Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Spot yang Harus Kalian Coba Kalau Ingin Menikmati Purwokerto dari Ketinggian

Muhamad Fajar oleh Muhamad Fajar
14 Juli 2024
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu cara menikmati Purwokerto adalah dengan melihat kesibukan dan gemerlapnya dari ketinggian.

Rasanya nggak ada habisnya membicarakan Purwokerto. Belakangan, kota ini sering menjadi tujuan wisata para komika terkenal seperti Pandji Pragiwaksono dan Andi Wijaya alias Awwe. Pesona Purwokerto sebagai kota seribu curug memang sedemikian menariknya.

Meski dilabeli demikian, menikmati Purwokerto tidaklah melulu harus selalu ke curug. Bagi saya, masih termasuk rugi menjamah kota ini hanya dengan menjelajahi curug-curugnya. Melalui artikel ini saya ingin merekomendasikan kepada kalian cara menikmati keindahan Purwokerto dari ketinggian.

Banyak spot tempat yang bisa dijajaki untuk menikmati keindahan kota kecil yang cukup padat ini. Mulai dari gedung hingga dataran “agak” tinggi di bentangan kaki Gunung Slamet yang meliputi kecamatan Kedungbanteng, Baturraden, hingga Sumbang. Kalian bisa mengunjungi tempat-tempat ini di siang ataupun malam hari: sama-sama bagus dan menarik pokoknya. Berikut adalah ulasannya.

Menara Pandang Teratai, primadona baru masyarakat Purwokerto

Tempat pertama yang saya rekomendasikan tentu saja Menara Pandang Teratai. Gedung baru setinggi 114 meter itu memang menjadi primadona baru bagi para pengunjung Purwokerto yang mungkin bosan jika hanya berputar-putar di pusat kota.

Menara Teratai berdiri di tengah-tengah kawasan inti pusat pemerintahan kota yang baru. Jaraknya hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari pusat kota yang saat ini masih digunakan. 

Untuk menuju ke lantai 5, Anda hanya perlu merogoh kocek 20 ribu rupiah untuk hari Senin-Sabtu dengan jam operasional dari pukul 09:00-22:00 WIB, dan 25 ribu rupiah untuk hari Minggu dengan jam operasional dari pukul 07:00-22:00 WIB.

Pengalaman dari puncak menara, saya bisa melihat seisi Kota Purwokerto dengan jelas. Jika menghadap ke utara, Anda bisa gedung-gedung tinggi yang terlihat jelas seperti Rita Supermall, Hotel Luminor, “cincin” besar di ujung utara Jalan Bung Karno, UIN Saizu, Gedung Penelitian Unsoed, dan lain-lain. Selebihnya, hamparan kepadatan kota dengan background Gunung Slamet yang gagah semakin menyempurnakan indahnya pemandangan.

Baca Juga:

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

Selanjutnya sisi selatan dan barat. Di sana Anda akan melihat danau retensi dan bangunan baru yang didesain langsung oleh mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, yaitu Masjid Seribu Bulan. Hamparan pegunungan yang berada di kecamatan Banyumas bagian atas yang membentang hingga ujung barat juga terlihat jelas.

Yang tak kalah menarik adalah melihat ke sisi timur. Bangunan baru gedung DPRD yang menghadap persis ke Menara Teratai seakan terlihat sedang bersiaga dengan begitu sigapnya membentuk setengah lingkaran. Kalau cuaca sedang cerah-cerahnya, dari arah timur laut Anda bisa melihat gagahnya Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing juga, lho!

Taman Langit Restaurant

Kalau ingin kulineran sekaligus menikmati indahnya pemandangan alam dan kota dari daratan yang agak tinggi, Restoran Taman Langit adalah opsi lainnya. Restoran ini memang kerap menjadi tujuan “wisata” selain Baturaden atau tempat lainnya. 

Alasannya adalah karena nuansa di restoran yang sangat estetik dan foto-able. Buat kamu yang mau dinner date bareng pasangan, ini adalah tempat yang sangat romantis. Tapi usahakan YHHA, ya, alias, yang halal-halal aja.

