Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Proker KKN Nggak Nyambung sama Jurusan Kuliah: Mahasiswa Harus Berdamai dengan Itu

Aulia Syahfitri oleh Aulia Syahfitri
11 Agustus 2023
A A
Proker KKN Kadang Nggak Nyambung sama Jurusan Kuliah dan Kita Harus Berdamai dengan Itu

Proker KKN Nggak Nyambung sama Jurusan Kuliah: Mahasiswa Harus Berdamai dengan Itu (Alim Saputra via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kelompok KKN saya beranggotakan 10 mahasiswa dengan berbagai macam latar jurusan kuliah. Ada yang berasal dari jurusan Ilmu Tanah, Arsitektur Lanskap, Ilmu Ekonomi, Ekonomi Syariah, Fisika, Matematika, Biologi, Statistika, dan Peternakan. Dari kesepuluh mahasiswa ini, hanya empat mahasiswa yang benar-benar menjalankan program kerja (proker KKN) sesuai dengan jurusannya. Sisanya melaksanakan proker yang sama sekali nggak linear dengan latar pendidikannya, dan saya salah satunya.

Saya adalah mahasiswa jurusan Peternakan yang selama kuliah tentunya belajar tentang ternak, perawatan, pakan, hingga hasil olahannya. Namun selama KKN, saya berhadapan dengan proker KKN yang mengharuskan saya mengurus ikan lele. Memang bener sih saya belajar tentang ternak, tapi ya bukan ternak lele juga. Hal serupa juga dialami teman proker saya yang merupakan mahasiswa Ilmu Ekonomi.

“Di kelas aku belajar kurva sama grafik, lha sampai sini malah ngurusin lele,” sambat teman saya tiap kali merasa pusing dengan proker KKN kami. 

Proker KKN memang dirancang sesuai dengan kebutuhan daerah tempat mahasiswa melaksanakan KKN. Walaupun kadang nggak nyambung dengan jurusan kuliah, kami sebagai mahasiswa harus berdamai dengan itu. Karena sejatinya KKN bukan ajang saling membanggakan jurusan, melainkan pengabdian. Kalaupun antara proker dan jurusan kuliah nggak nyambung, pada akhirnya ada pelajaran yang bisa didapatkan. 

Proker KKN yang nggak nyambung sama jurusan kuliah bikin saya bisa mempelajari hal-hal baru

Untuk pertama kalinya saya berurusan langsung dengan ikan lele yang hidup. Sejujurnya saya paling takut berurusan dengan ikan hidup karena fisiknya yang licin membuat saya geli. Rekan kerja saya pun demikian, kami berdua sama-sama buta soal budidaya lele. Dan proker KKN ini mengharuskan kami bertanya kepada teman-teman dari jurusan Perikanan, bahkan sampai ke Dinas Ketahanan Pangan tempat kami melaksanakan KKN.

Kami juga membaca banyak jurnal dan menonton video tutorial soal budidaya lele di YouTube. Semakin banyak menonton, bukannya mendapat pencerahan, kami justru semakin bingung. Sebab, beda channel YouTube, beda pula saran yang diberikan. Namun bermodalkan nekat dan keyakinan penuh, proker KKN kami dapat terlaksana walau banyak lubang di perjalanannya. 

Mendapatkan pengalaman menarik

Saya nggak pernah membayangkan bakal mengurusi ikan lele selama kurang lebih 40 hari. Beli pakan, ngasih makan setiap hari, mengganti air kolamnya, bahkan mengecek kondisi lele dalam kolam.

Pengalaman mengerjakan proker KKN yang nggak sejalan dengan jurusan kuliah saya ini tentu menjadi pengalaman yang menarik. Bahkan saya sampai kepikiran untuk membudidayakan lele di rumah sepulang KKN. Bagi sebagian orang, budidaya lele mungkin awalnya hobi semata. Padahal kalau ditekuni, bisa menjadi mata pencaharian yang nggak bisa dipandang sebelah mata, lho. 

