Rekomendasi 7 Drama Sageuk yang Bisa Ditonton Para Pencinta Drakor Era Joseon – Terminal Mojok

Rekomendasi 7 Drama Sageuk yang Bisa Ditonton Para Pencinta Drakor Era Joseon

Artikel

Drama Korea memang selalu memberikan alur cerita yang fresh. Genre drakor juga selalu dinamis yang membuat penonton nggak pernah merasa bosan buat nonton drakor baru lagi dan lagi. Salah satu genre yang spesial dan cuma ada dalam drakor adalah sageuk. Sageuk adalah drakor yang mengisahkan kejadian di masa lalu, khususnya di era ketika Semenanjung Korea masih dikuasai oleh monarki. Makanya nggak heran kalau kita selalu disuguhkan oleh pemandangan hanbok, rumah hanok, serta karakternya yang selalu ngomong, “Jeonha~” di sepanjang cerita.

Drakor sageuk nggak kalah populer dari drakor genre lain. Bahkan banyak juga drakor yang keren dan menarik perhatian para penikmat drakor yang bisa dibuktikan lewat rating tinggi selama penayangannya. Di bawah ini akan saya berikan rekomendasi drama-drama sageuk yang nggak kalah berkualitas dan perfeknya dengan drama sageuk fenomenal seperti Mr. Queen, Moon Lovers, Dong-yi, The Great Jang-geum, dan The Moon that Embraces the Sun. Jangan lupa buat menandai dan nonton drama-drama berikut di platform streaming drakor legal, yeoreobun~

#1 Tale of Nokdu (2019)

Drama yang meraih beberapa penghargaan dalam 2019 KBS Drama Awards ini menyisakan kesan buat saya. Drama ini mengisahkan seorang pemuda bernama Nokdu yang mengikuti sekelompok pembunuh bayaran yang menyerang ayah dan kakaknya sampai ke ibu kota. Para pembunuh bayaran tersebut rupanya tinggal di desa khusus janda. Nokdu sampai harus menyamar menjadi seorang janda demi bisa mencari tahu kebenaran yang pengin ia ketahui.

Selama tinggal di desa tersebut, Nokdu bertemu dengan Dong Ju. Dong Ju ini punya rahasia dan misi yang melibatkan raja Joseon di dalamnya. Nokdu dan Dong-ju yang akhirnya saling suka ini malah menemui rintangan yang nggak hanya sebatas restu orang tua, tapi politik Joseon. Drama ini punya plot-twist yang membagongkan. Siap-siap kaget, ya~

#2 My Country: The New Age (2019)

Drama ini saya tonton gara-gara kangen Yang Se Jong yang sekarang masih menjalani wajib militer. Saya mulai nonton drama My Country di tahun ini setelah adanya berita bahwa akan ada drama Joseon Exorcist yang punya latar waktu dan tempat yang sama. Tapi apa daya, Joseon Exorcist malah nggak jadi tayang.

Baca Juga:  Kekalahan Conor McGregor Adalah Bukti Kasih Sayang Tuhan

My Country adalah salah satu dari beberapa drama sageuk yang mengisahkan awal mula berdirinya Kerajaan Joseon. Dua orang sahabat dari kelas sosial yang berbeda, Seo Hwi dan Nam Seon Ho, terlibat kesalahpahaman yang membuat mereka jadi bermusuhan. Di tengah upaya Jenderal Yi Seong Gye menggulingkan Kerajaan Goryeo, Seo Hwi dan Nam Seon Ho juga berjuang untuk membalaskan dendam mereka masing-masing. Drama yang diproduksi dengan budget sebesar 20 miliar won ini memang cukup berat karena banyak intrik politik yang terselip. Selain itu drama ini juga cocok buat kalian yang suka menonton adegan laga.

#3 The Crowned Clown (2019)

Drama yang menghadirkan Yeo Jin Goo dan Lee Se Young sangat epic, menurut saya. Gimana bisa seorang badut dijadikan raja yang di zaman Joseon adalah representasi dewa sekaligus entitas tertinggi masyarakat?

Kerajaan Joseon mulai nggak seimbang ketika Raja Lee Hun dimanipulasi kesehatannya oleh orang yang selama ini raja percayai. Raja jadi seorang pecandu narkoba dan mentalnya nggak stabil. Sekretaris kerajaan yang khawatir pada stabilitas kerajaan secara nggak sengaja bertemu seorang badut yang wajahnya mirip banget sama raja. Badut bernama Ha Seon tersebut dibawa ke istana dan secara perlahan sekretaris kerajaan mulai menyingkirkan Raja Lee Hun. Semenjak Ha Seon memimpin Joseon, transformasi mulai banyak terjadi di tingkat istana maupun negara. Ratu Yoo yang selama ini menerima perlakuan kasar dari Raja Lee Hun pun mulai ikut merasakan perubahan itu.

