Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Persoalan Trump Ganti Gaya Rambut, Semoga Jokowi Nggak Ikutin

Novianto Topit oleh Novianto Topit
10 Juni 2019
A A
gaya rambut trump

gaya rambut trump

Share on FacebookShare on Twitter

“Akhirnya gaya rambut Donald Trump bisa berubah juga. Daripada jambul tak jelas gitu kan, lebih baik yang sekarang.”

Amerika memang butuh orang seperti Trump, seorang Presiden yang sensasional dan juga kontroversial. Sekarang Trump kembali menebar sensasi dengan gaya rambut yang baru. Lah, Trump ganti gaya rambut, Jokowi kapan?

Maka ketika Presiden ke-45 Amerika Serikat itu tampil dengan tatanan rambut berbeda, publik termasuk netizen pun heboh. Hadir dalam kebaktian khusus untuk mendoakan para korban penembakan Virginia Beach di Gereja McLean Bible, Vienna, Virginia, Minggu (2/6/2019), Donald Trump mengubah gaya rambutnya. Hal ini dilansir dari situs detik.com

Jika yang dibahas murni persoalan rambut, seharusnya Trump banjir pujian. Kenapa? Jujur saja, Trump terlihat lebih manusiawi dengan gaya rambut disisir ke belakang begitu. Ups!

Amrik, yow Amrik. Sampai urusan rambut presiden ganti rambut begitu aja dihebohin. Untuk apa sih sebenarnya dihebohin? Saya yakin presiden kalian rambutnya hanya sementara berubahnya, selanjutnya jambulnya akan kembali seperti semula.

Lagi pula hanya ada 2 kemungkinan Trump melakukan perubahan rambut tersebut. Yang—maaf ya—sebenarnya persembahannya bukan ditujukan untuk seluruh rakyat Amerika.

(1) Trump ingin tampil beda di hadapan Tuhan, yang mungkin baru ini Trump mengenalNya—di tinjau dari tempatnya.

(2) Trump ingin memperlihatkan keseriusannya pada seremonial pemanjatan doa korban penembakan Virginia Beach—ditinjau dari kegiatannya.

Baca Juga:

Isu Ijazah Jokowi Palsu Adalah Isu Goblok, Amat Tidak Penting, dan Menghina Kecerdasan, Lebih Baik Nggak Usah Digubris!

Rumah Pribadi Jokowi di Solo Memang Cocok Jadi Destinasi Wisata Baru

Saya rasa anggapan bahwa Trump Yahudi bisa dipatahkan sekarang. Mungkin sekarang Trump sudah bertaubat dan berani ke gereja. Di foto yang saya lihat, Trump sangat serius dalam berdoa. Tuhan Trump emang siapa?—Please, don’t ask that.

Tidak penting siapa Tuhannya Trump—yang penting Trump mau tampil beda di hadapan Tuhan. Hal itu membuat Trump auto-sufi. Coba kita renungkan, menghadap pejabat saja kita harus bergaya, kok menghadap Tuhan kita biasa-biasa saja. Dalam pemikiran sufi Amerika, apa yang dilakukan Trump ini disebut Trump is lying to God.

Selanjutnya, Trump mungkin juga memperlihatkan keseriusannya mengani persoalan penembakan Virginia beach. Maksudnya, dengan rambut jambul yang imut-imut dan unyu tentu tidaklah cocok dalam suasana berkabung penuh suka cita begitu. Jelas, daripada mencukur rambutnya yang legendaris nan eksentrik itu, lebih baik dia menyisirnya ke belakang saja.

Kalau saya boleh kasih saran, saya ingin katakan, “Please Trump, don’t change hair style again—jadikan saja itu gayamu.”

Andai saja Trump benar-benar ganti gaya rambut, rasanya sungguh tidak afdol kalau hal ini tidak di ikuti oleh pemimpin negara lain—tidak terkecuali presiden kita, Bapak Joko Widodo. Pak Jokowi mungkin bisa saja mengganti gaya rambutnya dengan gaya rambut yang lebih milenial. Pak Jokowi bisa memulai dengan membujuk Ibu Iriana untuk mengikhlaskan rambut yang biasa dibelainya, untuk bermetamorfosa ke arah yang lebih layak sesuai dengan kontek zaman sekarang. Kalau Pak Jokowi tidak melakukan ini, takutnya Pak Jokowi tidak dikenali IbuIriana.

