Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Rasanya Operasi Gigi Bungsu (Odontectomy): Nggak Seperti yang Dibayangkan kok!

Nita Maediana Rusmawati oleh Nita Maediana Rusmawati
31 Mei 2020
A A
operasi gigi bungsu Odontectomy pengalaman mojok.co

operasi gigi bungsu Odontectomy pengalaman mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Waktu masih usia enam sampai delapan tahun, sama seperti anak-anak lainnya, saya mengalami penanggalan gigi susu. Tapi saya bukan anak yang berani pada waktu itu. Saya selalu merasa tersiksa tiap kali ada gigi susu yang goyang dan akan copot. Pasalnya, selain takut darah, saya juga suka merasa drama berlebihan karena takut gigi saya tidak akan tumbuh dan saya menjadi ompong seumur hidup.

Nyatanya gigi susu yang telah copot satu per satu itu tergantikan dengan gigi tetap. Kata ayah saya, itu pertanda saya mulai dewasa karena mempunyai gigi yang kuat dan tidak akan copot seperti orang dewasa pada umumnya. Tentu mendengar itu saya menjadi senang. Tapi rasa senang itu harus pupus saat di awal kepala dua, saya mengalami permasalahan gigi lagi.

Saya pikir permasalahan gigi susu yang harus copot di usia anak-anak adalah satu-satunya permasalahan gigi yang mengerikan dalam hidup saya di samping sakit gigi biasa. Ternyata saya salah. Menginjak usia dua puluhan, gigi bungsu saya mulai tumbuh. Iya, dinamakan gigi bungsu karena ternyata gigi ini baru tumbuh pada rentang usia 17 hingga 25 tahun, bahkan ada yang lebih. Pokoknya gigi bungsu ini telat tumbuh. Yang lebih mengenaskan, udah telat, nyusahin pula.

Awalnya saya merasa sedikit nyut-nyutan di bagian pipi, walaupun tidak begitu mengganggu. Tapi lama-lama saya merasa ada rasa kesat di area pipi bagian dalam. Saya akhirnya memutuskan untuk ke dokter gigi. Benar saja, dokter gigi mengatakan bahwa saya mengalami impaksi gigi bungsu. Gigi yang telat ini, tumbuhnya tidak sempurna karena menabrak gigi di sebelahnya. Setelah melakukan rontgen, gambarannya adalah gigi bungsu saya menyender ke gigi sebelahnya dan mengakibatkan saya mengalami rasa nyut-nyutan dan kesat di area tersebut. Nah, kan, udah telat tumbuh, nyusahin, mager pula ini gigi bungsu pakai acara nyender-nyender ke gigi yang lain.

Dokter akhirnya memberikan resep obat penghilang nyeri dan beberapa obat lain, lalu menyarankan saya untuk melakukan operasi gigi bungsu atau bahasa kedokterannya adalah odontectomy. Operasi ini dilakukan untuk mengambil gigi bungsu sampai ke akar-akarnya agar tidak lagi tumbuh dan memperparah rasa sakit. Saya yang seumur-umur belum pernah dioperasi langsung deg-degan mendengar kata operasi gigi pada saat itu. Bayangan masuk ruang operasi berputar-putar di kepala saya. Berbagai alat medis dokter gigi yang warnanya silver itu juga tampak mengerikan dalam bayangan.

Selang satu Minggu, orang tua saya menyuruh untuk segera membuat perjanjian dengan dokter bedah mulut untuk operasi gigi bungsu. Tapi saya belum berani. Di Minggu kedua sejak bertemu dokter gigi, saya akhirnya memberanikan diri untuk daftar sebagai pasien dengan tindakan operasi gigi bungsu sebelah kiri di salah satu rumah sakit swasta di Kota Serang. Oh ya, operasi gigi bungsu hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi dengan spesialis bedah mulut, bukan dokter gigi umum, ya.

Setelah daftar untuk operasi gigi bungsu, saya diarahkan menuju poli dokter bedah mulut. Ternyata operasi ini tidak dilakukan di kamar operasi sebagaimana bayangan saya, namun operasi ini bersifat ringan dan dilakukan di ruang poli bedah mulut. Meski begitu, tetap saja namanya operasi menyeramkan. Jantung saya mulai tak bisa diajak kompromi sejak duduk di ruang tunggu. Detik jam seolah terasa begitu menakutkan.