#4 Grand Prince (2018)

Serupa dengan mayoritas drama sageuk lainnya, Grand Prince juga mengisahkan intrik politik kerajaan. Kakak beradik, Lee Hwi dan Lee Kang, punya kepribadian dan ambisi yang berbeda. Lee Kang ngebet banget untuk jadi orang paling berkuasa di Joseon, sementara Lee Hwi lebih enjoy his life dengan menekuni hobi membuat puisi dan melukis. Tapi, politisi dan keluarga kerajaan malah membuat keduanya sering bersaing, entah itu dalam strategi peperangan, berkuda, dan sebagainya.

Baca Juga:  Mati Syahid itu Hanya Bonus, Kalau Jadi Tujuan Utama itu Namanya Bunuh Diri

Tibalah saat mereka yang memasuki usia dewasa dan dituntut untuk segera berkeluarga. Lee Hwi kenal dan suka sama seorang putri bangsawan bernama Sung Ja Hyun. Lha kok kakaknya—Lee Kang—juga ikutan suka sama Ja Hyun. Dua saudara ini jadi makin sering gelut demi memperebutkan Ja-hyun dan pengaruh di istana.

#5 Queen for Seven Days (2017)

Queen for Seven Days atau yang juga dikenal dengan judul Seven Days Queen merupakan drama yang diadaptasikan dari kisah nyata. Buat kalian yang suka dengan melodrama yang membuat air mata berurai, drama ini cocok banget untuk dijadikan tontonan.

Drama ini bercerita soal Shin Chae Kyung yang menikah dengan Lee Yeok, pangeran Joseon yang bergelar Pangeran Jinsung. Raja sebelumnya yang sudah mangkat menginginkan Lee Yeok untuk jadi penerus tahtanya. Tapi kakak Lee Yeok, Lee Yoong yang serakah, berusaha menduduki tahta. Selama menjadi pangeran, Lee Yeok menemui berbagai macam hambatan gara-gara kakaknya itu. Akhirnya ia dibantu beberapa rekannya berusaha untuk mendapatkan tahta. Lha kok setelah Lee Yeok dimahkotai sebagai Raja Joongjong, Shin Chae Kyung yang bergelar Ratu Dangyeong malah dilengserkan dari kursi permaisuri. Padahal ia baru seminggu jadi ibu negara, lho. Ironis.

#6 Scholar Who Walks the Night (2015)

Lee Joon Gi, aktor Korea yang bisa dibilang punya spesialisasi di drakor genre sageuk bakal kita temui dalam drama ini. Drama ini diadaptasikan dari Webtoon dengan judul yang sama. Scholar Who Walks the Night menceritakan kisah seorang putri keluarga bangsawan, Jo Yang Sun, yang kehilangan semua kehormatan dan kekayaannya setelah keluarganya dicap sebagai pengkhianat. Jo Yang Sun kemudian mencari nafkah untuk menghidupi diri dan adiknya dengan menyamar menjadi laki-laki penjual buku. Ia kemudian bertemu dengan sarjana misterius bernama Kim Sung Yeol. Rupanya Kim Sung Yeol ini adalah seorang vampir baik yang telah hidup selama 120 tahun.

Baca Juga:  Football Is Coming Home Terooos, padahal Juara Aja Belom

Selama berabad-abad itu Kim Sung Yeol berusaha mencari memorandum milik Putra Mahkota Jong Hyun yang di dalamnya tertulis cara untuk membunuh Gwi. Gwi ini adalah vampir yang nggak patuh sama aturan. Selain itu, Kim Sung Yeol juga masih dihantui perasaan bersalah karena cinta pertamanya berkorban untuknya ratusan tahun lalu. Drama sageuk yang dikolaborasikan dengan fantasi ini bakal membuat kalian terpana pada alur ceritanya yang keren abis.

#7 Splash Splash Love (2015)

Drama ini lucu dan cute abis, Mylov! Drama yang cuma berjumlah 2 episode ini menyajikan kisah yang ringan sekaligus nagih. Kisah drama ini diawali oleh Jang Dan Bi, seorang pelajar kelas 3 SMA yang merasa terbebani dan stres gara-gara ujian SAT yang sebentar lagi akan diselenggarakan. Ujian SAT ini semacam SBMPTN ala Korea Selatan, gitu. Di hari yang lagi turun hujan deras, Jang Dan Bi melihat kubangan air. Entah apa yang dipikirkannya, dia malah melompat ke kubangan air tersebut.

Ia kira pol-polan bajunya cuma akan kotor terkena lumpur. Tapi yang ada dia malah melakukan perjalanan waktu ke masa Dinasti Joseon! Ia yang tiba-tiba berada di masa pemerintahan Raja Sejong ini jelas kebingungan, dong. Tapi rupanya Jang Dan Bi malah membantu perkembangan ilmu pengetahuan dan membantu Raja Sejong menciptakan huruf hangeul. Raja Sejong bahkan diajak selfie sama Dan Bi. Psst, sedikit bocoran, ada love-line antara Raja Sejong sama Dan Bi, lho.

Skuylah, ditonton drama sageuk-nya, Mylov. Sekali-kali ngehalu jadi putri Kerajaan Joseon nggak apa-apa, lho, xixixi.

BACA JUGA Apa Salahnya kalau ‘Butter’ BTS Diputar di Final Euro 2020? dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.