Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Dear Pemerintah Bandar Lampung, Banyak Hal yang Lebih Urgent Dibanding Membangun Kereta Gantung

Ahmad Sulton Ghozali oleh Ahmad Sulton Ghozali
2 Maret 2025
A A
Dear Pemerintah Bandar Lampung, Banyak Hal yang Lebih Urgent Dibanding Membangun Kereta Gantung Mojok.co

Dear Pemerintah Bandar Lampung, Banyak Hal yang Lebih Urgent Dibanding Membangun Kereta Gantung (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sempat hangat dengan fenomena trotoar yang dipasang keramik, Kota Bandar Lampung kembali membeberkan wacana baru untuk pembangunan selama lima tahun ke depan. Salah satu rencananya adalah pembangunan kereta gantung, tepatnya di komplek rumah dinas walikota Bandar Lampung. 

Menurut penuturan walikota yang kembali terpilih, kereta gantung ini akan menjadi salah satu sarana rekreasi masyarakat sekitar sekaligus daya tarik wisata agar berkunjung. Meskipun demikian, rasanya pembangunan kereta gantung ini kurang terasa urgensinya. Berikut beberapa alasan agar pembangunan kereta gantung ini sebaiknya ditunda dulu. 

#1 Infrastruktur jalan yang masih amburadul

Seperti yang diketahui bersama, Lampung tidak hanya terkenal dengan sambal seruit, tetapi juga kondisi jalannya yang masih amburadul. Kota Bandar Lampung sebagai daerah metropolitan di Lampung pun juga tak luput dari kondisi ini. Memang, jalan raya di dekat pusat pemerintahan terbilang layak, tapi coba geser sedikit saja. Misalnya, di bawah flyover Jalan Antasari masih banyak lubang-lubang yang menghambat lalu lintas kendaraan. Jangan harap, kereta gantung yang dibangun nanti akan menjadi moda transportasi alternatif. Sebaiknya, perbaikan jalan harus difokuskan terlebih dahulu sebab fungsinya yang lebih krusial bagi masyarakat. Lagipula, percuma rasanya jika sudah susah payah membangun kereta gantung, tetapi masyarakat terlanjur malas mengunjunginya karena kondisi jalan yang sedemikian rupanya.

#2 Banjir menjadi mimpi buruk baru di Bandar Lampung

Baru-baru ini pula, banjir menjadi ketakutan baru bagi warga Bandar Lampung. Bagi pekerja yang sering lalu-lalang masuk ke Bandar Lampung, saya sendiri mengalami bagaimana seramnya daerah ini ketika hujan deras. Bagaimana tidak? Jika sudah hujan deras, hampir dipastikan seluruh akses akan tergenang oleh banjir. Nggak heran jika musim hujan menjadi musim yang lebih menakutkan bagi para warga. Memang, kereta gantung juga akan terhindar dari banjir sejak posisinya berada jauh di atas daratan. Namun, bukan berarti semua warga bisa masuk ke kereta gantung ketika banjir, bukan? Bukankah lebih baik mengatasi masalah banjir yang berdampak luas bagi masyarakat dahulu?

#3 Wisata di Bandar Lampung sudah banyak, tetapi belum dimaksimalkan

Sepertinya, Bandar Lampung sudah memiliki banyak opsi tempat wisata, seperti Museum Lampung, Taman Kupu-kupu Gita Persada, Puncak Mas, Bukit Aslan, sampai Lampung Walk. Namun, tidak sedikit pula dari objek wisata tersebut yang belum berjalan maksimal. Misalnya, sempat ramai kasus pencurian kendaraan di parkir museum atau kurangnya keamanan dan pengawas di kolam renang Lampung Walk. 

Alih-alih menambah opsi wisata baru, lebih baik jika memaksimalkan objek wisata yang sudah tersedia. Selain itu, tempat rekreasi masyarakat yang lain juga perlu dibenahi, seperti beberapa taman yang mulai tidak terurus dan kurang nyaman sebagai tempat berkumpul.

 #4 Meningkatkan rasa aman di Bandar Lampung

Berkaitan dengan destinasi wisata, salah satu masalah yang sering mengganggu bahkan mengurungkan niat para pelancong untuk berkunjung ke Lampung adalah kriminalitas yang tinggi. Tidak sedikit kasus pencurian sampai pembegalan yang terjadi. Jangan sampai, masyarakat tidak bisa menikmati wahana kereta gantung karena kepikiran dengan kendaraan di bawahnya yang rawan digondol maling. Tentunya, ini bukan hanya perihal menciptakan tempat parkir yang aman, tetapi juga menciptakan rasa aman yang sebenarnya di wilayah Bandar Lampung.

Berikut beberapa hal yang perlu dipikirkan oleh walikota terpilih sebelum berencana membangun kereta gantung di Bandar Lampung. Barangkali, saran-saran ini bisa menjadi pertimbangan bersama. Sebab, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh pemerintah demi kesejahteraan dan keamanan Bandar Lampung tercinta.

Baca Juga:

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

Mengenal ITERA, Kampus Teknologi Negeri Satu-satunya di Sumatra yang Sering Disebut Adik ITB

Penulis: Ahmad Sulton Ghozali
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jalan Lampung yang Bobrok Sebenarnya Wujud Cinta Pemerintah ke Warganya 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2025 oleh

Tags: bandar lampungkota bandar lampunglampung
Ahmad Sulton Ghozali

Ahmad Sulton Ghozali

Lahir di Trenggalek, sedang singgah di Depok. Senang menulis. Sering berbincang seputar bahasa, sastra, dan isu-isu budaya di sekitarnya.

ArtikelTerkait

begal lampung mojok

Popularitas Begal Lampung dalam Jagad Kriminalitas Tanah Air

17 Desember 2020
Jalan Lampung yang Bobrok Sebenarnya Bukti Cinta Pemerintah ke Warganya Mojok.co

Jalan Lampung yang Bobrok Sebenarnya Wujud Cinta Pemerintah ke Warganya 

23 Desember 2024
6 Istilah Lampung yang Wajib Diketahui Wisatawan

6 Istilah Lampung yang Wajib Diketahui Wisatawan

25 September 2022
pringsewu

Pringsewu: Kabupaten di Lampung yang Isinya Jawa Banget

24 April 2020
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026
4 Hal yang Saya Rindukan dari Kota Bandar Lampung terminal mojok.co

4 Hal yang Saya Rindukan dari Kota Bandar Lampung

4 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Was-was Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.