Rekomendasi 4 Warung Batagor Enak di Bandung

Rekomendasi 4 Warung Batagor Enak di Bandung terminal mojok.co

Rekomendasi 4 Warung Batagor Enak di Bandung terminal mojok.co

Ketika ditanya, “Apa, sih, makanan khas Bandung?” Biasanya, saya akan selalu menjawab, “Batagor.” Entah bagaimana sejarahnya, batagor selalu melekat sebagai kuliner khas Kota Bandung. Batagor atau singkatan dari Bakso Tahu Goreng ini terdiri dari campuran tepung dan tahu yang dibaluri bumbu kacang sedemikian rupa sehingga rasanya mudah untuk menggugah selera.

Supaya ketika berkunjung ke Bandung Anda dapat menikmati batagor dengan paripurna, berikut rekomendasi 4 batagor enak di Bandung.

#1 Batagor Haji Isan

Ketika saya mencari “sejarah batagor” di Google, nama Batagor Haji Isan langsung muncul di halaman pertama. Beberapa orang menyebut bahwa Haji Isan, yang kala itu sedang merantau di Kota Bandung, adalah penemu dari batagor itu sendiri. Saat itu, bakso tahu kukus yang blio jual tidak selalu habis terjual. Supaya tidak mubazir, Kang Isan menggoreng bakso tahu miliknya agar tidak basi. Lalu, bakso tahu yang digorengnya diberi saus kacang yang diracik secara khusus dan, EUREKA! Jadilah batagor yang kita kenal selama ini

Gerai Batagor Haji Isan sudah tersebar di beberapa lokasi di Kota Bandung. Sementara cabang utamanya sendiri berada di Jalan Bojongloa. Tekstur Batagor Haji Isan ini betul-betul kenyal dan gurih, harganya pun terjangkau, mulai dari Rp4.000 per batagor. Bumbu kacangnya pun terasa manis sehingga banyak digemari oleh para pencinta kuliner tanah air yang berkunjung ke Kota Bandung.

#2 Batagor Riri

Batagor Riri sudah berdiri jauh sebelum saya lahir, yakni pada 1985. Keunggulan dari Batagor Riri adalah teksturnya yang sangat lembut dan renyah. Gerai Batagor Riri memang menyasar pasar wisawatan asal Ibu kota karena harganya yang menurut saya di atas rata-rata. Hanya Sultan yang bisa membelinya.

Akan tetapi, harga memang tidak pernah bohong, kualitas pengemasan dan rasanya pun kualitas nomor wahid. Saus kacangnya pun disajikan dengan campuran jeruk nipis yang menggugah selera siapa pun yang mengonsumsinya. Batagor Riri tidak saja dibeli oleh wisatawan untuk dikonsumsi di tempat, tapi juga dibeli oleh wisatawan sebagai oleh-oleh. Pasalnya, ia sudah dikemas sedemikian rupa sehingga aman untuk dibawa ke luar kota.

#3 Bakso Cuanki dan Batagor Serayu

Sesuai namanya, Bakso Cuanki dan Batagor Serayu ini terletak di Jalan Serayu No 2. Batagor yang disajikan di sini ukurannya sangat besar sehingga kamu tidak usah khawatir tidak akan kenyang saat mengonsumsinya. Sajian bumbu kacang, kecap manis, dan perasan jeruknya terasa pas di lidah saya ketika mengunyahnya. Kalau kamu bosan dengan batagor, tempat ini pun dikenal akan cuankinya yang tidak kalah enak dengan batagor yang disajikannya.

Harga yang disajikan pun cukup terjangkau, per porsinya dimulai dari Rp18.000 saja. Kalau kamu tidak yakin bisa menghabiskan porsi batagor Serayu yang besar, kamu juga bisa memesan setengah porsi dengan harga Rp13.000. Terjangkau, kan, harganya? Kekurangannya, kamu harus menyiapkan fisik yang prima untuk mengonsumsi Batagor Serayu karena antreannya panjang banget!

#4 Batagor Coy

Kalau kamu bosan sama batagor yang disajikan dengan saus kacang, kamu harus mencoba Batagor Coy. Pasalnya, ia bisa dibilang sebagai produk batagor yang antimainstream. Ia berani menyajikan batagor dengan bumbu yang berbeda, yakni dengan sajian keju mozzarella alih-alih bumbu kacang. Kalau kamu mau mencobanya, Batagor Coy terletak di lokasi yang strategis, yakni di Jalan Ir. H. Juanda atau lebih dikenal dengan Jalan Dago. Ia menjual batagor per pcs dengan harga Rp12.000. Ada juga paket 6 pcs batagor yang dijual dengan harga Rp70.000 yang bisa kamu jadikan sebagai oleh-oleh.

Itulah empat rekomendasi batagor enak di Bandung yang pernah saya coba. Bagi kalian yang bilang, “Mending batagor abang-abang gerobak aja. Harganya cuma Rp10.000, enak dan kenyang lagi. Semua yang ada di list ini mahal!” Hmmm, tidak perlu terlalu protes karena setiap produk ada target pasarnya masing-masing. Lagian, masalah makanan aja diperdebatkan, buat apa, sih?

Sumber Gambar: YouTube Nurmi WR

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Exit mobile version