Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pekalongan yang Semakin Berkembang Bikin Iri Warga Pemalang

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
7 Mei 2024
A A
Pekalongan yang Semakin Berkembang Bikin Iri Warga Pemalang Mojok.co

Pekalongan yang Semakin Berkembang Bikin Iri Warga Pemalang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gerai Mie Gacoan membuka cabang tidak buka cabang di Pemalang

Suatu ketika, saya pernah menawari adik saya untuk membeli Mie Gacoan di Purbalingga. Namun, adik saya menolak dengan mentah. Katanya, dia sudah bosan dengan mie yang disajikan dengan pangsit itu. Ternyata, adik saya yang sedang menempuh pendidikan di Pekalongan itu sering memesan Mie Gacoan lewat aplikasi online. Bahkan, waktu pertama kali gerai itu buka, dia (adik saya) bisa makan Mie Gacoan sebanyak lima kali dalam seminggu.

Cerita adik saya tentu berbanding terbalik dengan kawan saya yang berada di Pemalang. Mi yang terkenal karena sensasi pedasnya itu tidak membuka cabang di daerah dengan julukan Kota Ikhlas tersebut. Mungkin, pamor Pemalang kalah jauh dengan Pekalongan yang sudah jauh melampauinya. Baru-baru ini, pihak Gacoan membuka cabang di Purbalingga. Bukannya memilih Pemalang yang berada di jalur strategis (pantura), justru Kota Perwiralah yang menjadi tujuannya. Entah mengapa nasib sial memang tidak pernah luput dari kabupaten yang dikenal sebagai penghasil nanas madu ini.

Pemalang nggak punya perguruan tinggi negeri 

Perguruan tinggi di Kota Batik yang menjadi tujuan para pelajar untuk melanjutkan studi adalah UIN Abdurrahman Wahid. Kampus negeri satu ini terbukti mampu menjadi daya tarik bagi para pelajar di Kota Pekalongan dan sekitarnya seperti Purbalingga, Pemalang, Brebes, Pekalongan, Batang, dan Semarang. Kota Pekalongan memang hanya memiliki satu universitas negeri. Bagi saya ini sudah lebih dari cukup. Lebih baik hanya ada satu universitas negeri daripada tidak sama sekali.

Berbeda dengan Pekalongan, Pemalang tidak memiliki satupun universitas negeri. Sungguh nestapa, bukan? Itu mengapa para pelajar di kota berjuluk ikhlas ini lebih memilih untuk melanjutkan studi ke kota lain seperti Purwokerto dan Pekalongan. Kalau terus begini, Pemalang bisa ditinggalkan anak mudanya lantaran merantau atau kuliah di luar kota. Tidak adanya universitas negeri di Pemalang membuat warganya merasa cemburu dengan Pekalongan.

Itulah beberapa kemajuan di Pekalongan yang menjadi bara api cemburu bagi warga Pemalang. Semoga ketimpangan ini segera berangsur memudar. Semoga pemerintah Kabupaten Pemalang segera berbenah dan bangun dari tidur panjangnya.

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Pengalaman Buruk di Alun-Alun Pemalang Bikin Kapok ke Sana Lagi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Baca Juga:

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2024 oleh

Tags: Kabupaten PemalangKota PekalonganpekalonganPemalang
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Pekalongan Tak Hanya Kota Batik dan Kota Santri, tapi Juga Kota Darurat Sampah

Pekalongan Tak Hanya Kota Batik dan Kota Santri, tapi Juga Kota Darurat Sampah

2 Agustus 2025
kota pekalongan warna sungai loji peruntungan tanda alam mitos parameter usaha batik mojok.co

Mengetahui Kondisi Terkini Kota Pekalongan Dilihat dari Warna Sungai Loji

2 Juli 2020
Warga Kecamatan Randudongkal Orang Paling Beruntung Se-Kabupaten Pemalang  Mojok

Warga Kecamatan Randudongkal Orang Paling Beruntung Se-Kabupaten Pemalang 

26 Juni 2024
Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas pamulang, malang

Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas

10 November 2023
venesia water seven pekalongan

Water Seven dan Pekalongan Itu Sama, Sama-sama Hampir Tenggelam

14 Desember 2021
Jembatan Comal Pemalang: Jembatan Penghubung Pemalang-Pekalongan yang Penuh Misteri

Jembatan Comal Pemalang: Jembatan Penghubung Pemalang-Pekalongan yang Penuh Misteri

5 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.