Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama

Arif Romdhoni oleh Arif Romdhoni
4 Oktober 2025
A A
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama

Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena yang terlalu umum

Ternyata, setelah ngobrol dengan teman-teman, saya bukanlah satu-satunya korban. Banyak mahasiswa lain ngalamin hal serupa. Bahkan ada yang lebih parah: dosennya ikut menuliskan namanya jadi penulis pertama, sementara mahasiswa jadi penulis kedua. Lah, ini artikel siapa sebenarnya? Jangan-jangan mahasiswa hanya jadi asisten pengetik yang kebetulan dapat nama di belakang.

Lucunya, di kampus tempat saya menimba ilmu, aturan tidak tertulis ini sudah jadi tradisi. Tugas akhir bukan lagi sekadar skripsi, tapi juga harus berbentuk publikasi artikel jurnal. Dan hebatnya, nama dosen pembimbing otomatis nyantol di sana. Kayak paket data “bonus TikTok” yang nempel di kuota utama yang nggak bisa ditolak, nggak bisa dicopot.

ADVERTISEMENT

Kalau diprotes? Jawabannya klise dan terdengar sok akademis: “Itu bagian dari hak pembimbing.” Lah, hak macam apa ini? Kalau gitu sekalian aja bikin aturan baru: setiap mahasiswa lulus, dosennya juga dapat ijazah tambahan

Janji pada diri: publikasi artikel tanpa kolonialisme akademik

Saya sendiri sebenarnya punya cita-cita jadi dosen suatu hari nanti. Tapi pengalaman ini bikin saya mikir keras: “Kalau jadi dosen, saya nggak mau jadi tipe yang cuma nebeng nama di artikel mahasiswa.” Sungguh, saya lebih rela publikasi artikel sedikit tapi lahir dari jerih payah sendiri, ketimbang punya seabrek artikel tapi hasil nebeng nama orang lain.

Karena jujur saja, nebeng nama di artikel mahasiswa itu nggak beda jauh sama kolonialisme akademik. Bedanya, kalau dulu tanah dijajah, sekarang pikiran mahasiswa yang dijajah. Kita yang begadang, mereka yang dapat nama. Kita yang pusing revisi, mereka yang panen reputasi

Dan lucunya, kita disuruh bangga. Katanya, “Wah, artikelnya terbit bareng dosen, lho!” Padahal di dalam hati, saya cuma bisa ketawa miris: ini bukan kolaborasi, ini kolonisasi.

Jadi kalau ada yang tanya, apa rasanya publikasi artikel pertama di jurnal ilmiah, jawabanku sederhana: bangga sih, tapi bangga yang getir. Karena di balik setiap nama dosen yang nempel, ada mahasiswa yang diam-diam merasa dijajah.

Penulis: Arif Romdhoni
Editor: Rizky Prasetya

Baca Juga:

Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

BACA JUGA Pengalaman Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah: Ternyata Ada Sisi Gelapnya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2025 oleh

Tags: artikel ilmiahdosen numpang nama di jurnaljurnal ilmiahjurnal predatorpublikasi artikelSkripsitugas akhir mahasiswa
Arif Romdhoni

Arif Romdhoni

Alumni mahasiswa hukum yang lebih rajin merevisi artikel ketimbang merevisi hidupnya

ArtikelTerkait

Indofood Riset Nugraha, Solusi Mengerjakan Skripsi Tanpa Biaya skripsi mojok.co

Indofood Riset Nugraha, Solusi Mengerjakan Skripsi Tanpa Biaya

15 Desember 2022
3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

10 Juni 2023
skripsi pandemi tips agar skripsi cepat selesai skripsi ditiadakan, skripsian di rumah Pak Jokowi, Selain UN, Skripsi Juga Harusnya Ditiadakan Tahun Ini

Skripsi Mandek Gegara Pandemi? Jangan Lebay Ah, Nih Tips Biar Kalian Nggak Setop Ngerjain

6 Juni 2020
Mbak Nana, Tagar #WisudaLDR2020 Itu Bukannya Nyemangatin Malah Bikin Sedih Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

1 Desember 2019
Alasan Mahasiswa ITB Jatinangor Jarang Terlihat Adalah Perkara 'Kenyamanan' terminal mojok.co

Tak Ada Yang Lebih Tabah Dari Mahasiswa Skripsi

20 Juni 2019
mengerjakan skripsi kuliah sidang skripsi Kiat Merampungkan Skripsi dari Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya MOJOK.CO

Skripsi Nggak Kunjung Selesai? Mari Contoh Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya

12 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.