Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Pengalaman Perdana Mencoba Djournal Coffee: Kopi Mahal yang Bikin Saya Menyesap dan Mikir Dua Kali, tapi Akhirnya Pasrah dan Bahagia

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
19 Juli 2025
A A
Pengalaman Perdana Mencoba Djournal Coffee: Kopi Mahal yang Bikin Saya Menyesap dan Mikir Dua Kali, tapi Akhirnya Pasrah dan Bahagia

Pengalaman Perdana Mencoba Djournal Coffee: Kopi Mahal yang Bikin Saya Menyesap dan Mikir Dua Kali, tapi Akhirnya Pasrah dan Bahagia

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai rakyat biasa yang tiap harinya masih buka aplikasi e-wallet sambil berharap nemu cashback Rp5.000 buat nambah-nambah beli menu flash sale di ojek online, saya nggak pernah kepikiran buat nyicip kopi di Djournal Coffee. Kopi dari Ismaya Group ini jelas bukan segmen saya. Bayangkan, Ismaya itu adalah grup besar yang juga menaungi tempat-tempat kece seperti Pizza e Birra,  Social House, dan Dragonfly.

Intinya, Ismaya ini pemain papan atas di dunia F&B. Kalau mereka bikin kopi, pastilah bukan kopi yang bisa dibeli dengan kembalian beli bensin Pertalite.

Tapi hidup ini kan soal mencoba hal baru. Dan kebetulan waktu itu saya lagi di Pakuwon Mall—mall yang isinya merek-merek seperti Coach, Kate Spade, dan toko-toko yang nggak berani saya masuki karena tag harga barangnya pasti sama dengan gaji saya sebulan.

Nah, di antara toko-toko elite itu, berdirilah booth Djournal Coffee. Setelah memilih-milih menu yang paling pas harganya di kantong, akhirnya saya memutuskan buat beli satu cup Kopi Susu Batavia. Harganya? Rp37.000. Lumayan bikin jantung saya berdetak lebih cepat dari biasanya, bukan karena kafein, tapi karena saldo. Untungnya ada opsi pick up di marketplace dengan diskon khusus dan saya cuma bayar Rp30.000. Masih mahal sih, tapi ya setidaknya jantung saya tidak lagi berdebar.

Djournal Coffee memang seenak itu!

Begitu kopi datang, saya sempat ragu. Jangan-jangan rasanya sama seperti es kopi kekinian lain yang lebih banyak gulanya daripada kopinya. Tapi begitu saya menyeruput… Astaga, saya langsung diam. Diam seperti ketika kita membaca chat mantan yang bilang, “Kamu masih di hatiku, tapi kita udah beda jalan.”

Rasa kopi susu Djournal Coffee tuh mantap. Kopinya bold, tapi nggak nyegrak. Susunya creamy, dan manisnya pas. Bukan kopi yang rasa susunya dominan kayak es krim, juga bukan kopi yang bikin dada deg-degan dan perut melilit karena terlalu pekat. Sebagai penderita GERD yang biasanya cuma bisa iri liat orang lain minum kopi kayak orang normal, saya sangat mengapresiasi Kopi Susu Batavia ini.

Bahkan setelah es mencair, rasa kopinya masih stabil. Tidak mendadak jadi air tawar berkedok kopi. Ini kopi yang rasa dan karakternya konsisten, seperti teman lama yang kita temui lagi dan masih asik diajak ngobrol.

Satu-satunya masalah cuma satu: harga. Ya gimana ya, Rp37.000 itu bukan nominal yang bisa saya keluarkan tanpa mikir untuk secangkir kopi. Itu sudah setara dengan dua kali makan di burjo, atau bisa buat beli satu pak Indomie goreng jumbo plus telor dadar. Tapi di sisi lain, rasa kopi Djournal Coffee sebanding dengan harganya. Saya paham sekarang kenapa mereka berani pasang harga segitu. Karena mereka tahu rasa mereka punya kualitas, dan branding mereka memang menyasar segmen yang ingin ngopi dengan kelas.

Baca Juga:

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

Saya Menyerah pada Kopi Susu Oat Kemasan, Semua Rasanya Bikin Kapok Nggak Ketulungan

Akankah saya beli lagi? Hell yeah, definitely

Apakah saya akan beli lagi? Iya. Tapi mungkin setelah menabung dulu, atau nunggu ada promo lagi. Tapi yang pasti, Djournal Coffee sudah bikin saya berubah dari orang yang skeptis jadi pelanggan yang penasaran sama menu-menu lainnya. Apakah varian non-kopi mereka juga enak? Apakah semua baristanya seandal yang bikin kopi saya hari itu?

Saya belum tahu. Tapi yang saya tahu, kadang kita memang perlu sesekali membayar mahal, bukan buat pamer, tapi buat merasakan bahwa hidup ini nggak selalu harus tawar.

Dan ya, mungkin buat beberapa orang, 30 ribu untuk kopi adalah hal biasa. Tapi buat saya, ini adalah pengalaman yang setelahnya saya buka aplikasi e-wallet lagi, ngecek sisa saldo, dan menghibur diri sendiri dengan bilang, “Nggak apa-apa, sekali-sekali self reward.”

Semoga Djournal Coffee tetap buka cabang, dan semoga saya tetap punya saldo.

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Alasan Saya Rela Beli Kopi Mahal padahal Saya Konsumen Bergaji UMR

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2025 oleh

Tags: djournal coffeekopi susukopi susu batavia
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

Perang Oat Milk Oatly vs Oatside, Mana yang Paling Enak untuk Campuran Kopi Susu Rumahan Terminal Mojok

Perang Oat Milk: Oatly vs Oatside, Mana yang Paling Enak untuk Campuran Kopi Susu Rumahan?

16 Oktober 2022
Kopi Hitam Asli dari Kebun Adalah Kopi yang Paling Nikmat terminal mojok

Kopi Hitam Asli dari Kebun Adalah Kopi yang Paling Nikmat

21 Mei 2021
Kopi Hitam Tidak Ada Sangkut Pautnya Dengan Kejantanan Seseorang terminal mojok.co

Kopi Hitam Tidak Ada Sangkut Pautnya dengan Kejantanan Seseorang

4 Februari 2021
Kopi Seruput vs ABC Kopi Susu Mana Kopi Susu Botol Unggulan Terminal Mojok

Kopi Seruput vs ABC Kopi Susu: Mana Kopi Susu Botol Unggulan?

12 Maret 2022
Kopi Tuku Memang Enak, tapi Baiknya Nggak Diminum Setiap Hari

Kopi Tuku Memang Enak, tapi Baiknya Nggak Diminum Setiap Hari

11 Maret 2025
Minuman Kekinian yang Sebaiknya Belajar kepada Es Dawet Soal Cara Eksis di Setiap Zaman

Minuman Kekinian yang Sebaiknya Belajar kepada Es Dawet Soal Cara Eksis di Setiap Zaman

18 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.