilangsungkan pada bulan Juli ini. Ya, entah akan terealisasi atau nggak, kita lihat saja.

Jika memang benar akan diberlangsungkan sekolah atau kuliah tatap muka, tentu mahasiswa banyak yang berasal dari luar wilayah. Teruntuk calon mahasiswa baru UIN Jogja, sebagai alumnus UIN angkatan Corona, saya akan rekomendasikan tempat makan yang cocok untuk perut dan kantong klean semua. Yuk, disimak~

#1 Warung ibu murah dekat Seblak Boom Sapen

Saya menyebutnya warung makan ibu murah. Sudah langganan sejak baru masuk UIN Jogja karena nasinya banyak dan lumayan enak. Sangat worth it untuk mahasiswa BidikMisi, wqwqwq. Canda Bidikmisi. Menu yang jadi andalan dan murah adalah nasi sayur telur. Harganya cuma Rp 6.000. Nasinya banyak, sayurnya enak, dan telur dadarnya juga gede, Bund.

Biasanya kalau jam 12 ke atas, makanan di sana sudah habis, loh. Jadi, memang saat jam makan siang itu selalu penuh dan antrene puolll. Kalau mau makan di warung ini, bisa buat sarapan pagi atau jam 10-an. Biar nggak ngantre dan bisa sekalian brunch juga, kan.

Tempat makannya memang sangat sederhana dan minimalis. Menggunakan AC alami dan lebih baik kalau mengantre, bisa pesan take away saja. Karena kalau dine in, bisa-bisa nggak nyaman juga karena Corona begini, kan.

#2 Warung makan di belakang Hotel Ibis

Saya nggak tahu apa nama warung makannya. Tapi sekarang ini, saya sering sekali makan di situ. Info awalnya saya diajak teman, katanya ada tempat makan enak dan murah di belakang Hotel Ibis. Memang warung makannya sudah menjadi langganan mas-mas dan mbak-mbak karyawan sekitar situ. Kalau jam makan siang bisa ramai dan penuh sekali. Tempatnya masih sederhana dan juga menggunakan AC alami. Ada tempat cuci tangan dan untuk sistem makannya kita ambil sendiri, prasmanan gitu.

Kalau soal rasa, di sini nggak seperti rasa khas Jogja yang cenderung manis, kayak saya. Sambal di sini yang menjadi sesuatu yang sangat ditunggu. Ada banyak varian lauk yang serba goreng, seperti ayam, lele, ikan kembung, udang, dan terong. Kalau sayur yang biasa disajikan ada sayur asem, sayur bayam, urap, dan kering tempe. Tak lupa telur dadar yang selalu menjadi favorit saya. Menu yang sering saya makan setiap harinya adalah nasi sayur urap ditambah telur dadar dan terong tepung goreng, nggak ketinggalan sambal yang jadi primadona dan selalu ditunggu-tunggu.

Disclaimer, kalau mau nambah sayur saat di tengah menyantap sajiannya dan kehabisan sayur, bisa langsung refill saja karena harga tetap sama. Biasanya juga kalau sambalnya habis, orang-orang rela menunggu bapaknya mengulek dulu, baru bisa menyantap makannya dengan tenang dan kenyang.

Baca Juga:

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

#3 Warung Makan Gapura Sapen

Warung makan ini yang punya orang Cirebon. Masakannya beraneka macam dan nggak memiliki rasa yang cenderung manis seperti kebanyakan warung makan di Jogja. Harga makanan yang dijual pun tidak begitu mahal, nasi sayur sekitar Rp 5.000–Rp 7.000. Kalau pakai lauk ayam, hanya Rp 10.000 untuk menu ayam gepreknya.

Sayup-sayup terdengar bahasa Jawa Cerbonan yang kadang dilontarkan bapak pemilik warungnya. Ya, saya sebagai orang Cirebon aseli kan jadi berasa seperti makan di Cirebon. Adanya sambal terasi juga semakin menambah nuansa ke-Cirebon-an yang khas.

#4 Kremesan baratnya Masjid Ash Shiddiqi

Berada pas di belakang masjid Ash Shiddiqi Sapen. Saya biasa pesan nasi kepala, harganya Rp 6.000 saja. Isinya ada nasi, lalapan, sambel dan tentun ada kepala ayam plus kremesannya. Lumayan banyak, jadi bisa buat lauk tambahan dan penambah gurih rasa. Menunya sendiri, ada ayam, ati ampela, usus, lele, kepala ayam, dan tahu juga tempe.

Untuk mahasiswa, tentu warung pecel lele ini bisa jadi pilihan untuk makan sehari 2 kali. Karena untuk sekali makan dengan (((kepala))) ayam hanya perlu mengeluarkan Rp 6.000. Makan sore bisa dibungkus dengan menu berbeda yang mengandung protein seperti tahu dan tempe kremes.

Nah, itulah beberapa daftar rekomendasi warung makan enak dan murah yang wajib dicoba para maba UIN Jogja nantinya. Jangan lupa jaga jarak juga kalau makan di warung-warung tadi, ya. Ingat, masih suasana Corona~

BACA JUGA Hal-hal yang Dirindukan dari Warung Makan Zaman Dulu dan tulisan Nurul Fauziyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2021 oleh

Tags: Kuliner TerminalMahasiswaUIN Jogjawarung makan
Nurul Fauziyah

Nurul Fauziyah

saya tuh Gemini

ArtikelTerkait

Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

15 Februari 2024
Rumah Makan Andalan: Terus Bertahan di Tengah "Keramatnya" Jalan Timoho Jogja

Rumah Makan Andalan: Terus Bertahan di Tengah “Keramatnya” Jalan Timoho Jogja

5 April 2024
Bersyukurlah Jadi Maba Universitas Jember, Biaya Hidup Murah dan Wisatanya Banyak unej maba ospek madura jawa terminal mojok.co

Bersyukurlah Jadi Maba Universitas Jember, Biaya Hidup Murah dan Wisatanya Banyak

18 September 2020
dosen

Sok Lucunya Dosen yang Nggak Lucu

4 Oktober 2019
CV

Lucu Sekali Ketika Tak Dapat Kerja Gara-Gara Tak Cakap Membuat CV

4 Agustus 2019
Kiat Mendapatkan Nilai A dengan Mengadopsi Gaya Belajar Anak-anak ‘Law School’ terminal mojok

Kiat Mendapatkan Nilai A dengan Mengadopsi Gaya Belajar Anak-anak ‘Law School’

12 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Omong Kosong Rumah di Desa dengan Halaman Luas Pasti Enak (Unsplash)

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

8 Januari 2026
Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

5 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Memutuskan Merantau ke Jogja Adalah Langkah “Bunuh Diri Upah”: Terpaksa karena Keadaan dan Berakhir Menderita karena Kesepian

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.