Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Memberantas Pengendara yang Merokok sambil Berkendara Itu Mudah, Tinggal Polisi Mau atau Tidak

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
3 Oktober 2024
A A
Betapa Menyebalkannya Orang yang Merokok di dalam Mobil  merokok sambil berkendara

Betapa Menyebalkannya Orang yang Merokok di dalam Mobil (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sampai sekarang nggak paham, kok bisa pengendara yang merokok sambil berkendara itu bisa buanyak banget. Soalnya menurut saya, memberantas mereka ini nggak susah.

Pengendara kayak gini benar-benar meresahkan. Diingatkan ngamuk, kalau kita jadi korban, malah kita yang disalahin. Coba cek di grup macam IC*, postingan tentang korban kena abu rokok di jalan pasti berakhir bully. Korbannya malah disalahin.

ADVERTISEMENT

Goblok.

Sebenarnya sudah ada undang-undang yang mengatur ini, dan bisa ditilang kalau ketahuan. Masalahnya adalah, aturan nggak akan berguna kalau nggak ditegakkan dan penegaknya nggak berusaha menegakkan.

Selain usaha penegakan yang tidak maksimal, saya pikir hukuman terlampau ringan, hanya kurungan tiga bulan dan denda 750 ribu. Bagi saya ya itu kelewat ringan lah. Karena, efeknya ke orang lain nggak main-main. Bayangin matamu kena abu, lalu kesakitan dan jatuh. Atau abunya kena baju, dan pengendaranya jadi panik, jatuh, dan jadi kecelakaan beruntun.

Nah, efek merokok sambil berkendara seburuk itu kan? Memang, yang nggak sadar ya pelakunya. Soalnya apa? Pekok.

Hukuman kelewat enteng

Kembali ke hukuman. Bagi saya, hukuman cuma kurungan tiga bulan plus denda 750 ribu itu kelewat kecil. Setidaknya, pelaku kudu dicabut SIM-nya langsung atau dilarang berkendara minimal setahun. Ekstrem, memang, tapi poinnya untuk efek jera. Atau kalau dibikin versi tilang, kudu di angka jutaan dendanya.

Orang Indonesia itu mau nurut aturan karena takut ditilang dan bayar. Catat, takut ditilang dan bayar. Orang-orang pakai helm karena takut ditilang, bukan biar kepala mereka aman. Mereka pasang spion bukan karena itu membantu mereka aman dalam berkendara, tapi karena takut ditilang. Jadi, meminta kesadaran itu wishful thinking. Untuk larangan merokok sambil berkendara, ya kudu dipaksa.

Baca Juga:

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

Ujian SIM Perlu Direvisi, Harusnya Lebih Fokus pada Etika dan Pengambilan Keputusan di Jalan

Makanya, saya pikir ya baiknya polisi benar-benar menindak tegas orang-orang kayak gini. Soalnya yang jadi korban ya orang lain. Kalau nggak pake helm, diri sendiri lah yang jadi korban. Ha nek udud kan jelas orang lain.

Sebagai perokok, saya mengutuk keras perilaku ini dan mendukung hukuman terberat untuk mereka. Saya sendiri ya nggak paham, enaknya di mana gitu lho merokok sambil berkendara tuh.

Merokok sambil berkendara nggak bisa dibenarkan sama sekali

Gini ya, pelaku merokok sambil motoran ini bener-bener punya banyak alasan yang sebenarnya nggak ada masuk akalnya sama sekali. Tapi mereka keukeuh kalau alasan mereka itu valid. Nih, saya kasih contohnya.

Banyak pelaku bilang mereka merokok sambil motoran karena menghindari ngantuk di jalan. Kalau nggak sambil merokok, ngantuk. Lha pie to, kalau ngantuk ya minggir to ya. Lagian, bisa tuh beli Kratingdaeng, tenggak langsung. Dijamin ngantuk hilang. Ini valid pake banget, soalnya saya kalau kepepet banget harus lanjut berkendara, sedangkan merasa ngantuk, ya tinggal minum Kratingdaeng.

Asal jangan banyak-banyak. Ati-ati ginjalmu loh.

Ada yang bilang kalau merokok sambil berkendara itu segar. Segar ndasmu cok, apanya yang segar gitu lho. Rokokmu nggak ada rasanya karena kena angin sekenceng itu. Terus segere bagian ndi ndul gendul?

Jadi ya, nggak ada alasan sama sekali untuk membenarkan perilaku merokok sambil berkendara. Sama sekali nggak ada. Jadi ya, mau tak mau, polisi harus segera memberantas pengendara kayak gini. Beneran harus diberantas, dan gampang. Tinggal patroli sejam-dua jam, kelar.

Kayak gini juga kasihan ke perokok yang santun (kayak guweh). Perokok yang tahu diri, tahu space, tidak melanggar aturan, ikutan kena maki gara-gara ulah orang-orang pekok. Gatheeel.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Merokok sambil Berkendara Adalah Tindakan Biadab, Jalan Raya Bukanlah Asbak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2024 oleh

Tags: Aturan lalu lintasmerokok sambil berkendarapolisiundang-undang
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Imbauan jangan pakai sandal jepit (Unsplash.com)

Membela Imbauan Jangan Pakai Sandal Jepit ketika Bawa Motor

17 Juni 2022
satpol PP, polisi

Anak Lelaki Perwira Polisi

26 September 2019
4 Tipe Polisi yang Ada di Bikini Bottom terminal mojok.co

4 Tipe Polisi yang Ada di Bikini Bottom

10 Februari 2021
3 Alasan Seragam Satpam Lebih Baik Dikembalikan kayak Semula terminal mojok.co

3 Alasan Seragam Satpam Lebih Baik Dikembalikan kayak Semula

18 Januari 2022
#PolisiSesuaiProsedur smackdown

Ironi #PolisiSesuaiProsedur: Kemarin (Berusaha) Romantis, Sekarang? Nilai Sendiri

14 Oktober 2021
kakak

Mahasiswa dan Polisi: Renggangnya Hubungan Baik Saya dengan Kakak Akibat RUU Ngawur dan Elite Politik

30 September 2019
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.