Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pengalaman Mengendarai Mio Karbu, Motor Lawas yang Kembali Jadi Primadona dan Diburu Banyak Orang

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
23 Mei 2025
A A
Mio Karbu: Motor Matic Paling Bermasalah. Udah Boros Bensin, Langganan Mogok pula

Mio Karbu: Motor Matic Paling Bermasalah. Udah Boros Bensin, Langganan Mogok pula (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mio karbu sedang naik daun. Fenomena restorasi motor yang ramai beberapa tahun menjadikan motor lawas yang sudah tak terdeteksi radar kembali mengaspal dan jadi primadona. Dan Mio karbu jadi salah satu motor yang diincar.

Gara-gara itulah harga bekas Yamaha mio karbu naik. Sekitar 3 tahun lalu, saya sempat mengecek harga motor tersebut di Facebook marketplace, masih bisa dapat 5 jutaan. Sekarang, jangan harap. Kamu dapat harga 7 juta saja sudah bagus. Kalau kondisinya masih istimewa, harga tersebut jadi amat worth it.

Cuma, saya masih merasa bingung dengan ini semua. Okelah jika direstorasi dan dimodif, memang Mio karbu jadi keliatan keren. Tapi, apa yang bikin istimewa selain look?

Tidak disangka, dua bulan lalu kakak saya penasaran dengan motor ini, dan membeli motor ini. Kondisinya sih, pajak mati. Tetapi untuk mesin dan bodi, masih amat kinyis-kinyis. Tapi karena cuman modal penasaran, akhirnya Kakak saya bosan dan menyerahkan Yamaha Mio Karbu 2011 ini.

Lewat pengalaman saya menggunakan motor ini sekian waktu, saya akan membagikan apa kelebihan dan kekurangan motor lawas yang sedang naik daun ini.

Kelebihan Yamaha Mio Karbu

Kelebihan yang paling terlihat adalah dari sektor desain Yamaha mio karbu ini yang ganteng. Mulai dari keluaran pertama hingga terakhir, Mio selalu punya desain yang ciamik. Bahkan menurut saya rival dari motor ini desainnya kalah ganteng. Tidak bosan rasanya untuk memandang motor ini terus menerus.

Bentuk yang ramping sekaligus kecil adalah nilai plus bagi saya. Memodifikasi motor ni juga kelewat mudah, pake aliran apa saja, pasti cocok.

Posisi berkendara pada motor ini juga enak, tidak terlalu tinggi. Ya kayak ibarat nyetir mobil sedan gitu, agak tenggelam, apalagi buat saya yang tingginya 172 cm. Tapi nggak mengganggu sih, masih nyaman. Saya sudah pernah pakai motor ini Solo-Jogja PP. Nggak bikin capek, dan tenaganya lumayan. Meski hanya 115 cc, tapi motor ini amat gesit dan berani diadu di trek lurus.

Baca Juga:

Yamaha Mio, Motor Lama yang Pernah Jadi Puncak Rantai Makanan, Kini Kembali Muncul dan Diburu Banyak Orang

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

Selain itu sparepart dari motor ini melimpah, mau yang original atau aftermarkert gampang untuk dicari. Beberapa minggu lalu, saya mencari cover headlamp dan beberapa bagian body untuk motor ini, ternyata mudah banget untuk mendapatkannya. Ditambah kalau ada trouble dari motor ini banyak bengkel yang bisa menanganinya.

Kekurangan 

Tidak adil rasanya hanya membahas kelebihannya saja. Mio karbu ini, sebagus apa pun review orang, tetap ada kekurangan.

Kekurangan Yamaha Mio karbu yang paling terasa adalah nggak bisa diajak satset. Sebab, motor ini butuh dipanasi dalam waktu yang lama. Kalau motor sekarang kan cukup 30 detik-1 menit. Nah, karena motor ini pakai mesin jenis lama, nggak cukup tuh dipanasin hanya 30 detik. Kagak panas itu mah. Jelas brebet dipake jalan.

Konsumsi BBM Mio karbu terkenal boros. Motor ini memang tak pernah jadi sahabat terbaik untuk kaum dompet tipis. Apalagi yang mesinnya dioprek. Standar aja boros, apalagi doprek.

Selain bensinnya boros, Mio karbu juga terkenal sebagai vampir oli. Suhu mesin Mio yang mudah meningkat jadi jelas boros oli. Tapi ya nggak begitu mengganggu sih, bedanya cuman berapa ketimbang motor matic lain. Buat yang nggak biasa ganti oli, ya kerasa mengganggu banget sih.

Bagi kalian yang pengin terjun ke dunia “motor tua”, Mio karbu bisa dilirik sih. Desain ganteng, harian nyaman, meski agak boros, saya yakin masih layak lah untuk dipertimbangkan. Jadi, kapan mau nendang pintu biar dibeliin Mio karbu?

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mengenang Yamaha Mio, Seri Skutik Yamaha Terbaik yang Mengalahkan Dominasi “Supra Bapak” tapi Kini Semakin Terlupakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2025 oleh

Tags: mio karbumodifikasirestorasi motorYamaha Mio
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

spion jalu motor modif estetika mojok

Buat Kalian yang Pakai Spion Jalu, Masalah Kalian Apa sih?

9 April 2021
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Yamaha NMAX Itu Motor Overrated dan Nggak Spesial Sama Sekali, kok Bisa Penggunanya Arogan di Jalan? kendaraan dinas kades yamaha all new nmax 155 honda vario

Hari Gini Beli Honda Vario? Ah, Nggak Maen, Patah Nanti Rangkanya. Nih, 3 Rekomendasi Motor yang Lebih Worth It!

13 September 2023
Sistem Pendidikan Kita Bisa Meniru Indomaret, Punya Standar Jelas, dan yang Paling Penting, Merata!

Sistem Pendidikan Kita Bisa Meniru Indomaret, Punya Standar Jelas, dan yang Paling Penting, Merata!

15 Agustus 2023
Vespa Matic Itu Overrated, Masih Kalah Nyaman dengan Yamaha Mio Generasi Pertama, Jauh!

Vespa Matic Itu Overrated, Masih Kalah Nyaman dengan Yamaha Mio Generasi Pertama, Jauh!

16 Januari 2024
Motor Yamaha Fazzio, Motor Matic Buruk Rupa yang Nyaman (Unsplash)

Yamaha Fazzio, Motor Lucu yang Bakal Menguras Dompetmu karena Begitu Mudah untuk Dimodifikasi

30 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.