Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pengendara Mobil Sambil Merokok Adalah Seburuk-buruknya Manusia di Bumi Ini

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
23 November 2024
A A
Pengendara Mobil Sambil Merokok Adalah Seburuk-buruknya Manusia di Bumi Ini

Pengendara Mobil Sambil Merokok Adalah Seburuk-buruknya Manusia di Bumi Ini

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sudah sering mengutuk pengendara motor yang berkendara sambil merokok di Terminal Mojok. Memang kaum ini wajib untuk dikutuk, dirajam, dan dilempari batu, lalu kita guyur tahi. Tapi, ada yang lebih bajingan ketimbang pengendara motor yang merokok. Betul, pengendara mobil yang merokok, dan membuang abu serta puntung lewat jendela.

Sumpah, otak saya tak bisa mencerna betapa bodoh kelakuan pengendara jenis ini. Mereka naik mobil, bisa membawa banyak barang, space luas, dan mereka tidak bisa membawa asbak?

Saya tahu membawa asbak di dalam mobil itu bahaya. Nah, precisely, tau kalau bawa asbak bahaya, ya jangan merokok sambil berkendara, goblok. Tahan sebentar apa nggak bisa sih? Kontol.

Sebentar, sebelum kalian mengutuk saya, saya tahu bahwa merokok bisa sedikit mengusir rasa kantuk saat berkendara. Tapi bagi saya, jauh lebih baik istirahat sebentar, minggir, lalu merokok sambil mengangin-anginkan diri. Niscaya kantuk hilang. Atau kalau mau lebih cespleng, sila tenggak sebotol Kratingdaeng saat istirahat. Saya jamin setelah itu, Anda akan masuk turbo mode.

Jadi, nggak, pengendara mobil sambil merokok tidak bisa dibenarkan, apa pun alasannya.

Orang-orang problematik

Saya ini perokok. Tahu betul bagaimana rasanya tidak merokok dalam waktu lama. Nggak betah, memang. Tapi saya nggak mau orang-orang harus merasakan getah gara-gara kebutuhan saya. Saat menjalani perjalanan panjang Malang-Jogja lewat kereta, saya ya agak nggak betah kalau nggak sebat. Tapi kan nggak mungkin juga saya nyolong-nyolong ngerokok. Koyo wong ra aturan.

Makanya saya nggak pernah mau mengerti para pengendara mobil dan motor yang merokok. Nggak bisa, dan nggak akan mau. Soalnya opsinya banyak, kalau nggak diambil, emang bajingan.

Bayangin aja, bisa berhenti sebentar, tapi memilih untuk buka jendela mobil, terus buang abu dan puntung. Lak asu. Bawa asbak pun bisa, tapi memilih untuk orang lain yang kena getahnya. Orang-orang ini memang patutnya dilempari tai.

Baca Juga:

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Amat jarang saya lihat pengendara mobil yang merokok ini sambil ngebut. Pasti pelan-pelan. Masalahnya, mobil yang pelan itu bikin macet. Kalau nyalip, bakal kena abu. Nggak nyalip, juga kena abu. Kalian bisa memahami kan kenapa saya bilang orang-orang ini problematik?

Oh, nggak? It means youre the part of the problem too.

Pengendara mobil yang merokok hanya bisa ditindak oleh polisi

Pengendara mobil merokok ini sebenarnya bisa ditemukan di jalan mana pun. Mungkin di tol yang jarang, tapi ya ngapain kamu di tol sambil merokok, goblok dong. Masalahnya, semudah itu ditemukan, sampai sekarang saya nggak pernah lihat ada pengendara merokok yang ditindak polisi.

Padahal aturan larangan merokok di jalan itu ada. Polisi lah yang bisa menegakkan. Mosok masyarakat, yak opo, malah jadi kayak vigilante.

Seperti tulisan saya yang ini, memang harusnya polisi yang menindak. Jadi setidaknya kalau ditindak tegas, pengendara mobil yang merokok akan berpikir ulang. Misal merokok, ya mereka buang abu dan puntungnya di dalam mobil mereka. Orang Indonesia kan patuh aturan berkendara karena takut ditilang, bukan karena itu memang yang harusnya dilakukan.

Berharap orang-orang mau sadar agak susah sih. Pengendara mobil yang merokok mungkin akan tetap banyak. Saya tidak menyarankan kalian bertindak kasar, tapi, pisuhi nggak apa-apa. Sisanya, serahkan polisi.

Itu ya, jika mereka mau bertindak.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Merokok sambil Berkendara Adalah Tindakan Biadab, Jalan Raya Bukanlah Asbak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 November 2024 oleh

Tags: merokok sambil berkendarapengendara mobilpolisi
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

sopir jasa angkut Seumur hidup, saya belum pernah merasakan ngompreng truk di lampu merah. Dan kali ini, momen itu datang dan saya tidak mau melewatkannya.

3 Tahap Belajar Ngompreng Truk di Lampu Merah

14 Oktober 2020
Liga 1 ditunda pilkada pandemi mojok

Keputusan Menunda Liga 1 dan Tetap Melanjutkan Pilkada Itu Sudah Sangat Tepat

30 September 2020
aturan lalu lintas 4 orang menyebalkan saat kecelakaan lalu lintas lakalantas mojok

4 Jenis Pengendara Bodoh yang Berpotensi Bikin Celaka Pengendara Lain

26 Mei 2021
Lupakan Sejenak Hong Du Shik, Inilah Choi Eun Cheol, Polisi Gongjin yang Memesona terminal mojok

Lupakan Sejenak Hong Du Shik, Inilah Choi Eun Cheol, Polisi Gongjin yang Memesona

22 Oktober 2021
Quo Vadis Hak Privasi: Dari Mental Kerumunan Polisi Sampai Bebas Geledah Modal Asumsi terminal mojok.co

Quo Vadis Hak Privasi: Dari Mental Kerumunan Polisi Sampai Bebas Geledah Modal Asumsi

18 Oktober 2021
Mental Playing Victim Korban Calo Masuk Menjadi Abdi Negara: Pelaku Kejahatan kok Ngaku Korban, Sehat?

Mental Playing Victim Korban Calo Masuk Menjadi Abdi Negara: Pelaku Kejahatan kok Ngaku Korban, Sehat?

26 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter, Dihina tapi Jadi Motor Tangguh dan Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.