Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Membayangkan Purwokerto Tanpa Unsoed: Ternyata Nggak Ngenes-Ngenes Amat

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
14 April 2025
A A
Membayangkan Purwokerto Tanpa Unsoed: Ternyata Nggak Ngenes-Ngenes Amat

Membayangkan Purwokerto Tanpa Unsoed: Ternyata Nggak Ngenes-Ngenes Amat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

GOR Soesoe bakal jadi GOR yang biasa-biasa saja

Selain GOR Satria, Purwokerto juga punya gelanggang olahraga lain, yaitu GOR Soesoe. Nama Soesoe berasal dari nama seorang tokoh nasional bernama Soesilo Soedarman.

Andai tidak ada Unsoed di Purwokerto, GOR Soesoe tidak akan pernah mengukir sejarah sebagai GOR yang memiliki lintasan helikopter. GOR Soesoe hanya akan seperti gelanggang olahraga pada umumnya yang biasa-biasa saja.

Jadi ceritanya, rektor Unsoed terdahulu, yaitu Prof. Rubiyanto, mengundang Gubernur Jawa Tengah yang saat itu masih dijabat oleh Mardiyanto, untuk datang melihat langsung pembangunan GOR. Berhubung Pak Gubernur datang dengan menggunakan helikopter, maka dibuatlah landasan helikopter di GOR Soesoe.

Nah, gara-gara ditinjau gubernur itu pula, pembangunan GOR Soesoe jadi mendapat tambahan suntikan dana. Akhirnya, tambah keren lah GOR tersebut. Salah satu daya tarik GOR Soesoe Purwokerto adalah lintasan lari sudah berbahan karet sintetis. Padahal, saat itu, sangat jarang ada GOR yang sudah menggunakan karet sintetis karena biaya perawatannya terbilang mahal.

Warga lokal bingung mau usaha apa

Saya juga membayangkan andai tidak ada Unsoed di Purwokerto, warga lokal mungkin bingung mau buka usaha apa. Bagaimanapun Unsoed telah memberikan kontribusi besar untuk ekonomi lokal, mulai dari sewa kos-kosan, peluang kerja untuk para dosen dan staf, hingga bisnis-bisnis kecil yang mendapat keuntungan dari keberadaan mahasiswa.

Bayangkan kalau nggak ada Unsoed. Tak mungkin rasanya kita lihat plang bertuliskan “Terima Kos-kosan” di tiap belokan. Tak mungkin pula kita lihat toko-toko baju ini laris manis diserbu oleh mahasiswa Unsoed. Purwokerto bakalan sepi. Seolah, waktu berjalan lebih pelan, tanpa suara motor ataupun langkah kaki mahasiswa yang terburu-buru ke kampus atau cari kuliner.

Dengan kata lain, roda ekonomi di Purwokerto tidak akan berputar. Lha wong ada Unsoed saja, Kabupaten Banyumas menyandang predikat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi kedua di Jawa Tengah, kok. Data pada tahun 2024 menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Banyumas sebesar 11%, satu tingkat di bawah Brebes.

Lha kalau nggak ada Unsoed? Apa ya nggak makin-makin?

Baca Juga:

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

Purwokerto bebas macet karena orang goblok berkurang

Meskipun Purwokerto tampak tak berdaya tanpa Unsoed, sebenarnya nggak ngenes-ngenes amat, sih. Ada hal positif yang terjadi andai tak pernah ada tempat bernama Universitas Jendral Soedirman di Purwokerto, yakni bebas macet.

Jadi begini. Kebanyakan jalan kampus Purwokerto itu sempit. Nggak siku lah dengan pertumbuhan mahasiswanya yang terus meningkat. Sudah sempit, kondisinya nggak bagus-bagus amat, banyak polisi tidurnya pula. Maka, nikmat mana lagi yang kau dustakan?

Kondisi di jalanan makin parah dengan banyaknya mahasiswa yang kalau njajan nggak lupa bawa duit, tapi lupa bawa otak. Mentang-mentang perut lapar, parkir motor langsung di depan gerobak abang pedagang. Antara menghindari kang parkir atau memang males turun, memang beda tipis, sih. Yang jelas, kebiasaan asal ngetem tersebut membuat jalan yang sempit jadi makin sempit. Endingnya? Macet. Mana panas beut lagi kalau siang.

Itulah 4 hal yang terjadi andai tidak pernah ada Unsoed di Purwokerto. Menurut kalian mending ada Unsoed atau nggak ada, nih?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Purwokerto Adalah Daerah Paling Aneh karena Bukan Kota, Kurang Pas Disebut Kabupaten, Apalagi Menjadi Kecamatan. Maunya Apa, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 April 2025 oleh

Tags: pilihan redaksipurwokertounsoedUnsoed Purwokerto
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Wisuda TK Hanyalah Pembelokan Sejarah dan Pemborosan

Wisuda TK Hanyalah Pembelokan Sejarah dan Pemborosan

16 Juni 2023
Memahami Arti Resesi Pakai Bahasa Tukang Gorengan

Memahami Arti Resesi Pakai Bahasa Tukang Gorengan

11 Oktober 2022
4 Keunikan UIN SAIZU Purwokerto yang Nggak Ada di Kampus Lain purwasera uin saizu

4 Keunikan UIN SAIZU Purwokerto yang Nggak Ada di Kampus Lain

11 September 2023
5 Drama Korea yang Cocok Ditonton Orang dengan Kepribadian INFJ

5 Drama Korea yang Cocok Ditonton Orang dengan Kepribadian INFJ

26 September 2023
Desain Hyundai STARGAZER Curi Perhatian, tapi Maknanya Nggak Sembarangan Terminal Mojok.co

Desain Hyundai STARGAZER Curi Perhatian, tapi Maknanya Nggak Sembarangan

22 Juli 2022
Ribetnya Urusan Mandi di Jepang Terminal Mojok

Ribetnya Urusan Mandi di Jepang

3 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.