Saat nama saya dipanggil oleh asisten dokter, saya langsung masuk ke dalam. Asisten mengatakan bahwa wali yang mengantar saya tak boleh masuk ke dalam ruangan selama masa tindakan. Hua, rasanya mau nangis.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Sikat Gigi Lembut dan Nggak Bikin Gusi Sakit

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

Saya berbaring di dental chair dan disuruh untuk membuka mulut. Dokter langsung menyuntikkan anestesi di gusi saya. Rasanya tidak sesakit yang dibayangkan. Setelah itu dokter meminta saya menunggu selama sepuluh menit untuk memastikan anestesinya bekerja dengan baik agar saya tidak merasa sakit. Benar saja, lama-kelamaan pipi saya terasa kebas.

Dokter menutup seluruh wajah saya dengan selembar kain operasi berwarna hijau yang dibolongkan pada area mulut. Jadi, selama operasi berlangsung, saya tidak dapat melihat apa yang dokter bedah mulut lakukan pada gigi saya. Saya hanya memejamkan mata dan sesekali merasakan gigi saya ditarik, di bor, dan disayat-sayat dengan pisau. Meski mulut saya memang kebas dan tidak merasakan sakit, namun sentuhan-sentuhan alat kedokteran itu tetap bisa saya rasakan. Apalagi saat di bor, suaranya yang berdengung itu membuat saya sedikit tidak nyaman.

Operasi berlangsung cukup cepat, sekitar lima belas menit. Setelah itu dokter memberikan saya kasa untuk digigit agar darah saya cepat beku. Pasca operasi, dokter menyarankan saya untuk langsung memakan es krim lalu selang satu jam meminum obat anti nyeri. Saya melakukan semua saran dari dokter dan tidak merasakan sakit sama sekali. Kini, tempat bekas gigi bungsu saya telah tumbuh menjadi gusi yang sehat dan tidak nyut-nyutan lagi.

BACA JUGA Demi Tuhan, Jangan Lakukan Ini pada Orang yang Lagi Sakit Gigi dan tulisan Nita Maediana Rusmawati lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Mei 2020 oleh

Tags: gigioperasi gigiSakit Gigi
Nita Maediana Rusmawati

Nita Maediana Rusmawati

Mahasiswi gabut yang suka baca, nulis, dan jalan-jalan.

ArtikelTerkait

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

8 Desember 2023
6 Kuliner Kediri dengan Nama Unik yang Bisa Dijadikan Oleh-oleh Terminal Mojok

6 Kuliner Kediri dengan Nama Unik yang Bisa Dijadikan Oleh-oleh

27 Juli 2022
Mulai Sekarang Jangan Ragu Posting Foto Selfie Sambil Senyum Lebar Tampak Gigi terminal mojok

Mulai Sekarang Jangan Ragu Posting Foto Selfie dengan Senyum Lebar Tampak Gigi!

5 September 2021
Meski Hobi Makan Es Batu, Gigi Saya Baik-baik Saja terminal mojok.co

Meski Hobi Makan Es Batu, Gigi Saya Baik-baik Saja

6 Oktober 2020
pantangan hal yang tidak boleh dilakukan kepada orang sakit gigi marah sakit demam mojok.co

Demi Tuhan, Jangan Lakukan Ini pada Orang yang Lagi Sakit Gigi

17 Mei 2020
Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

12 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan Kamar Jenazah, Angkringan Aneh Ada di Kulon Progo (Wikimedia Commons)

Angkringan Paling Aneh Ada di Kulon Progo: Makan Kenyang Murah Sembari Dapat Pemandangan Sawah, Kereta Api, dan Kamar Jenazah

22 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026
Makam Kembang Kuning, Solusi Healing di Tengah Keterbatasan Lahan Surabaya yang Bikin Pening

Makam Kembang Kuning, Solusi Healing di Tengah Keterbatasan Lahan Surabaya yang Bikin Pening

22 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Pantai Menganti Kebumen Jawa Tengah, Pantai Indah tapi Berbahaya (Wikimedia Commons)

Pantai Menganti Kebumen, Pantai Terindah di Jawa Tengah, tapi Perjalanan ke Sana Adalah Simulasi Jantungan yang Dibungkus Liburan

22 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.