Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Nasi Shirataki, Alternatif Baru Pengganti Nasi Putih

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
4 Agustus 2021
A A
Nasi Shirataki, Alternatif Baru Pengganti Nasi Putih terminal mojok.co

Nasi Shirataki, Alternatif Baru Pengganti Nasi Putih terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun ini, ada salah satu jenis makanan unik yang kerap kali dikonsumsi oleh para influencer fitness yang mengkampanyekan gaya hidup sehat. Makanan tersebut adalah nasi shirataki. Jenis nasi yang diklaim lebih sehat dibandingkan nasi putih sebagai sumber karbohidrat kita sehari-hari.

Sejak kecil, saya selalu didoktrin oleh orang tua, keluarga, teman-teman, dan lingkungan sekitar saya yang berkata, “Nggak akan kenyang kalau tidak makan nasi putih. Belum disebut makan kalau nggak ketemu nasi putih”. Padahal kandungan kalori nasi putih ini cukup tinggi. Per 100 gram nasi putih, kandungan kalorinya sekitar 130 kalori.

Selain itu, orang Indonesia bisa dibilang terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Karbohidrat itu bukan cuma nasi putih, lho! Roti, gorengan, kue, mi, kwetiau, bakmie, dan segala sesuatu yang dibuat dari tepung-tepungan itu mengandung karbohidrat.

Berapa banyak dari kita yang sering mengonsumsi nasi putih dengan lauk mi goreng atau gorengan? Berapa banyak kalori yang dikonsumsi hanya dari karbohidrat? Terlalu banyak mengonsumsi nasi putih yang kandungan gulanya sangat tinggi itu tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya, ini akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes dan penyakit degeneratif lainnya.

Beruntung, saat ini ada banyak influencer fitness yang memperkenalkan masyarakat Indonesia untuk mulai mengganti konsumsi nasi putih dengan nasi shirataki. Nasi shirataki ini bahan utamanya adalah Amorphophallus Konjac, sejenis umbi-umbian yang banyak tumbuh di Jepang. Makanya, nama shirataki ini unsur je-Jepang-annya kental banget! Saya juga pertama kali mendengar nama shirataki, langsung ngeuh kalau makanan yang satu ini pasti berasal dari Jepang.

Nasi shirataki ini kalorinya rendah banget! Per 100 gram, kandungan kalorinya hanya sekitar 10 kalori! Kandungan karbohidratnya lebih rendah dibandingkan nasi putih, seratnya juga lebih banyak dibanding nasi putih. Dengan kandungannya yang rendah kalori, kandungan rendah karbohidrat, dan serat yang lebih banyak jika dibandingkan dengan nasi putih, nasi shirataki ini worth it banget untuk kamu yang lagi diet rendah kalori.

Selain kalorinya yang rendah, kandungan karbohidrat yang rendah, dan serat yang lebih banyak, ia pun jauh lebih sehat dibandingkan nasi putih karena mengandung glukomanan yang bisa menurunkan kadar kolesterol, mengurangi nafsu makan, dan melancarkan sistem pencernaan.

Hal tersebut bakal ngebantu banget buat kamu yang mau menurunkan berat badan. Kamu bisa makan dengan porsi yang lebih banyak tanpa khawatir tambah gemuk. Pasalnya, kandungan kalorinya ini kecil banget. Apalagi kalau konsumsi ini dibarengi dengan olahraga rutin seperti angkat beban di gym, jogging, ataupun jenis olahraga lainnya.

Baca Juga:

Sumo, Beras Pulen yang Tetap Dicari meski Harganya Bikin Gigit Jari

5 Rekomendasi Mie Instan Rendah Kalori, Cocok buat Sobat Diet

Sebagai healthy lifestyle enthusiast, saya pun nggak mau ketinggalan dengan nyobain nasi shirataki. Beras shirataki sendiri sebelum dimasak jadi nasi bentuknya agak beda dibandingkan beras yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Bentuknya lebih gepeng dan warnanya seputih salju. Kalau sudah dimasak, warnanya pun agak berbeda dengan nasi putih. Namun kamu tidak usah takut karena rasanya mirip dengan nasi putih yang kita konsumsi sehari-hari, kok!

Dari berbagai manfaat yang saya sebutkan di atas, kekurangan nasi shirataki ini hanya satu: harganya yang mahal. Biasanya, beras putih atau beras merah di warung depan rumah saya, harganya berkisar 10.000 s/d 15.000 rupiah per kilo. Namun, harga beras shirataki sekitar Ro180.000. Atau delapan belas kali lipat lebih mahal dibandingkan beras yang biasa saya makan.

Meskipun mahal, dengan berbagai manfaat yang sudah saya sebutkan di atas, worth it banget, kok! Terutama untuk kamu yang mau menurunkan berat badan biar bisa lebih sehat dan produktif sekaligus membentuk badan jadi lebih atletis. Kalau kamu masih merasa mahal, tinggal pangkas habis aja semua budget yang biasa kamu keluarkan untuk jajan gorengan, bakso, seblak, kopi kekinian, ataupun minuman manis yang tinggi kalori.

Meski begitu, nasi ini tidak menjamin kamu bisa turun berat badan dan badan kamu lebih atletis kalau kamu masih sering mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori. Nasi shirataki hanya membantu kamu lebih kenyang saja. Ini bikin nafsu makan kamu untuk mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori tersebut jadi menurun.

Ingat, rumus untuk menurunkan berat badan hanya satu! Kalori yang masuk harus lebih rendah dari kebutuhan kalori kamu sehari-hari (TDEE). Kamu bisa cek kebutuhan kalori harian kamu di sini. Pokoknya, yang terpenting jangan lupa tetap mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, ya.

Sumber Gambar: YouTube KBS News

BACA JUGA Nasi Goreng Paling Enak Tercipta dari Olahan Nasi Sisa Semalam dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: BerasKuliner Terminalnasi shiratakirendah kalori
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Membandingkan Japlak dan Seblak, Dua Makanan Khas Kegemaran Warga Sukabumi terminal mojok

Membandingkan Japlak dan Seblak, Dua Makanan Khas Kegemaran Warga Sukabumi

4 Juni 2021
Panduan Makan Nikmat buat Penderita Covid-19 terminal mojok

Panduan Makan Nikmat buat Penderita Covid-19

7 Juli 2021
Nasib Sepetak Sawah di Tengah Kota Jogja yang Sudah di Ujung Tanduk, Tinggal Menunggu Waktu untuk Berubah Jadi Bangunan

Nggak Masalah Sawah di Jogja Habis dan Berubah Fungsi Jadi Perumahan, wong Warga Jogja Lebih Suka Beras Daerah Lain dan Pemerintah Lebih Suka Impor

15 November 2024
ekomie makanan ppkm mi murah mojok

Ekomie, Mi Kering Pilihan pada Masa PPKM

6 Juli 2021
Tingkat Kematangan Nasi yang Dipermasalahkan dan Menyesuaikan Selera

Tingkat Kematangan Nasi yang Dipermasalahkan dan Menyesuaikan Selera

13 November 2019
Makanan Khas Pulau Lombok yang Lombok Abis terminal mojok

Mengenal Ragam Makanan Khas Pulau Lombok yang Lombok Abis

24 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya  Mojok.co

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

18 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.