Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

Sri Molati oleh Sri Molati
19 Februari 2026
A A
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kata orang, QRIS itu bikin hidup jadi lebih gampang. Benar begitu? Iya, benar, jadi gampang miskin. 

Saya tidak perlu lagi menjelaskan apa itu QRIS, bukan? Nenek-nenek zaman sekarang saja beli es teh tinggal scan. Bahkan beberapa tempat perbelanjaan tidak lagi menerima uang tunai. Ada yang merasa ini memudahkan dan menguntungkan. Saya rasa tidak juga.

Baca juga: 6 Dosa Pembayaran QRIS yang Banyak Merepotkan Pedagang

Ketika QRIS masuk desa

Tempat tinggal saya masih termasuk desa, meski ada di Bekasi. Nah, saya mulai sering melihat beberapa yang tinggal di desa mengeluh. Pasalnya, di tempat mereka biasa belanja, sudah tidak menerima cash. 

Beberapa warga yang memang belum melek teknologi sesekali mengomel. Mereka bilang gini, “Orang cuma jualan di desa aja sok-sokan pake keris keris apalah itu. Nggak ada yang beli baru tau rasa.” 

Begitulah yang terjadi ketika QRIS masuk desa. Banyak yang menganggap pembayaran QRIS itu merepotkan. Belum lagi orang tua yang gaptek, yang nggak punya hape Android, dan yang punya hape tapi nggak melek teknologi. Yang kayak gini ada banyak.

“Kenapa, sih, nggak mau menerima duit cash. Kan masih pembayaran resmi,” mereka mengomel lagi. Bahkan saya pernah mendengar kalau ada yang menolak pembayaran tunai, bisa kena pidana. Bener nggak tuh? Entahlah.

Jadi, QRIS itu memudahkan atau merepotkan? 

Jadi, kita bahas QRIS itu merepotkan atau memudahkan? Ya, kalau soal mudah atau tidaknya, pasti tergantung kita yang mau belajar atau tidak. Untuk anak muda, atau generasi milenial, mungkin sistem ini memudahkan. Selain praktis, cuma scan di hape, juga tidak perlu repot membawa dompet. 

Baca Juga:

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

Namun, untuk kalangan lansia atau beberapa warga desa, justru merepotkan. Bayangkan saja, ibu-ibu paruh baya, habis dari sawah, pengen beli minum di perjalanan pulang. Tapi, dia nggak jadi beli karena cuma bawa uang cash. Itu kejadian karena yang punya warung menerapkan yang namanya QRIS only.

Mungkin, yang punya warung mikir, pasti enakan pakai QRIS. Lagian di zaman sekarang, mana ada orang yang nggak ngerti teknologi ini. Jadi, dia juga nggak perlu mikir menyiapkan kembalian.

Menurut saya, pemikiran seperti ini memang benar. Tapi, salah penempatan saja. Seharusnya, setiap warung, khususnya di desa, tetap menerima segala jenis pembayaran. Lagian warga desa kan beli pakai uang, nggak ngajak pemilik warung untuk pakai sistem barter. Kecuali sama tetangga biasanya gitu ya, tukeran garam sama gula hahaha.

Baca juga: QRIS Memang Memudahkan, tapi Pembayaran Tunai Tetap Sah dan Tidak Boleh Ditolak!

Ada yang malah jadi boros

Ada orang yang pakai QRIS niatnya buat ngirit. Eh, tahunya keasyikan scan. Waktu cek mutasi rekening, habisnya sampai ratusan ribu.

Iya, bisa ngirit kalau cuma beli di satu tempat, lalu pulang. Tapi banyak tuh yang sukanya laper mata. Begitu melihat barcode, rasanya pengin nyobain. “Wah bisa pake QRIS, tuh. Coba, ah, sesekali.” Begitu saja terus ucapan di setiap jalan.

Ucapan itulah yang bikin kita nangis pas akhir bulan. Bayangin aja pas baru gajian jalan dikit, mata langsung lapar. Beli ini dan itu karena lucu. Setengah sadar, banyak orang yang tempel hape ke barcode. Pas pulang, yang ada cuma menyesal.

Jadi, pada intinya, bohong ya kalau ada yang bilang pakai QRIS bisa bikin irit. Soalnya semua itu kembali ke diri sendiri. Saking mudahnya pakai teknologi ini, orang malah jadi cepat miskin, kepingin belanja terus.

Penulis: Sri Molati

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 6 Dosa Pembayaran QRIS yang Banyak Merepotkan Pedagang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2026 oleh

Tags: bayar cashbayar pakai QRISbiaya admin qriscaracara membayar pakai qrispajak qrisQRIS
Sri Molati

Sri Molati

ArtikelTerkait

GoPay Lebih Mudah Dipakai, m-Banking Menyulitkan Pengguna (Unsplash)

Saya Lebih Suka Menggunakan GoPay daripada m-Banking untuk Segala Transaksi: Dari Tidak Kena Biaya Transfer Hingga Harga Pulsa Murah Meriah

30 Mei 2025
Bank Jago Bank Digital Terbaik dengan 3 Kekurangan (Unsplash)

Bank Jago: Bank Digital Terbaik dengan 3 Kekurangan

15 Juni 2023
Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

25 Januari 2026
QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

Surat untuk Pedagang yang Masih Minta Biaya Admin QRIS, Bertobatlah Kalian, Cari Untung Nggak Gini-gini Amat!

5 Desember 2025
5 Hal yang Banyak Dikhawatirkan di Era Pembayaran QRIS Mojok.co

5 Hal yang Banyak Dikhawatirkan di Era Pembayaran QRIS

6 Januari 2025
Nggak Punya QRIS, Nenek Dituduh Nggak Mau Bayar Roti (Unsplash)

Rasanya Sangat Sedih ketika Nenek Saya Dituduh Nggak Mau Bayar Roti Terkenal karena Nggak Bisa Pakai QRIS

21 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebenarnya Siapa sih yang Memulai Tradisi Uang Baru Saat Hari Raya? Bikin Repot doang!

Sebenarnya Siapa sih yang Memulai Tradisi Uang Baru Saat Hari Raya? Bikin Repot doang!

8 Maret 2026
Kelangkaan Gas 3 KG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

Kelangkaan Gas LPG Menjelang Lebaran Adalah Drama Jelek Tahunan yang Tak (Akan) Pernah Selesai

5 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal Mojok.co

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

10 Maret 2026
Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

9 Maret 2026
Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK (Unsplash)

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang
  • Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga
  • Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan
  • Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara
  • Habiskan Waktu 78 Jam di Bus untuk Mudik Berujung Kapok dan Frustrasi: Harus Tahan Bau Badan, BAB, hingga “Ditakuti” Teman Sebangku
  • Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.