Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sisi Gelap yang Merusak Nama Baik Purwokerto karena Ulah Tukang Parkir Liar Hobi Menyerobot Lahan yang Bukan Milik Mereka

Ines Noviadzani oleh Ines Noviadzani
3 Mei 2025
A A
Nama Baik Purwokerto Rusak Berkat Ulah Tukang Parkir Liar (Unsplash)

Nama Baik Purwokerto Rusak Berkat Ulah Tukang Parkir Liar (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Masalah tarif yang bikin kesal

Kalau kamu memberi Rp1.000, mereka pasti merengut dan memasang tampang galak. Nah, kalau mau ngasih Rp2.000 kok rasanya nggak ikhlas karena kerja mereka hanya memegang dan menarik mundur jok motor. Iya, soal tarif ini memang bikin malas.

Jadi, saya pernah mengambil uang di ATM dekat rumah. Letaknya di kawasan pedesaan Purwokerto dan cukup sepi. Waktu datang, saya lihat keadaan sepi. Eh, saya kaget ketika keluar dari mesin ATM, si bapak dengan rompi oranye tiba-tiba sudah berdiri di samping motor.

ADVERTISEMENT

Perlu kalian tahu, letak ATM ada di pinggir jalan. Jadi, di sana tidak ada lahan parkir. Saya bisa saja menolak untuk memberikan uang parkir. Tapi, saya langsung malas berdebat karena si bapak memasang tampang galak.

Jadilah saya kasih uang kembalian beli bensin di saku celana saya. Merasa sudah oke walaupun sedikit kesal, saya berniat langsung pulang dan memakai helm. Si bapak protes.

“Kurang ini. Dua ribu, lah,” ucap si bapak. Tentu dengan bahasa ngapak khas Purwokerto.

Saya cuma memberi seribu rupiah karena di mesin ATM itu nggak ada lahan parkir. Dan saya nggak sampai 2 menit di dalam mesin ATM untuk mengambil uang. Rasanya tidak ikhlas membayar tidak pada peruntukannya. Iya, cuma 2 ribu rupiah. Tapi kan ini nggak sah. Itu yang bikin saya kesal.

Tulisan “Parkir Gratis” nggak mempan di Purwokerto

Masalah tukang parkir liar di Purwokerto yang tak kalah menjengkelkan adalah mereka tidak mengindahkan aturan. Misalnya yang terjadi di sebuah minimarket. Pihak manajemen sudah memasang tulisan “Parkir Gratis” dengan font yang besar dan bisa terbaca dengan jelas.

Kamu tahu apa yang terjadi?

Baca Juga:

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

Ya, tukang parkir liar sudah prat-prit dan mondar-mandir di depan minimarket itu. Entah pihak minimarket yang sudah lelah menegur atau mereka si tukang parkir yang memang bandel.

Isu menjamurnya tukang parkir di Purwokerto memang sudah terjadi sejak lama. Namun, masih saja bisa bikin orang dari luar daerah kaget. Salah satunya teman saya. Dia pikir Purwokerto itu aman dan damai. Ya seperti konten-konten romantis soal kota ini. Namun, nyatanya, malah semakin menjamur.

Adakah solusi atau penyelesaian dari permasalahan ini? Atau biarlah para tukang parkir liar mencari uang recehan dari orang-orang yang cuma numpang berhenti 2 menit di lahan yang bukan miliknya itu?

Penulis: Ines Noviadzani

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Tukang Parkir Liar Purwokerto Ternyata Ada yang Beringas, Suka Main Pukul ketika Teman Saya Nggak Mau Membayar

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2025 oleh

Tags: banyumaskota seribu curugpurwokertoPurwokerto kota seribu curugTukang Parkirtukang parkir liar Purwokerto
Ines Noviadzani

Ines Noviadzani

ArtikelTerkait

5 Tips Ampuh Menghindari Tukang Parkir di Indomaret Terminal Mojok

5 Tips Ampuh Menghindari Tukang Parkir di Indomaret

4 Januari 2021

3 Spot yang Harus Kalian Coba Kalau Ingin Menikmati Purwokerto dari Ketinggian

14 Juli 2024
Purwokerto Mulai Tidak Aman Bagi Mahasiswa Pendatang (Unsplash)

Purwokerto yang Sejuk dan Tenteram Mulai Menjelma Menjadi Kota yang Tidak Aman Bagi Mahasiswa Pendatang

5 November 2023
8 Nama Daerah dengan Awalan Purwo, dari Purwodinatan hingga Purwodadi

8 Nama Daerah dengan Awalan Purwo, dari Purwodinatan hingga Purwodadi

13 September 2022
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah Mojok.co

Palang Pintu Kereta Api Banyumas: Tempat Rekreasi (Tidak) Ramah Anak yang Murah Meriah

17 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.