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Bisa berkenalan dengan orang baru

Proker KKN saya yang nggak sejalan dengan jurusan kuliah saya membuat saya harus bertemu dan berkonsultasi dengan orang baru. Saya dan rekan saya kebetulan nggak punya teman di jurusan Budidaya Perikanan yang tentunya lebih paham soal budidaya lele ketimbang jurusan lainnya di Fakultas Perikanan. Alhasil, kami berkenalan dengan rekan mahasiswa lain dari jurusan Budidaya Perikanan. Untuk teman saya yang sudah bersedia saya repotin sepanjang perjalanan proker ini, saya ucapkan terima kasih banyak. 

Kami juga meminta banyak saran pada salah satu staf Dinas Ketahanan Pangan. Bahkan, hal sesederhana pakan lele pun kami tanyakan kepada beliau. Syukurlah beliau adalah orang yang low profile dan cepat tanggap, jadi kami nggak sungkan bertanya padanya. Panjang umur, Pak!

Proker KKN yang nggak nyambung sama jurusan kuliah bikin saya menghargai banyak hal

Dari proker KKN soal budidaya lele, saya jadi lebih menghargai setiap kegiatan, kehadiran, waktu, tenaga, pikiran, serta kontribusi sekecil apa pun dari orang lain. Saya dan rekan saya sama-sama takut memegang lele secara langsung. Jadi, tanpa bantuan teman-teman lainnya, mungkin proker ini nggak bisa terlaksana sebagaimana seharusnya. 

KKN telah memberikan saya pengalaman terbaik selama berkuliah. Bahwa ternyata, pengabdian bukan hanya menerapkan disiplin ilmu yang kita tekuni, tetapi lebih jauh dari itu, mahasiswa diminta menerapkan ilmu sepanjang hayatnya. Selama KKN, mahasiswa bukan dituntut serba bisa, melainkan diminta menjadi insan yang bersedia mengosongkan gelasnya.

Pada hakikatnya, mahasiswa hanyalah manusia biasa. Titel “maha” yang disematkan berarti mahasiswa siap tumbuh dengan segala perkembangan yang ada dan mengikuti segala dinamikanya. Hidup mahasiswa!

Penulis: Aulia Syafitri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bikin Plang, Proker KKN Primitif yang Paling Nggak Guna.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: jurusan kuliahKKNMahasiswaProker KKN
Aulia Syahfitri

Aulia Syahfitri

Mahasiswa peternakan tingkat akhir. Pengin menjadi juragan kos-kosan.

ArtikelTerkait

KKN Konversi UIN Jogja "Menyiksa" Mahasiswa: Katanya Lebih Hemat Waktu dan Biaya padahal Bikin Boncos, Mahasiswa Menanggung Beban Ganda pula

KKN Konversi UIN Jogja “Menyiksa” Mahasiswa: Katanya Lebih Hemat Waktu dan Biaya padahal Bikin Boncos, Mahasiswa Menanggung Beban Ganda pula

10 Juni 2025
Jurusan Pertanian Bukan untuk Mahasiswa “Sultan” yang Alergi Kotor-kotoran Mojok.co

Jurusan Pertanian Bukan untuk Mahasiswa “Sultan” yang Alergi Kotor-kotoran 

1 Juni 2024
Gap Year Selalu Dipandang Negatif, padahal Manfaatnya Juga Banyak terminal mojok.co

Gap Year Selalu Dipandang Negatif, padahal Manfaatnya Juga Banyak

25 September 2020
3 Warung Makan Dekat UIN SAIZU Purwokerto, Pemadam Kelaparan Ramah Kantong Mahasiswa Terminal Mojok

3 Warung Makan Dekat UIN SAIZU Purwokerto, Pemadam Kelaparan Ramah Kantong Mahasiswa

27 November 2022
Jurusan Filsafat di Mata Mahasiswa Jurusan Sosiologi: Bikin Iri dan Ingin Pindah Jurusan  Mojok.co

Jurusan Filsafat di Mata Mahasiswa Sosiologi: Bikin Iri dan Ingin Pindah Jurusan 

22 April 2024
mahasiswa tingkat akhir

Ragam Jenis Mahasiswa Tingkat Akhir

11 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.