Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pertama Mencoba KRL Jogja-Solo, Ada Aura Ibu Kota di Tanah Mataram

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
26 Februari 2021
A A
Pertama Mencoba KRL Jogja-Solo, Ada Aura Ibu Kota di Tanah Mataram terminal mojok.co

Pertama Mencoba KRL Jogja-Solo, Ada Aura Ibu Kota di Tanah Mataram terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pengguna Prameks boleh bersedih melepas kepergian kereta yang telah beroperasi selama 27 tahun tersebut. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa kehadiran teknologi transportasi massal berupa sistem KRL terbukti sukses di Jakarta. Lantas, bagaimana dengan KRL Jogja-Solo?

Penumpang trayek KRL Jogja-Solo memang tidak sepadat rute-rute KRL Jabodetabek. Namun, pilihan kereta masih menjadi favorit sebab harganya yang terjangkau dan waktu tempuh yang singkat. Tak heran bila Prameks tetap digemari meskipun bus AKAP hingga transportasi online banyak bermunculan.

Kini, Prameks telah purna tugas digantikan kereta listrik yang dioperasikan oleh PT KCI, anak perusahaan PT KAI. Tak hanya berganti jenis kereta, beberapa perubahan lain juga tampak seiring dengan bergantinya moda transportasi ini.

Hal yang pertama adalah sistem pembayaran. Saya pernah merasakan naik Prameks dengan sistem pembelian tiket secara manual. Antrean mengular dan regulasi yang rumit sebab harus menggunakan KTP. Sistem ini coba diatasi dengan pemesanan menggunakan KAI Access. Sayangnya, pengguna Prameks yang tidak memiliki smartphone kesulitan dengan sistem baru ini.

KRL Jogja-Solo memberikan jawaban pada kegelisahan ini. Penumpang bisa membeli kartu multi trip (KMT) atau uang elektronik dari bank. Dengan biaya Rp8.000 (flat rate) sekali jalan, penumpang dapat langsung naik kereta tanpa harus pesan terlebih dahulu.

Di stasiun-stasiun, sebenarnya telah ada mesin isi ulang dan pemesanan KMT. Namun, pengamatan saya justru menunjukkan bahwa mayoritas pengguna KRL masih lebih nyaman menggunakan layanan loket. Hal ini sangat wajar karena mesin KMT tersebut memang cukup rumit bila baru pertama kali memakainya. Saya juga pernah mengalami itu ketika awal mula mesin KMT tersebut dioperasikan di KRL Jabodetabek.

Perbedaan yang kedua adalah desain interior kereta. Prameks memiliki gerbong dengan tempat duduk berhadapan, mirip kereta api jarak jauh. Sedangkan KRL Jogja-Solo memang ditujukan untuk perjalanan singkat. Tempat duduk yang disediakan hanya di sisi-sisi gerbong saja. Penumpang yang tidak kebagian harus rela berdiri sampai lokasi tujuan.

Menurut saya sebagai mantan anker (anak kereta) KRL Bogor-Jakarta, model seperti ini justru lebih cocok. Gerbong kereta dapat mengangkut lebih banyak penumpang. Meskipun begitu, sosialisasi bangku di sudut-sudut sebagai bangku prioritas bagi manula, ibu hamil, ibu dengan anak, dan penyandang disabilitas masih perlu digalakkan.

Baca Juga:

5 Culture Shock yang Dirasakan Anker KRL Jabodetabek Saat Naik KRL Jogja Solo

Terbitnya SP3 dari PT KAI buat Warga Lempuyangan dan Bayangan Mengerikan Biaya Transport Pelaju KRL Jogja Solo sampai Setengah UMP Jogja

Eksterior kereta pun banyak berubah seiring dengan bergantinya bentuk gerbong kereta. Berbeda dengan KRL Jabodetabek yang memiliki desain monoton (yah, terkadang ada iklan juga segede gerbong), KRL Jogja-Solo tampak lebih “lokal” dengan nuansa batik parang sebagai motif gerbongnya.

Perbedaan yang ketiga adalah jumlah stasiun pemberhentian. Prameks hanya berhenti di beberapa stasiun. Kini, KRL juga berhenti di stasiun-stasiun kecil. Oleh karena itu, walaupun KRL lebih cepat dari Prameks, tapi waktu tempuh dari ujung ke ujung (Stasiun Tugu Jogja hingga Stasiun Solo Balapan) relatif sama.

Dengan adanya stasiun lain yang tersentuh akses KRL Jogja-Solo, saya berharap KRL benar-benar menjadi moda transportasi antarprovinsi yang mumpuni. Pelayanan di tiap stasiun pun sudah cukup baik. Jumlah kamar mandi memadai, pembelian tiket yang mudah, dan peron yang sudah tersedia cukup membantu penumpang.

Selebihnya, KRL Jogja-Solo hanya perlu menambah armadanya. Di luar pandemi, intensitas orang bepergian dari Jogja ke Solo dan sebaliknya cukup besar. Diharapkan KRL mampu memberikan alternatif transportasi yang murah, aman, dan nyaman bagi penggunanya.

BACA JUGA Surat Terbuka dari Kereta Prambanan Ekspres yang Berhenti Beroperasi Selamanya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2021 oleh

Tags: KRL Jogja-Soloprameks
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Suka makan, suka jalan-jalan.

ArtikelTerkait

4 Cara Pintar Naik KRL Jogja-Solo supaya Dapat Tempat Duduk Nyaman Mojok.co

4 Cara Pintar Naik KRL Jogja-Solo supaya Dapat Tempat Duduk Nyaman

29 September 2024
Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang Mojok.co

Naik di Gerbong KRL Jogja-Solo Paling Belakang Adalah Upaya Menjaga Kewarasan

27 Agustus 2024
Stasiun Srowot Klaten, Tempat para Monyet Bermotor Beraksi dan Menunjukkan Kebodohan

Stasiun Srowot Klaten, Tempat para Monyet Bermotor Beraksi dan Menunjukkan Kebodohan

20 Februari 2024
5 Culture Shock yang Dirasakan Anker KRL Jabodetabek Saat Naik KRL Jogja Solo

5 Culture Shock yang Dirasakan Anker KRL Jabodetabek Saat Naik KRL Jogja Solo

16 Juli 2025
Teruntuk Penumpang KRL Jogja-Solo yang Pura-Pura Tidur, Mbok ya Nuraninya Lho

Teruntuk Penumpang KRL Jogja-Solo yang Pura-pura Tidur, Mbok ya Nuraninya Lho

31 Agustus 2022
Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang Mojok.co

Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang

17 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.