Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama

Arif Romdhoni oleh Arif Romdhoni
4 Oktober 2025
A A
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama

Share on FacebookShare on Twitter

Publikasi artikel jurnal nyatanya kerap dibumbui drama yang tak menyenangkan. Salah satunya, tentu saja kalian sudah tahu: dosen yang numpang nama

Menulis artikel jurnal bagi mahasiswa bukan perkara mudah. Saya sendiri menghabiskan berbulan-bulan untuk menulis kata demi kata agar menjadi artikel yang layak dipublikasikan. Dari mencari literatur terbaru, mengolah data, hingga merangkai kata agar sesuai dengan standar akademik, semuanya kulakukan sendiri.

Setiap malam, saya rela begadang dengan ditemani kopi sebagai sahabat karib tiap malamnya. Laptop saya menjadi saksi bagaimana saya menuliskan paragraf demi paragraf, lalu menghapusnya lagi ketika merasa belum sesuai. Bahkan beberapa kali saya terdiam lama karena tulisannya yang tak cukup enak untuk dibaca. Tapi saya tetap bertahan, karena dalam hati saya ada tekad kuat untuk bisa menerbitkan karya sendiri, karya yang benar-benar lahir dari jerih payahnya sendiri.

Publikasi artikel jurnal itu ibarat ujian akhir bagi mahasiswa yang lagi sok-sokan menjadi seorang akademisi. Rasanya kayak naik roller coaster: tegang, bikin pusing, tapi bikin bangga juga kalau akhirnya terbit. Sayangnya kebanggaan itu harus dibagi dengan seseorang yang bahkan nggak pernah ikut begadang. Siapa lagi kalau bukan dosen pembimbing.

Nama beliau, bonus tak terduga

Bagaimana rasanya jika pekerjaanmu diakui orang lain, atau orang lain yang tak berkontribusi, minta dapat kredit? Nah, itu yang saya rasakan saat proses publikasi artikel.

Dosen pembimbing yang tak pernah hadir dalam setiap proses penulisan artikel, tetapi begitu saya bilang artikelnya hampir selesai, responnya santai sekali.

“Ya, Sudah bagus. Tinggal kirim ke jurnal. Oh iya, jangan lupa cantumkan nama saya juga”.

Buset. Saya yang jungkir balik, saya yang revisi sampai kepala mau meledak, saya yang pusing mikirin komentar reviewer, tapi tiba-tiba beliau dengan enteng ikut nebeng nama. Rasanya ibarat saya lari marathon sendirian, ngos-ngosan sampai garis finish, tapi pas sesi foto podium tiba-tiba ada orang lain nyelonong ikut angkat piala.

Momen itu persis kayak beli gorengan. Saya beli tempe isi lima ribu, eh teman saya nyelipin satu tempe mendoan ke kantong sambil bilang, “Nggak apa-apa ya, saya nitip” tapi pas di kost nggak diganti uangnya. Padahal ini tuh kantong gorengan penulis, bukan kotak amal.

Baca Juga:

Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

Dan yang paling nyesek, saya nggak bisa menolak karena beliau dosen pembimbing sekaligus pengampu mata kuliah saya. Menolak berarti sama saja cari mati akademik. Bisa-bisa nilai ditahan dan bimbingan dipersulit. Jadi ya sudah, saya pasrah. Bonus nama beliau akhirnya tercantum mejeng di artikel yang lahir dari usaha dan keringat saya sendiri. Di proses publikasi artikel inilah, saya dibikin patah hati oleh dunia akademi.

Baca halaman selanjutnya

Fenomena yang (kelewat) umum

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2025 oleh

Tags: artikel ilmiahdosen numpang nama di jurnaljurnal ilmiahjurnal predatorpublikasi artikelSkripsitugas akhir mahasiswa
Arif Romdhoni

Arif Romdhoni

Alumni mahasiswa hukum yang lebih rajin merevisi artikel ketimbang merevisi hidupnya

ArtikelTerkait

5 Tipe Dosen yang Nggak Cocok Jadi Dosen Pembimbing Skripsi. Mahasiswa Lebih Baik Menghindarinya demi Lulus Tepat Waktu Mojok.co

5 Tipe Dosen yang Nggak Cocok Jadi Dosen Pembimbing Skripsi. Mahasiswa Lebih Baik Menghindarinya demi Lulus Tepat Waktu

18 Mei 2024
Mbak Nana, Tagar #WisudaLDR2020 Itu Bukannya Nyemangatin Malah Bikin Sedih Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

1 Desember 2019
Konten TikTok Buiramira: Jalan Ninja Mahasiswa yang Bingung Skripsi dan Malas Bimbingan mahasiswa akhir

Konten TikTok Buiramira: Jalan Ninja Mahasiswa yang Bingung Skripsi dan Malas Bimbingan

12 Oktober 2023
pesan WhatsApp

Kiat Berbahagia Ketika Pesan WhatsApp Hanya Dibaca Oleh Dosen Pembimbing

28 Agustus 2019
4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

Jika Semua Orang di Dunia Sibuk Bikin Skripsi, Dunia Pasti Akan Damai

13 Maret 2020
Semprotulation Adalah Perayaan Bodoh, Untung Dulu Nggak Ada Waktu Saya Kuliah

Semprotulation Adalah Perayaan Bodoh, Untung Dulu Nggak Ada Waktu Saya Kuliah

5 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor matic itu kutukan yang selalu rusak kalau saya punya uang (Unsplash)

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

16 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026
Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI Mojok.co

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI 

13 Juli 2026
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.