Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Alasan Pesan Makan Online Masih Lebih Logis daripada Beli Langsung di Warung meski Zaman Promo Sudah Berlalu

Muhammad Asgar Muzakki oleh Muhammad Asgar Muzakki
2 November 2025
A A
5 Alasan Pesan Makan Online Masih Lebih Logis daripada Beli Langsung di Warung meski Zaman Promo Sudah Berlalu

5 Alasan Pesan Makan Online Masih Lebih Logis daripada Beli Langsung di Warung meski Zaman Promo Sudah Berlalu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai pelanggan yang menyaksikan jatuh-bangunnya era promo dan “bakar duit” di aplikasi populer seperti GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood, entah kenapa saya tetap merasa bahwa pesan makan online adalah opsi paling murah dan sat-set.

Memang promo sekarang tak segila tahun 2019–2021. Itu adalah masa keemasan. Pandemi membuat permintaan jasa pesan makanan melonjak, sementara tiga aplikasi besar masih adu kuat membakar modal investor. Dulu bahkan sampai muncul komunitas di Facebook yang menjual ulang makanan hasil “berburu promo” karena selisih harga pesan online dan beli langsung bisa dua kali lipat.

ADVERTISEMENT

Sekarang pun promo masih ada, hanya saja tak seaneh dulu. Tapi meskipun masa itu sudah lewat, saya masih sering lebih memilih pesan makan online ketimbang beli langsung. Setidaknya ada lima alasan masuk akal untuk itu.

#1 Total harga sering tetap lebih hemat

Tanpa langganan premium macam ShopeeFood Plus atau Gojek Plus, harga akhir sering kali masih menang. Harga di aplikasi memang di-setting lebih tinggi dari harga beli langsung, tapi sistemnya sudah mengasumsikan pelanggan akan pakai voucher potongan 30–50%.

Misalnya, sate ayam campur lemak 20 tusuk di aplikasi seharga Rp50 ribu. Setelah pakai promo bisa turun jadi Rp25 ribu, dan setelah ongkir masih sekitar Rp35 ribu. Tetap lebih murah dari beli langsung Rp40 ribu, apalagi kalau harus keluar bensin.

#2 Tidak ada distraksi belanja impulsif jika pesan makan online

Kalau kita keluar rumah, niat beli bakso bisa bubar gara-gara lewat gerobak cimol, kentang spiral, dan cilor yang seolah memanggil nama kita. Akibatnya, pulang-pulang bukan cuma kenyang tapi juga menyesal.

Dengan pesan makan online via aplikasi, fokus kita hanya pada menu utama. Tak ada aroma jajanan yang menggoda di pinggir jalan, tak ada godaan es teh jumbo dadakan. Dompet pun aman dari serangan karbohidrat tambahan.

#3 Pesan makan online lebih hemat tenaga dan bensin

Beli makan langsung itu berarti siap menghadapi panas, macet, dan parkir berbayar. Belum lagi antre di warung yang ramai atau viral karena habis di-review Nex Carlos.

Baca Juga:

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Sementara itu ongkir Rp8–10 ribu terasa jauh lebih murah dibanding bensin bolak-balik plus tenaga dan waktu yang terbuang.

#4 Bisa bandingkan harga dan rating dengan mudah

Di dunia nyata, kamu cuma tahu satu warung dan satu harga. Sementara jika pesan makan online via aplikasi, kamu bisa survei lima tempat sekaligus, lengkap dengan foto, ulasan, dan estimasi jarak. Ibarat riset pasar, tapi tanpa perlu menggeser pantat 1 jengkal pun.

Kita bisa tahu mana warung yang makanannya enak tapi pelit sambal, mana yang murah tapi sering salah kirim. Dunia kuliner kini bisa disaring dengan logika bintang lima dan komentar pelanggan.

#5 Aplikasi yang terlalu memanjakan pelanggan

Saya beberapa kali mengalami ini sendiri. Pesan makanan, lalu ternyata ada sedikit salah, misalnya kurang satu tusuk sate atau saya minta tidak pedas tapi tetap dikasih sambal setengah botol. Saat komplain lewat aplikasi, sistemnya malah langsung menawarkan refund penuh untuk menu itu, tanpa repot debat alias sat-set.

Padahal makanannya masih sangat layak dimakan. Setelah beberapa kali begitu, saya justru merasa nggak enak sendiri. Akhirnya saya berhenti komplain kalau kesalahannya sepele. Rasanya kayak dimanjakan terlalu jauh.

Jadi, bukan berarti pesan makan online itu gaya-gayaan atau malas keluar rumah. Tapi buat banyak orang, termasuk saya, ini cara paling efisien untuk tetap waras di tengah rutinitas. Murah belum tentu hemat, cepat belum tentu nyaman, tapi kalau bisa dapat keduanya tanpa harus keluar rumah, kenapa tidak?

Penulis: Muhammad Asgar Muzakki
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membandingkan ShopeeFood, GoFood, dan GrabFood: Mana yang Lebih Baik?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2025 oleh

Tags: aplikasiaplikasi pesan makan onlinegofoodgrabfoodpesan antar makananpesan makan onlinePesan MakananShopeeFood
Muhammad Asgar Muzakki

Muhammad Asgar Muzakki

Mahasiswa 'season akhir' di SPs UIN Jakarta menyukai hobi mengoleksi model kit, figure, dan blind box

ArtikelTerkait

promo

Diet Plastik Memang Baik, Tapi Godaan Promo GoFood dan GrabFood Susah Dilawan!

15 Oktober 2019

Saya Menolak Keras Pakai Aplikasi Penghasil Uang Instan

23 Mei 2021
Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll Mojok.co

Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll

3 Oktober 2024
Gagal Matematika, Bermula dari Makan Gorengan Tiga Ngakunya Dua soal matematika un 2019 simak ui 2010 deret ukur deret hitung pembahasan kunci jawaban mojok

6 Aplikasi yang Bikin Mudah Ngerjain Soal Matematika

10 Mei 2020
Julukan TikTok sebagai "Kandang Monyet" Sama Sekali Tak Berlebihan, Saya Kena Mental Melihat Konten-kontennya

Julukan TikTok sebagai “Kandang Monyet” Sama Sekali Tak Berlebihan, Saya Kena Mental Melihat Konten-kontennya

24 Agustus 2024
Logika Pemerintah 4.0: Bikin Aplikasi Banyak, tapi Nggak Terawat

Logika Pemerintah 4.0: Bikin Aplikasi Banyak, tapi Nggak Terawat

28 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.