Selain parkiran yang luas, restoran ini juga lengkap dengan area semacam camping ground yang menyajikan pemandangan seisi kota. Set-up tempatnya dibuat meja-meja kecil yang dilengkapi dengan beanbag. Jadi buat kalian yang ingin nongkrong tapi nggak bisa banget kalau nggak rebahan ini adalah pilihan tempat yang patut dipertimbangkan.

Oh ya, saya kok hampir lupa. Ada spot andalan yang menurut saya menjadi daya jual paling tinggi dari restoran ini, yaitu jembatan kaca. Area ini cocok banget buat kalian yang ingin berfoto-foto atau sekadar memandangi lanskap Purwokerto dengan lebih leluasa dan lebih berani.

Camp Area Umbul Bengkok alias CAUB dan warung-warung “menjulang” di sekitarnya

Dari dua tempat yang lebih dulu saya rekomendasikan di atas, sebenarnya CAUB dan warung-warung di sekitarnya adalah tempat yang paling awal berdiri dan yang paling ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan maupun sekelompok mahasiswa yang ingin nongki-nongki sambil merasakan semribitnya tiupan angit Gunung Slamet. Area ini berada di desa wisata Karangsalam di kecamatan Baturraden.

Sebenarnya, di desa wisata ini ada banyak warung-warung menjulang (termasuk CAUB) yang menyajikan view Kota Purwokerto. Khusus untuk CAUB memang menyediakan camping ground dan juga penyewaan tendanya. 

Tapi, di kalangan masyarakat lokal dan mahasiswa, CAUB dan Warung Tenda adalah tempat yang paling terkenal. Pokoknya kalau ada sekelompok warlok yang mau ngopi di Baturaden, mereka pasti langsung menyebut “CAUB, yuk!” atau “Ayok kita nongkrong di WarTen!”

Ciri khas dari area ini adalah warung-warungnya yang menyediakan tempat-tempat yang menjulang tinggi alias gazebo yang bertingkat-tingkat. Ada yang 2, 3, bahkan 5 juga ada kayaknya. Sebab memang itulah daya jualnya: view Kota Purwokerto. Meski hanya terbuat dari bambu, gazebo-gazebo cukup kokoh dan kuat kok untuk, bahkan dalam keadaan penuh sekalipun.

Jadi, demikianlah beberapa spot yang bisa saya rekomendasikan untuk kalian yang ingin menikmati Purwokerto dari ketinggian. Gimana, tertarik untuk mengunjunginya? Atau jangan-jangan, salah satu atau bahkan ketiga-tiganya sudah pernah kalian kunjungi? 

Penulis: Muhamad Fajar

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Tempat Pacaran di Purwokerto kalau Sedang Bokek

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2024 oleh

Tags: Camp Area Umbul BengkokCAUBgunung slametMenara Pandang TerataiPandji PragiwaksonopurwokertoTaman Langit Restaurantwisata purwokerto
Muhamad Fajar

Muhamad Fajar

Mas-mas yang sedang mendisiplinkan diri di hadapan kertas. Percaya bahwa penulis besar tidak hanya lahir dari bakat, tapi dari keras kepala dalam merangkai kata

ArtikelTerkait

5 Kelebihan Kuliah di Purwokerto yang Mesti Diketahui Calon Mahasiswa: Nggak Kalah dari Semarang dan Solo banyumas

5 Kelebihan Kuliah di Purwokerto yang Mesti Diketahui Calon Mahasiswa: Nggak Kalah Nyaman dari Semarang dan Solo

9 Februari 2025
Cilacap Masih Banyak Kekurangan sebagai Kota Pensiunan, Lebih Mending Purwokerto Mojok.co

Cilacap Masih Banyak Kekurangan sebagai Kota Pensiunan, Lebih Mending Purwokerto

18 Desember 2023
3 Warung Makan Dekat UIN SAIZU Purwokerto, Pemadam Kelaparan Ramah Kantong Mahasiswa Terminal Mojok

3 Warung Makan Dekat UIN SAIZU Purwokerto, Pemadam Kelaparan Ramah Kantong Mahasiswa

27 November 2022
Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

8 Maret 2026
Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

30 Oktober 2023
Dosa Purwokerto kepada Dunia Literasi (Unsplash) grendeng

Grendeng, Pusat Kemacetan di Purwokerto, Konsekuensi dari Peningkatan Jumlah Mahasiswa Tanpa Antisipasi

23 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.