Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

Nafiuddin Fadly oleh Nafiuddin Fadly
19 Januari 2026
A A
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat CeHonda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan (www.astra-honda.com)per, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah dua kali saya melihat motor Honda PCX 160 dengan bentuk ceper mengaspal di jalanan. Saya tahu betul itu hasil modifikasi pemiliknya. Sebab, produsen mana yang cukup gila mendesain motor berbodi besar dengan ceper seperti itu. Selain merusak mata, terlihat membahayakan untuk dikendarai. 

Modifikasi motor bukanlah hal yang baru. Saya paham, memodifikasi motor bisa menimbulkan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya. Namun, tetap saja, untuk motor Honda PCX 160 dibuat ceper, saya harap ide ini tidak pernah ada. 

Ada yang bilang, kendaraan ini dibuat ceper supaya pemiliknya tidak perlu repot-repot jinjit ketika menggunakannya. Namun, saya tetap saja menolak modifikasi ini. Menurut saya, Honda PCX 160 dibuat ceper lebih banyak mengundang ancaman keselamatan daripada manfaatnya.

Risiko gasruk saat melintasi polisi tidur

Honda PCX 160 adalah motor yang mahal. Sudah seyogyanya pemilik motor menjaga dengan baik agar kondisi motor selalu baik. Memendekkan motor justru akan membawa risiko yang cukup serius. Namun, saya tidak yakin hal ini bakal digubris oleh para pemilik motor. Sebab, mengotak-atik motor sudah menjadi kesenangan tersendiri.

PCX 160 yang dibuat ceper membuat bagian bawah motor hampir mencium jalan. Kalau jalan mulus seperti di sirkuit MotoGP ya oke-oke saja, tapi kan kita tahu jalanan aspal di Indonesia seperti apa. Banyak polisi tidur yang kadang mengagetkan si pengendara. Belum lagi menghadapi jalan yang berlubang.

Memang siapa yang mau mendengar gesekan bodi motor dengan polisi tidur? Mendengarnya saja sudah menjadi siksaan kuping. Para desainer motor sudah menghitung dengan baik bagaimana memberikan kenyamanan dalam berkendara. So, pemilik motor nggak perlu melakukan hal yang aneh-aneh lagi. 

Suspensi Honda PCX 160 jadi tidak nyaman

Salah satu bagian vital dalam kenyamanan berkendara adalah suspensi. Downsize atau membuat ceper pada PCX 160 sudah pasti bakal membuat kenyamanan berkurang. Lha bayangkan saja untuk membuat ceper, shock bagian belakang maupun depan harus diganti yang lebih pendek.

Misalnya ngomongin shock bagian depan motor. Jika menggunakan shock standar pabrikan, masih ada jarak yang cukup bagian depan motor dengan spakbor. Adanya jarak ini, suspensi bisa mantul secara optimal. Kalau dibuat lebih pendek, jarak tersebut bakal menjadi berkurang dan suspensi menjadi keras karena mentok dengan spakbor depan.

Baca Juga:

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Tentu hal ini bakal menyiksa bagi pengendara dan yang membonceng. Alih-alih berharap bisa duduk dengan tenang, malah jadinya kapok. Apalagi jika kamu sebagai pemilik motor mempunyai pacar, bisa-bisa karena hal ini menyebabkan pertengkaran.

Buang jauh-jauh ide untuk menggunakan ban ramping

Biasanya saya melihat ban juga termasuk bagian komponen motor yang diganti jika ingin downsize PCX 160. Ban akan diganti dengan ban yang lebih ramping, berbeda dengan ban pabrikan Honda yang lebih gendut. Padahal mengganti ban yang lebih ramping, merusak estetika motor itu sendiri.

Selain itu, masalahnya juga terletak pada bodi motor PCX 160 yang cukup besar. Ban seramping itu disuruh membawa beban sebesar itu tentu akan mempengaruhi keseimbangan. Stabilitas dalam berkendara jelas menurun. Beneran deh kalau soal motor PCX 160, modif ban seperti ini benar-benar tidak masuk di akal.

Jika membandingkan dengan motor Satria FU150 yang dibuat ceper, saya masih bisa memahaminya. Sebab bodi motor Suzuki tersebut kecil, bahkan ada yang melepas bodinya sehingga tinggal rangkanya saja. Secara keseimbangan bisa lebih terjaga daripada PCX 160.

Itu tadi adalah bahaya-bahaya yang bisa terjadi jika menjadikan Honda PCX 160 ceper atau downsize. Hal ini agar pengendara maupun yang membonceng bisa lebih selamat saat berkendara. Sebab lebih baik mencegah daripada mengobati.

Penulis: Nafiuddin Fadly
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2026 oleh

Tags: hondahonda pcx 160modifikasimodifikasi cepermotor ceperpcx 160
Nafiuddin Fadly

Nafiuddin Fadly

Seorang pria asal Solo. Menaruh perhatian atas isu-isu sosial dan teknologi. Suka kopi espresso dan baca buku.

ArtikelTerkait

4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Motor Honda Supra X Renta, Rapuh, tapi Tak Ternilai Harganya! (Unsplash)

Motor Honda Supra X 100: Motor Tua dengan Sejuta Kenangan, Bikin Selalu Nostalgia Saat Mengendarainya

27 Agustus 2023
Honda Vario 125 Old, Motor Paling Loyo Sedunia (Firzafp via Wikimedia Commons)

Honda Vario 125 Old, Motor Loyo yang Nggak Ramah Polisi Tidur dan CVT yang Sering Gredek

12 Desember 2023
Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!

Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!

5 Agustus 2024
Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel Mojok.co

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

27 Maret 2026
4 Hal yang Tak Ingin Kalian Dengar Saat Servis di Bengkel AHASS, Bikin Senam Jantung!

Menjawab Pertanyaan Kenapa Kualitas Bengkel AHASS Berbeda-beda

27 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyesal Beli Motor Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Nambah Beban Hidup Mojok.co astrea bulus

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

5 Mei 2026
Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced Mojok.co

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

4 Mei 2026
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur

2 Mei 2026
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik
  • Buka Coffee Shop di Klaten Tanpa Ekspektasi Justru Ramai Dikunjungi, Tandai Tren Baru Warlok hingga Jadi Incaran Pelancong
  • Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis
  • Semester 5 Kuliah: Masa paling Overthinking bagi Mahasiswa karena Kepikiran Ortu dan Masa Depan, Percuma Cari Pelarian
  • Cerita Saya Memulai Usaha Rumahan Kecil-kecilan Tanpa Utang Hingga Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan, Kamu Mau Coba?
  • Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.