Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ragam Celoteh ala Kaskuser yang Terus Saya Amalkan

Rulfhi Alimudin oleh Rulfhi Alimudin
7 Mei 2020
A A
Ragam Celoteh ala Kaskuser yang Terus Saya Amalkan media sosial kaskus forum terbesar di indonesia nostalgia kenangan emoticon thread agan jual beli mojok

Ragam Celoteh ala Kaskuser yang Terus Saya Amalkan media sosial kaskus forum terbesar di indonesia nostalgia kenangan emoticon thread agan jual beli mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Jika agan Gilang dalam artikel Mengenang Kejayaan Kaskus Beserta Emotionnya yang Bikin Saya Susah Move terlihat tak bisa berpindah lain hati lantaran emotion Kaskus. Saya malah dengan bangga mempoligami Kaskus. Saya taruh cinta pertama saya pada Kaskus, lalu menumbuhkan dan merawat cinta lain di forum-forum internet lain yang tengah naik daun.

Tentu saya harus beranjak dari forum yang isinya tinggal itu-itu saja dan cenderung membosankan. Karena hidup harus terus bergerak dan Kaskus bukanlah pasangan yang bisa dibawa ke pelaminan hingga seperti kata lirik lagu dari Jagostu, mau tak mau ku harus melanjutkan yang tersisa.

Kendati begitu, saya harus akui dan ucapkan terima kasih lantaran Kaskus menjadi tempat singgah pertama saya untuk berselancar di forum internet. Kala itu, saya seharian bisa mantengin forum ini, membaca artikel yang masuk hot thread, hingga sesekali mengintip forum BB21 ++ untuk menyegarkan mata.

Teringat saya pernah nongkrong di sebuah forum di Heart from heart, yang isinya cuma berbalas komentar layaknya Supri berbalas pantun dengan Opi Kumis. Saya lupa sedang kenapa hingga bisa terjerumus ke sana, tapi yang pasti setelah itu saya menjadi akrab dengan sejumlah akun seperti cangcimen, tupay, dan akun anonim lainnya. Hingga akhirnya kami mengadakan kopdar.

Salah satu hal yang terus saya amalkan adalah penggunaan celoteh khas anak kaskus alias kaskuser di beberapa forum daring lain yang saya ikuti. Pernahkah kamu mendapati kolom komentar bertuliskan pertamax gan, page one ane gembok, no Afgan no Rossa. Hingga kamu dipanggil agan dan sista. Jika kamu mendapati hal itu, saya pastikan anak tersebut adalah alumni kaskus.

Celotehan-celotehan di atas bisa dikatakan sudah sangat Kaskus banget karena tumbuh dan populer di sana. Saya akan mengulas dari kata pertamax gan. Tentu dalam benak elite global dan masyarakat umum setuju bahwa kata ini merupakan sebutan untuk salah satu jenis bahan bakar yang diperjualbelikan di SPBU maupun pom mini. Namun, di mata kaskuser ini mengandung lebih dari itu.

Kata ini sakral, hanya boleh tuliskan oleh kaskuser pada kolom komentar atau reply urutan pertama di sebuah thread. Jika didapati menggunakan kata ini di urutan komentar kedua atau seterusnya, kamu bakal diprotes kaskuser. Lantaran sudah melanggar budaya ngaskus.

Pertamax sering diasosiasikan sebagai tingkat kecepatanmu dalam memberikan komentar. Semakin sering mendapati pertamax kamu akan meraih predikat junker tercepat on the year. Sementara mereka yang nggak kebagian berkometar di urutan pertama tetapi masuk di halaman pertama akan menghibur diri dengan menuliskan page one ane gembok.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Kemudian ada celoteh no Afgan no Rossa. Celoteh atau istilah ini populer di forum jual beli Kaskus. Di mana kalau seller mengatakan no Afgan artinya barang yang dijual tidak boleh ditawar secara sadis. Sementara jika no Rossa artinya tidak boleh menawar secara tega. Makna dari istilah tersebut diambil dari judul lagu dua penyanyi yang terkenal yakni Afgan dengan Sadis dan Rossa dengan Tega.

Terakhir adalah penyebutan sebutan untuk lawan bicara seperti gan dan sis. Kabarnya sebutan ini diambil dari kata dasar juragan dan sista. Penggunaan juragan biasa digunakan sebagai panggilan laki-laki sementara sist untuk perempuan.

Tentu tiga celoteh atau istilah yang telah disebutkan di atas hanya contoh kecil dari keberagaman diksi Kaskus. Pasalnya masih ada banyak lagi yang mungkin belum terlalu populer dan luput. Oleh karena itu, saya mengundang kaskuser atau mantan kaskuser yang pernah berperingkat Made In Kaskus untuk membuat kamus kaskuser.

Sebuah bukti dan artefak tentang kejayaan Kaskus sebagai forum online terbesar pada masanya. Serta sedikit dedikasi untuk menambah keberagaman budaya dan bahasa di Indonesia. Karena mungkin saja nantinya menjadi sumber primer sebagai jurusan bahasa Kaskus di universitas-universitas di Indonesia.

Jadi sampai jumpa di thread selanjutnya, jangan lupa bagi cendol dan jangan lempar bata. Ups, maaf saya kira ini Kaskus.

BACA JUGA Serius Nanya, Emang Boleh Share Screenshot Chat Pribadi ke Medsos? dan tulisan Rulfhi Alimudin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Mei 2020 oleh

Tags: kaskuskaskuserMedia Sosial
Rulfhi Alimudin

Rulfhi Alimudin

Mukim di Bandung, gemar berolahraga di ruang terbuka bisa ditemui lewat tulisan di rupaca.my.id

ArtikelTerkait

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang Mojok.co

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

9 Desember 2025
Memahami Apa Itu NT dalam Bahasa Gaul yang Lagi Banyak Diomongin Belakangan Ini

Memahami Apa Itu NT dalam Bahasa Gaul yang Lagi Banyak Diomongin Belakangan Ini

16 Mei 2023
Membedah Alasan Bapak-bapak Pakai Nama Kota di Akun Media Sosialnya terminal mojok.co

Membedah Alasan Bapak-bapak Pakai Nama Kota di Akun Media Sosialnya

11 Februari 2021
Grup FB: Alasan Terberat untuk Meninggalkan Facebook

Grup FB: Alasan Terberat untuk Meninggalkan Facebook

8 April 2023
alternatif profesi di era media sosial mojok

4 Alternatif Profesi di Era Media Sosial yang Bisa Dilamar oleh Lulusan Semua Jurusan

3 Agustus 2021
Menyuruh Orang untuk Cari Kerja Biar Nggak Protes Melulu Itu Aneh nyi roro kidul kritis skeptis netizen indocomment war facebook mojok.co

Menyuruh Orang untuk Cari Kerja biar Nggak Protes Melulu Itu Aneh

20 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.