Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Aturan CFD Sudirman Jakarta yang Terpaksa Saya Tulis karena Banyak Pengunjung Nggak Peka

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
8 Juli 2024
A A
3 Aturan CFD Sudirman Jakarta yang Terpaksa Saya Tulis karena Banyak Pengunjung Nggak Peka Mojok.co

3 Aturan CFD Sudirman Jakarta yang Terpaksa Saya Tulis karena Banyak Pengunjung Nggak Peka (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

CFD Sudirman Jakarta yang digelar setiap minggu pagi menjadi satu-satunya momentum warga Jakarta untuk menikmati Jalan Sudirman dengan leluasa. Selain momentum tersebut, jalan yang berada di pusat Kota Jakarta itu begitu padat dengan kendaraan, bahkan terkesan menyebalkan. Apalagi di jam-jam berangkat dan pulang kerja.

Itu mengapa banyak orang tumpah ruah di jalan ini ketika Minggu pagi. Ada yang berolahraga, sekadar jalan-jalan, hingga konser musik. Iya kalian nggak salah dengar, konser musik pernah digelar di salah satu titik jalan. Masih ingat konser gratis Maliq and D’essentials dan Kahitna yang viral di medsos beberapa waktu lalu kan? Nah, acara itu digelar saat CFD Sudirman Jakarta berlangsung.  

Ruang-ruang publik semacam ini memang menyenangkan, bisa jadi sarana refreshing di tengah ibu kota yang kian padat. Sayangnya, tidak semua pengunjung sepertinya memahami kalau CFD itu ruang publik. Artinya, mereka tidak memahami kalau kenyamanan bersama menjadi hal penting. Inilah sisi menyebalkan CFD Sudirman Jakarta hingga saya ingin menuliskan aturan-aturannya supaya pengunjung lebih peka.  

#1 CFD Sudirman Jakarta sudah ada jalurnya, jangan menutup jalan

CFD Sudirman memang terbuka untuk siapa saja. Berbagai kegiatan pun banyak dilakukan di sana, tapi yang paling umum adalah jalan santai dan olahraga lari. Sayangnya, mereka yang melakukan jalan kaki ini kadang kurang menghargai kebutuhan orang lain. Sejauh pengamatan saya, banyak orang-orang yang kemudian jalan kaki berjajar hingga menutup jalan. 

Padahal di sana, sudah ada plang dan petugas yang memberi arahan harus lewat jalur mana. Belum lagi, ada yang suka berhenti, ngobrol terus foto-foto di jalur yang bukan peruntukannya. Kasihan bagi pelari seperti saya atau pesepeda yang lagi engap, nafasnya Senin Kamis, dan harus teriak-teriak biar dibukakan jalan karena jalurnya dihalangi.

Asal tahu saja, di CFD Sudirman memang ada tiga jalur. Jalur Trans Jakarta paling kiri, jalur pejalan kaki dan pelari berada di tengah, lalu jalur pesepeda di sisi paling kanan.

#2 Kalau malas mandi, setidaknya pakailah wangi-wangian

Saya nggak bermaksud meremehkan atau menyinggung siapapun. Menjaga kebersihan pribadi adalah keputusan dan hak masing-masing individu. Namun, alangkah baiknya jika kita membersihkan diri dulu sebelum berkegiatan yang di tempat umum. Kalau memang malas mandi di pagi hari, setidaknya pastikan kalian memakai wangi-wangian atau menggunakan pakaian bersih. Jangan sampai bau badan kalian menyeruak mengganggu pengunjung CFD Sudirman yang lain. 

#3 Jagalah kebersihan!

Membuang sampah sembarang masih saja menjadi masalah besar di Indonesia. Tidak terkecuali ketika CFD Sudirman Jakarta. Padahal larangan membuang sampah sembarangan sudah terpampang di mana-mana, para petugas yang berjaga di sepanjang jalan juga selalu mengingatkan. Eh, kok ya masih saja ada orang melipir ke pinggir jalan dan menyelipkan sampah di antara tanaman. Benar-benar mengherankan. 

Baca Juga:

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

Sebenarnya aturan di atas adalah hal-hal umum. Namun, saya terpaksa harus menuliskannya karena sejauh pengalaman saya ke CFD Sudirman Jakarta,  banyak orang yang nggak paham dan nggak peka.

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA  4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2024 oleh

Tags: car free dayCFD SudirmanCFD Sudirman JakartaJakarta
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
Sedap Malam Ciputat Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya (Unsplash)

Sedap Malam Ciputat: Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya

20 November 2023
4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini

Sulitnya Nyetir di Jakarta: Salah Belok, Salah Jalur, Bisa Fatal!

23 September 2024
4 Hal yang Wajar di Bogor tapi Tidak Lumrah di Jakarta

4 Hal yang Wajar di Bogor, tapi Tidak Lumrah di Jakarta

14 Agustus 2025
4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor (Unsplash)

4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor

27 Oktober 2025
Stadion Papua Bangkit pertanyaan yang sering didapat mahasiswa papua di jawa mojok.co

Pemakaian Nama Gubernur sebagai Pengganti Nama Stadion Papua Bangkit Akan Mendapat Reaksi Berbeda Jika Hal Itu Dilakukan di Jakarta

29 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.