Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Panduan Pahami Perbedaan Roti Gembong Gedhe, Gembul, dan Golden

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
11 Januari 2022
A A
Panduan Pahami Perbedaan Roti Gembong Gedhe, Gembul, dan Golden terminal mojok.co

Panduan Pahami Perbedaan Roti Gembong Gedhe, Gembul, dan Golden (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sedikit gambaran bagi yang nggak tahu, roti gembong adalah sejenis roti sobek yang sebenarnya berasal dari Kutai Kartanegara. Namun, akhir-akhir ini namanya banyak diperbincangkan dalam oleh-oleh di daerah Jogja. Untuk lebih jelas, bisa baca artikel saya kemarin di sini.

Bagi orang Jogja yang ketika di jalan sering nengok kanan-kiri pasti sudah merasa kalau kota istimewa ini mulai dikepung oleh roti gembong. Mungkin nggak lama lagi ketika kita nanya petunjuk jalan, yang dipakai sebagai patokan adalah roti gembong. Mungkin, lho.

Oh, iya, meski warna semua outlet roti gembong agak sama, tapi kepungan dari roti gembong ini sebenarnya bukan berasal dari satu brand saja. Melainkan, ini aliansi dari 3 brand roti gembong.

Ya, mirip seperti bakpia yang terdiri dari banyak sekali brand, ada Bakpia Pathuk 25, Bakpiaku, Bakpia Kurnia Sari, dan sebagainya. Roti gembong pun demikian, ada berbagai macam merek. Namun, yang saat ini merajai Jogja ada 3, Roti Gembong Gedhe, Gembul, dan Golden.

Sejujurnya, agak susah membedakan ketiga brand ini. Pasalnya, mereka sama-sama memiliki roti yang lembut dan toping yang lumer. Namun, jika diamati dengan saksama, masing-masing dari brand ini memiliki perbedaan dan ciri khas yang agak ketara, setidaknya bagi lidah saya.

#1 Roti Gembong Gedhe: Otentik dan lebih mengenyangkan

Brand roti gembong satu ini bisa dibilang sebagai pionir roti gembong yang ada di Jogja. Dari tampilan luar, brand ini menunjukkan diri dengan warna oren dipadukan dengan coklat ala-ala nuansa Jogja. Tema yang cukup klasik dan kelokalan.

Branding warna yang dipakai juga sesuai dengan warna dari rotinya yang lebih coklat jika dibandingkan dengan kedua brand lainnya yang agak cerah. Untuk tekstur menurut saya sih, seratnya agak jarang. Oleh karena itu, ia terasa banget lembutnya sehingga cukup menyenangkan ketika dikonsumsi.

Jika dibandingkan dengan dua brand lain, ukuran roti ini lebih besar dan topingnya lebih melimpah. Jadi, ia cocok banget untuk kaum-kaum nggragas seperti saya. Oh iya, toping yang varian manis memiliki kemanisan di atas rata-rata. Jadi bagi pecinta manis, Roti Gembong Gedhe merupakan syurga tersendiri untuk dinikmati.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Harga roti gembong ini cukup terjangkau dan terpaut Rp1-2 ribu lebih murah dari kedua pesaingnya. Untuk varian original dibanderol dengan harga Rp10 ribu. Sedangkan yang ada topingnya, bisa didapatkan mulai dari Rp14 ribu sampai Rp20 ribuan.

Oh, iya, varian oreo, greentea, nucomaltine/ovamaltine, dan abon mayo cukup laris di roti gembong jenis ini.

#2 Roti Gembong Gembul: Kekinian, premium, dan rasa yang pas di lidah

Branding dari warna yang dipakai roti ini lebih terasa modern dan ceria, yakni menggunakan perpaduan warna kuning dan oren. Roti yang disajikan pun terasa lebih cerah dan membangkitkan selera makan.

Jika dibandingkan dengan Roti Gembung Gedhe, ukuran roti dan topingnya terasa lebih ramping. Teksturnya juga agak padet, meski tetap nggak terasa seret. Oh, iya, toping yang digunakan tidak sebanyak pesaing sebelah. Namun, justru itu yang membuat roti gembong ini manisnya tidak terlalu berlebihan dan terasa pas untuk dinikmati.

Untuk varian rasa, roti gembong ini adalah yang paling banyak memiliki pilihan dari kedua pesaingnya. Ia sangat cocok sekali dengan karakter anak muda zaman sekarang yang mudah bosan dan suka coba-coba.

Sayangnya, harga roti gembong ini adalah yang paling mahal dari pesaingnya. Meski selisih harganya nggak jauh-jauh juga kok, beberapa varian terpaut Rp2-3 ribu saja. Bahkan yang original, harganya juga sama dengan Roti Gembong Gedhe, yaitu Rp10 ribu.

Kalau tidak salah, varian andalan dari roti gembong ini adalah varian almond yang rasa manisnya tidak lebih dan tidak kurang. Iya, rasa manisnya terasa pas sekali.

#3 Roti Gembong Golden: harga paling murah, rasa tetap layak

Dari namanya saja, tentu kita bisa menebak kalau “baju” yang dipakai dari roti gembong ini adalah golden atau keemasan.

Banyak yang mengatakan kalau roti gembong yang ini lebih terasa padet dan agak seret. Toping juga tidak sebanyak Gembong Gedhe, serta perpaduannya tidak senikmat Gembong Gembul. Tentu bukan berarti Gembong Golden tidak enak. Ini hanya masalah perbandingan.

Sekali lagi, Roti Gembong Golden tetap layak untuk dijadikan kudapan di suatu sore yang gembira. Meski soal perbandingan rasa adalah hal yang berbeda.

Untuk varian original dibandrol dengan harga Rp9 ribu saja. Harga paling murah dari kedua pesaingnya. Selain itu, ia juga sering ada diskon, lho. Mungkin ini bisa dijadikan alasan untuk meminang roti gembong yang satu ini. Meski makanan memang soal selera, tapi kalau budget tipis, selera apa pun bakal masuk, kok.

Varian andalan Roti Gembong Golden hampir sama dengan Gembong Gedhe, yakni seputar coklat dan abon mayo. Sedikit tambahan, katanya sih yang varian original lebih harum gitu baunya. Mayanlah, untuk meningkatin selera makan.

Ketiga brand tersebut sejatinya memiliki rasa enak dan ciri khas tersendiri. Tentu dengan segenap kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Lantas, mana yang paling sesuai dengan selera Anda? Tentu yang paling paham adalah Anda sendiri. Jadi, coba saja, Bestie.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2022 oleh

Tags: pilihan redaksiRoti Gembong GedheRoti Gembong GembulRoti Gembong Golden
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Sebagai Orang Magelang, Saya Menuntut Adanya Malioboro di Kota Ini Terminal Mojok.co

Sebagai Orang Magelang, Saya Menuntut Adanya Malioboro di Kota Ini

16 Mei 2022
Kopi Kenangan, Akankah Berakhir seperti Mantan?

Kopi Kenangan, Akankah Berakhir seperti Mantan?

29 Juni 2023
Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

18 Februari 2024
4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang Mojok.co

4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang

12 November 2024
Our Beloved Summer, Drama Klise nan Ringan tapi Adiktif terminal mojok

Our Beloved Summer, Drakor Klise yang Bikin Penonton Ketagihan

22 Desember 2021
Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri terminal mojok.co

Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri

6 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.