Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
14 Juli 2026
A A
Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan Mojok.co

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

XXI Central City Semarang berhasil bikin saya kesal. 

Sudah jadi pakem saya kalau mengajak anak nonton film populer, mode ogah ribet langsung aktif. Biasanya saya sikat tiket Premiere biar nggak perlu tantrum menghadapi penonton lain yang mungkin belum paham tata krama. 

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, in this economy, hitung-hitungan saya jadi agak hati-hati. Ternyata, harga satu tiket Premiere hari kerja ternyata setara dengan dua tiket reguler. Demi keselamatan dompet, saya pun memilih tiket reguler. 

Pilihan jatuh ke XXI Central City Semarang, tepatnya di daerah Penggaron. Lokasi ini paling masuk akal bagi saya. Dekat rumah, irit bensin, dan nggak sepenuh bioskop tengah kota. Pun, karena gedungnya satu lantai, parkir bukan lagi jadi momok.

Awalnya, pengalaman menonton Minion di sana terasa mulus. Sayangnya, kenangan manis itu menguap begitu saja. Saat kembali lagi hari ini untuk pemutaran perdana Moana, pengalaman saya berbalik seratus delapan puluh derajat.

Mesin tiket M-tix XXI Central City Semarang eror dan petugas yang entah ke mana

Sesampainya di XXI Central City Semarang, keanehan langsung menyambut. Nggak ada satu pun satpam yang berjaga di pintu masuk. Tentu, ini pemandangan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan bioskop XXI lain yang biasanya sigap memeriksa tas atau sekadar membukakan pintu.

Kekosongan itu ternyata menjalar ke area ticketing. Biasanya, minimal ada dua staf yang sigap melayani. Tapi siang itu hanya terlihat satu orang. Di sinilah petaka dimulai.

Sebagai seorang introvert garis keras, saya sengaja membeli tiket lewat aplikasi M-Tix demi meminimalisasi interaksi. Namun, mesin cetak tiket malah  mogok. Saya nggak sendirian. Beberapa pengunjung lain mengalami nasib serupa dan nggak ada bantuan yang datang dari sebelum saya tiba.

Baca Juga:

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

Terpaksa, saya harus ikut mengantre di loket reguler hanya untuk bertanya pada satu-satunya petugas yang ada. Nggak lama setelah saya sampai di depan loket, barulah seorang staf yang sepertinya satpam muncul dan membantu pengunjung lain mencetak tiket. 

Rasanya benar-benar konyol. Niat hati ingin praktis dengan aplikasi agar nggak perlu membuang waktu, malah terjebak dalam antrean panjang hanya demi menunggu petugas XXI Central City Semarang yang raib saat jam sibuk. 

Layanan kafe yang mengecewakan

Puncak kekesalan saya terjadi saat berhadapan dengan staf kafe XXI Central City Semarang perempuan yang juga melayani saya ketika nonton Minion. Minggu lalu, saya bisa membeli Popcorn Kidz tanpa hambatan. Namun, saat hendak membeli menu yang sama untuk menonton Moana, mbaknya dengan enteng bilang kalau Popcorn Kidz nggak ada.

Ketika saya sanggah bahwa minggu lalu saya membelinya di tempat yang sama, dia malah gaslighting. Ia balik bertanya apakah saya beli di kafe atau di dalam studio. Padahal, saat menonton Minion, saya melihat sendiri mbaknya yang berkeliling menawarkan popcorn di dalam studio. Apa bedanya?

Setelah terpojok, dia mencoba upselling dengan cara yang nggak jujur. Dia menawarkan paket popcorn dengan minuman seharga Rp30.000. Saat saya tanya detail minumannya, dia nggak kunjung memberi jawaban jelas. 

Saat didesak, tiba-tiba harganya berubah menjadi Rp22.000 dengan porsi popcorn paling kecil, sekitar setengah tinggi wadah Popcorn Kidz. Omongannya yang mencla-mencle membuat saya kehilangan kepercayaan. 

Saya akhirnya menegaskan hanya ingin membeli Popcorn Kidz seharga Rp15.000. Ajaibnya, menu yang tadi katanya nggak ada itu tiba-tiba tersedia. Setelah pembayaran selesai, saya sempat bertanya lagi, “Ternyata ada, kan, Mbak?” Dia hanya mengiyakan dengan enteng tanpa kata maaf.

Perilaku ini benar-benar nggak bisa ditoleransi. Kalau memang menunya nggak tersedia, mengapa masih terpampang di papan menu? Lagipula, ini adalah pemutaran pertama di jam 12.00 siang. Rasanya mustahil kalau stok sudah habis.

Kejujuran itu kunci

Dalam dunia bisnis, integritas dan kejujuran bukan sekadar slogan, tapi pondasi utama. Ironisnya, pelayanan staf XXI Central City Semarang yang saya alami jauh dari standar tersebut. Menjadi saksi langsung bagaimana mereka bekerja ngawur cukup membuat saya tanpa ragu memberikan ulasan bintang satu.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2026 oleh

Tags: Bioskopbioskop semarangbioskop XXI Central City SemarangXXI Central City Semarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Ilustrasi Bioskop di Banyuwangi Terminal Mojok (Unsplash.com)

Mengenang Kejayaan Bioskop di Banyuwangi

2 April 2022
Bontang Kalimantan Timur, Kota Kaya Raya yang Kurang Hiburan Mojok.co

Bontang Kalimantan Timur, Kota Kaya Raya yang Miskin Hiburan

4 November 2023
Nonton Film Horor di Mall Mati Pengalaman Unik di Mall Hermes Place Polonia Medan

Nonton Film Horor di Mall “Mati”: Pengalaman Unik di Mall Hermes Place Polonia Medan

3 November 2025
5 Bioskop Murah di Bogor dengan Harga Tiket Mulai dari 25 Ribu

5 Bioskop Murah di Bogor dengan Harga Tiket Mulai dari 25 Ribu

2 Maret 2024
Siasat Nonton Bioskop 5 Alasan Jam Terakhir Adalah Golden Hour (Unsplash.com) kalimantan

Siasat Nonton Bioskop: 5 Alasan Jam Terakhir Adalah Golden Hour

11 Agustus 2022
Susahnya Jadi Warga Pemalang yang Minim Hiburan, Mau Nonton Bioskop Aja Harus ke Pekalongan Atau Tegal

Susahnya Jadi Warga Pemalang yang Minim Hiburan, Mau Nonton Bioskop Aja Harus ke Pekalongan Atau Tegal

10 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Universitas Terbuka, Kampus Negeri yang UKT-nya Tidak Kenal Sistem Golongan, Banyak Beasiswa Pula! Mojok.co

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

9 Juli 2026
Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI Mojok.co

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI 

13 Juli 2026
Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan Mojok.co

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

14 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan Mojok.co

Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan 

8 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.