Selanjutnya Pak Jokowi bisa melihat gaya rambut yang disukai para milenial. Saran saya Pak Jokowi jangan lupa bergaul dengan milenial untuk urusan ini. Nah, Pak Jokowi bisa ikut tren modelnya si Iqbaal alias Dilan, atau gaya rambut berponi ala oppa–oppa Korea. Tolong Pak, pilih gaya apa saja—asal jangan gaya rambutnya Deddy Corbuzier.

Kalau Pak Jokowi masih menimbang-nimbang persoalan umur Pak Jokowi yang akan menjadi tidak relevan dengan gaya rambut milenial sekarang, Pak Jokowi bisa ikut gaya rambut gaul anak muda di zaman Pak Jokowi.

Misalnya gaya rambut Ongki Alexander alias Lupus, atau kayaknya rambut kribonya Ahmad Albar boleh juga—keren.

Begini ya Pak Jokowi yang terhormat, rambut bapak itu sebenarnya tidak begitu bermasalah. Akan tetapi itu rambut belah pinggir begitu, cocoknya untuk kalangan santri. Mungkin Kyai Ma’ruf Amin menginginkan gaya rambut bapak. Sementara Pemilu 2019 ini membuat bapak telah menjadi representasi masyarakat milenial. Kan Bapak nanti dilantik lagi jadi Presiden, jadi kalau boleh rambutnya di ganti.

Oh ya, soal rambut saya jadi ingat sebuah video. Saat itu Pak Jokowi berpidato dan Ibu Iriana memberikan instruksi untuk merapikan rambut Pak Jokowi. Andai saat itu rambut Bapak sudah seperti Dilan, mungkin peristiwa itu tidak perlu terjadi. Karena justru akan nampak keren saat tersibak angin. Tsaaah~

Tapi yakinlah, seberapa besar Trump mempertahankan model rambut jambulnya, begitu juga Pak Jokowi mempertahankan rambut belah pinggirnya. Mereka terlanjur nyaman dengan gaya rambut mereka masing-masing.

Kalaupun mereka mengganti gaya rambut maka sifatnya ad-hock—tidak permanen. Mungkin hanya sekedar bertahan satu hari sampai, ya paling lama mungkin tiga hari  saja. Untuk persoalan rambut ini, terserah Pak Jokowi saja. Namanya juga negara demokrasi—mau rambut macam apa, ya monggo-monggo aja, Pak.

Yang paling penting, kalau peristiwa ganti gaya rambut ini sampai terjadi, janganlah buat kebijakan yang sama dengan Kim Jong Un—pemimpin negara tetangga kita. Orang yang sampai urusan rambut rakyatnya diatur-atur segala. Please, soal gaya rambut itu adalah hak yang berafiliasi dengan selera pemangku kepentingannya.

Jangan sampai peristiwa tentara bersenjata gunting ini, menyebar ke seluruh Indonesia—tentara yang bawa gunting untuk menyelaraskan rambut masyarakat Indonesia. Karena saya tak bisa membayangkan kalau Al-Mukarram Cak Nun harus pakai rambut belah pinggir, atau pemusik rege, seperti Steven Kaligis pake gaya rambut belah pinggir. Wadaw~

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2022 oleh

Tags: JokowiModel RambutPresiden IndonesiaTrump
Novianto Topit

Novianto Topit

ArtikelTerkait

kebocoran data NIK Jokowi pejabat data pejabat mojok

Cacat Pikir Solusi Pemerintah Menanggapi Kebocoran Data: Sekalipun NIK Jokowi Bocor, Tidak Akan Dipakai untuk Pinjol

5 September 2021
Pertanyaan Retoris Jokowi dan Cara Ngeles Elegan yang Sering Terjadi

Pertanyaan Retoris Jokowi dan Cara Ngeles Elegan yang Sering Terjadi

24 April 2020
buzzer

Buzzer: Niatnya Ngejebak Tapi Malah Kebongkar

1 Oktober 2019
Ernest Prakasa, Party Pooper Keberhasilan Gelaran Formula E di Jakarta (Unsplash.com)

Ernest Prakasa, Party Pooper Keberhasilan Gelaran Formula E di Jakarta

6 Juni 2022
Rumah Pribadi Jokowi di Solo Memang Cocok Jadi Destinasi Wisata Baru Mojok.co

Rumah Pribadi Jokowi di Solo Memang Cocok Jadi Destinasi Wisata Baru

6 April 2025
Pesan yang Bisa Jokowi Petik dari Tangisan Kim Jong-un di Depan Publik kim jong un menangis korea utara DPRK mojok.co

Pesan yang Bisa Jokowi Petik dari Tangisan Kim Jong-un di Depan Publik

18 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.