Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Perayaan Ulang Tahun Adalah Pola Berulang yang Membosankan

Ananda Ridho Sulistya oleh Ananda Ridho Sulistya
29 Januari 2021
A A
Perayaan Ulang Tahun Adalah Pola Berulang yang Membosankan terminal mojok.co

Perayaan Ulang Tahun Adalah Pola Berulang yang Membosankan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Manusia memang menyukai perayaan, tak terkecuali perayaan ulang tahun. Hari ini, setidaknya ketika tulisan ini sedang ditulis, saya genap berumur sembilan belas tahun. Atau dalam artian, sudah sembilan belas kali dalam hidup saya, selalu dan pasti ada yang mengucapkan selamat hari ulang tahun pada tanggal dan bulan yang sama.

Memang, sih, bagi sebagian orang, hari ulang tahun adalah hari spesial yang tak boleh dilewatkan tanpa perayaan dan tumpukan kado-kado dari orang terdekat. Apalagi di zaman yang serba canggih ini, yang konon bisa membagikan gambar yang bisa dilihat oleh orang-orang yang jauh sekalipun. Yak, betul! Itu adalah fitur Instagram Story. Masa nggak tau? Itu loh yang sering buat pamer pencapaian kaum-kaum berprestasi yang budiman.

Lalu apa hubungan antara Instagram Story dan perayaan ulang tahun? Tentu saja untuk pamer, Bosku! Pamer ketika usia bertambah tua, ketika usia mulai mendewasakan, dan pastinya diiringi dengan quotes bijak milik Tere Liye yang … ya begitulah. Kalau kata orang edgy di Twitter sih, “Not cup of my tea.”

Kejadian seperti itu memang hanya terjadi setahun sekali. Memang salah, ya? Nggak, kok! Tapi, coba deh, kalian pikir. Perayaan ulang tahun selalu itu-itu saja. Saya kasih contoh, mungkin pukul 00.00 tepat, akan ada orang yang mengirimimu pesan, tentunya berisi ucapan selamat karena sebentar lagi atau secara harfiah umurmu di dunia ini akan berkurang beserta embel-embel doa yang seabrek panjangnya. Atau jika kamu orang yang agak penting, mungkin pas bangun tidur kamu akan menemukan teman-temanmu berdiri di depan kamar sembari membawa kue ulang tahun dan kado-kadonya.

Atau jika kamu berada di circle yang agak bangsat, biasanya teman-temanmu akan melumuri dan melemparimu dengan bahan-bahan dapur. Jika kamu berada di circle yang memang benar-benar bangsat, biasanya teman-temanmu mengajak makan di suatu tempat dan sengaja nggak bawa dompet. Ya biar kamu yang bayarin.

Tapi, sungguh, deh, pola begitu jika diterapkan di setiap perayaan ulang tahun, tentu akan membuat sesuatu yang spesial menjadi sedikit berkurang kenikmatannya. Seperti teori ekonomi yang membahas tentang law of diminishing marginal utility, yaitu semakin banyak satu jenis benda yang kamu habiskan, semakin berkurang kepuasan yang didapat. Kurang lebih sama dengan perayaan ulang tahun ini.

Selain hal-hal di atas, tentunya jika pola perayaan itu berlangsung terus menerus, bukan tidak mungkin malah jadi batu yang menyandung kebahagiaan di hari ultahmu yang akan datang kelak. Loh, kok bisa? Jadi begini, ketika pola itu berulang dan berakhir mengasyikkan, pastinya di lubuk hati yang terdalam kalian ingin mengalami hal yang sama di ulang tahun berikutnya. Masalahnya nggak sesimpel itu, Saudara-saudara!

Bisa jadi saat ulang tahunmu yang akan datang, orang-orang yang ikut menyemarakkan telah memiliki kehidupan yang lain, kehidupan yang lebih penting dibanding sekadar merayakan pesta ulang tahun. Bisa jadi juga kamu sendiri yang terkungkung dengan kesibukan, membuatmu tidak leluasa merayakan atau sekedar menerima perayaan ulang tahun yang dibuat oleh orang-orang terdekatmu.

Baca Juga:

Biaya Wisuda Itu Harusnya Murah, Bahkan kalau Bisa Gratis, Jangan Jadikan Wisuda sebagai Ladang Cuan!

Merayakan Ulang Tahun dengan Tiup Lilin Itu Biasa, Alfamart dong dengan Tanam Mangrove

Hal itu tentu membuat ekspektasi yang semula tinggi, berakhir dengan kekecewaan. Kalian tidak mau begitu, bukan? Kan nggak lucu pas hari ulang tahunmu eh malah kamu sedih, nangis, mecucu karena nggak ada hal spesial dari orang-orang terdekat. Secara tidak langsung juga, kamu menggantungkan kebahagiaan pada orang-orang terdekatmu.

Padahal, daripada harus mengandalkan orang lain dalam perkara perayaan ulang tahun, kamu bisa membuat perayaan sendiri. Contohnya, kamu bisa seharian bermain gim mobile atau berlari ke rental PlayStation terdekat. Kamu bisa seharian nonton drakor atau menonton film, dan yang terakhir tentunya kamu bisa menulis di Mojok seperti yang sedang saya lakukan! Lumayan, itung-itung sebagai kado ulang tahun untuk diri sendiri!

BACA JUGA Saatnya Berkata “Tidak” buat Orang-Orang yang Nagih Traktiran Ulang Tahun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Januari 2021 oleh

Tags: perayaanUlang Tahun
Ananda Ridho Sulistya

Ananda Ridho Sulistya

Kolektor kenangan-kenangan bekas.

ArtikelTerkait

5 Film Lawas yang Berulang Tahun ke-100 di Tahun Ini

5 Film Lawas yang Berulang Tahun ke-100 di Tahun Ini

4 Maret 2023
Selamat Ulang Tahun Kota Mataram, Jangan Jadi Tua dan Menyebalkan

Selamat Ulang Tahun Kota Mataram, Jangan Jadi Tua dan Menyebalkan

1 September 2023
Lahir di Bulan Desember Itu Nggak Buruk-buruk Amat! Mojok.co

Lahir di Bulan Desember Itu Nggak Buruk-buruk Amat!

25 Desember 2023
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Biaya Wisuda Itu Harusnya Murah, Bahkan kalau Bisa Gratis, Jangan Jadikan Wisuda sebagai Ladang Cuan!

30 Juli 2024
Buket Wisuda, Perayaan yang Goblok dan Balas Budi yang Tanpa Arti

Buket Wisuda, Perayaan yang Goblok dan Balas Budi yang Tanpa Arti

21 Oktober 2023
Selamat Ulang Tahun Jogja, Selamat Ulang Tahun Cinta Pertama

Selamat Ulang Tahun Jogja, Selamat Ulang Tahun Cinta Pertama

8 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.